25 June 2026
AKURAT.CO SUMSEL-PT Pusri Palembang, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui penyelenggaraan Sustainability Event 2026 yang berlangsung pada 22-26 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong praktik keberlanjutan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian acara diawali dengan aksi bersih lingkungan di kawasan Dermaga Ferry Pusri pada 22 Juni 2026. Kegiatan yang dibuka Direktur Operasi dan Produksi Pusri, Sholikin, itu melibatkan jajaran manajemen dan karyawan perusahaan.
Selain membersihkan area kerja, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah melalui pemilahan sampah organik dan non-organik.
Dalam pelaksanaannya, Pusri turut menghadirkan berbagai program pendukung seperti pameran kendaraan listrik, bazar UMK binaan, hingga kampanye penerapan gaya hidup ramah lingkungan.
Salah satu agenda utama dalam Sustainability Event 2026 adalah talkshow bertajuk “Pengelolaan Limbah Tekstil Menjadi Produk yang Bermanfaat dan Bernilai Ekonomis” yang digelar di Gedung Musi Diklat Pusri.
Kegiatan tersebut menghadirkan praktisi dari Sadar Lemari dan Eco Touch yang memberikan pemahaman mengenai pengelolaan limbah tekstil serta penerapan konsep ekonomi sirkular dalam kehidupan sehari-hari.
Direktur Manajemen Risiko Pusri, Panji Winanteya Ruky, mengatakan limbah tekstil merupakan salah satu persoalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, material yang selama ini dianggap tidak bernilai masih dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang sehingga menghasilkan produk baru yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan. Kami ingin mengajak seluruh insan Pusri memahami bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga lingkungan. Pengelolaan limbah tekstil menjadi salah satu langkah nyata untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus menciptakan nilai tambah melalui proses daur ulang," ujar Panji.
Sebagai tindak lanjut dari tema yang diusung, Pusri juga melaksanakan program pengumpulan seragam bekas yang sudah tidak digunakan oleh karyawan. Program tersebut mendapat respons positif dengan jumlah seragam yang terkumpul mencapai sekitar satu ton.
Seluruh seragam bekas itu selanjutnya akan dikelola bersama Sadar Lemari dan Eco Touch untuk diolah menjadi berbagai produk baru yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menerapkan prinsip reduce, reuse, recycle (3R) sekaligus mendukung pengembangan ekonomi sirkular di lingkungan kerja.
Panji mengapresiasi partisipasi karyawan yang dinilai menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap isu keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi dapat berkembang menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Melalui Sustainability Event 2026, Pusri menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan berbagai program yang mendukung pelestarian lingkungan, mulai dari pengurangan emisi, pengelolaan limbah, efisiensi penggunaan sumber daya hingga peningkatan kesadaran seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya pembangunan berkelanjutan.
Bagikan