Kabar Pusri

PROGRAM MAKMUR BERHASIL TINGKATKAN PRODUKTIVITAS PANEN JAGUNG HINGGA 18%

09 September 2021

cover
BANYUASIN – PT Pupuk Sriwidjaja Palembang sebagai anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), terus berinovasi mewujudkan visi menjadi perusahaan agroindustri unggul di Asia. Pusri senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam implementasi korporatisasi pertanian melalui beragam program. Salah satu program unggulan yang telah berjalan adalah Agrosolution yang merupakan bagian dari transformasi bisnis di Pupuk Indonesia dan seluruh anak perusahaannya. Program tersebut kini dikenal dengan nama baru menjadi “Program Makmur” yang secara resmi diluncurkan langsung oleh Menteri BUMN Bapak Erick Thohir di Subang pada 28 Agustus 2021 lalu.         

Program Makmur berbentuk pengawalan dan pendampingan intensif kepada petani dan budidaya pertanian yang didukung teknologi dan produk-produk retail yang berkualitas. Program Makmur inipun memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan produktivitas pertanian, meningkatkan keuntungan petani, adopsi praktik pertanian unggul dan ketersediaan pupuk non-subsidi berkualitas untuk membantu memenuhi kebutuhan petani. Di samping itu, kolaborasi dengan para stakeholder seperti perbankan, asuransi, pemerintah daerah, offtaker terus dilakukan sehingga dapat menjadi solusi pertanian yang berkelanjutan bagi petani.           

Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh disela-sela kegiatan Panen Raya Jagung, di Desa Banyu Urip KM 25, Kec. Tanjung Lago, Kab. Banyuasin, mengatakan bahwa realisasi luas tanam Program Makmur PT Pusri Palembang telah mencapai 9.226 Ha dan telah melampaui target tahun 2021 pada bulan Agustus ini. “Hal ini tentunya akan terus dilanjutkan di tahun 2021 ini dan tahun-tahun mendatang sehingga petani memperoleh benefit dari Program Makmur ini,”ujar Tri Wahyudi (9/9).

CV Cempaka Putih sebagai penyelenggaran kegiatan panen raya, merupakan Distributor Integrator Program Makmur yang telah melaksanakan demplot (demonstration plot) bekerjasama dengan PT Pusri Palembang untuk komoditas jagung. Demplot tersebut dalam pengawalan teknologi pemupukan, dengan formula pemupukan per Hektare sebagai berikut:

-         Urea Pusri Non-Subsidi                      : 300 kg
-         NPK 15-15-15 Pusri Non-Subsidi       : 300 kg
-         Pupuk Mikro Nutremag                      : 7 kg
-         Pupuk Hayati Bioripah                        : 7 liter

Dengan kawalan tekbnologi yang dilakukan Pusri, maka terjadi peningkatan hasil panen jagung dari 7 ton hasil dengan perlakuan sesuai kebiasaan petani, hingga meningkat menjadi 8,5 ton hasil panen, atau meningkat sebesar 18%. Begitu juga dengan peningkatan pembelian Jagung (JKP/Jagung Kering Pipil) yang dibeli offtaker dengan harga Rp.5.200,-/kg, yang menunjukan peningkatan pendapatan sebesar 19%.

“Harapan kita bersama tentunya kerjasama antara CV Cempaka Putih dan PT Pusri Palembang melalui Program Makmur dapat terus terjalin dan ditingkatkan demi kemakmuran dan kesejahteraan petani,” tutup Dirut Pusri.
***
 
Informasi lebih lanjut:
VP Humas - Soerjo Hartono
Email: [email protected]    
Layanan Pelanggan Laporan Tata Kelola Info Publik FAQ