Kabar Pusri

pattern
pattern
mark Highlighted News

02 October 2026

BOS A TO Z RAIH PUSRI GRAND CHAMPION SRINOVA 2026

Baca Selengkapnya
mark Highlighted News

02 October 2026

PUSRI WUJUDKAN EKONOMI SIRKULAR, MELALUI PELATIHAN MENJAHIT KAMPUNG SEHATI

Baca Selengkapnya
mark Highlighted News

01 September 2026

DESA BINAAN PUSRI TEBAT BENAWA RAIH TERBAIK I WANA LESTARI 2026

Baca Selengkapnya

Press Release

Lihat Semua
news-1

25 September 2026

BOS A TO Z RAIH PUSRI GRAND CHAMPION SRINOVA 2026

PALEMBANG – Sebagai ajang tahunan bagi para inovator, PT Pusri Palembang yang merupakan bagian dari holding PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya terhadap inovasi melalui penyelenggaraan Grand Final & Awarding SRINOVA (Pusri Innovation) 2026 di Pusri Grand  Ballroom, Kamis (24/9). Puncak kegiatan ini menjadi momentum apresiasi bagi insan Pusri yang telah menghadirkan berbagai ide, solusi, dan inovasi untuk mendukung peningkatan kinerja serta 
keberlanjutan perusahaan. 

Mengusung tema “Meneladani Keteguhan Petani, Memupuk Masa Depan Negeri”, SRINOVA 2026 menjadi wadah bagi insan Pusri untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menjawab kebutuhan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi, teknologi, dan semangat keberlanjutan, SRINOVA menjadi bagian dari  upaya Pusri dalam memupuk masa depan negeri.  


Pada puncak penyelenggaraan SRINOVA 2026, BOS A TO Z berhasil meraih predikat Pusri  Grand Champion. Inovasi ini mengangkat penguatan metode combustion untuk analisa nitrogen NPK yang menjadikan Pusri sebagai pionir dalam pengajuan standar baru pada SNI 2803:2024 yang berlaku secara nasional. Penerapan inovasi tersebut mampu mempercepat waktu analisis laboratorium dari sekitar 2 jam menjadi 30 menit, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan bahan kimia serta  mendukung peningkatan produksi NPK tepat formula. 


Sebanyak 23 inovasi terbaik Pusri turut ditampilkan melalui booth inovasi pada kegiatan Grand Final. Kehadiran booth ini memberikan kesempatan kepada para inovator untuk memperkenalkan inovasi yang telah dikembangkan sekaligus berbagi pengetahuan mengenai solusi dan penerapannya di lingkungan perusahaan. 


Rangkaian SRINOVA 2026 sendiri telah melalui proses seleksi dan penjurian secara berjenjang, mulai dari Ideation Screening, penjurian tingkat kompartemen, tingkat perusahaan, hingga Grand Final. Proses tersebut diawali dengan seleksi terhadap 563 ide inovasi dan 545 inovasi terimplementasi, dengan melibatkan juri lintas bidang. Inovasi dan ideation terpilih selanjutnya akan menjalan proses inkubasi dan replikasi serta komersialisasi untuk memberikan dampak yang lebih luas dan berkesinambungan. 


Inovasi yang ditampilkan dalam SRINOVA 2026 mencakup berbagai bidang yang sejalan dengan fokus perusahaan, antara lain Agrochemical Business Transformation, Operational Excellence & Global Competitiveness, serta Governance, Risk & People Development. Fokus tersebut meliputi pengembangan produk dan teknologi agrokimia, peningkatan efisiensi produksi, optimalisasi proses, peningkatan kualitas produk dan layanan, penguatan tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, hingga aspek keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan.  


Direktur Utama Pusri, Maryono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan inovator yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan SRINOVA 2026. Menurutnya, inovasi memiliki peran penting dalam menghadapi perkembangan teknologi, transformasi industri, serta berbagai tantangan global yang semakin dinamis. 


“Di tengah perkembangan teknologi, transformasi industri, serta tantangan global yang semakin dinamis, inovasi menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan,” ujar Maryono. 


Maryono menambahkan, berbagai gagasan dan karya inovatif yang ditampilkan melalui SRINOVA diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara luas sehingga memberikan dampak positif bagi perusahaan, petani, masyarakat, dan Indonesia. 


“Melalui SRINOVA 2026, saya berharap berbagai gagasan dan karya inovatif yang ditampilkan tidak hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga dapat dikembangkan dan diterapkan secara luas sehingga menghasilkan dampak positif bagi perusahaan, petani, masyarakat, dan Indonesia,” lanjutnya. 


Selain menjadi ajang apresiasi bagi para inovator, Grand Final & Awarding SRINOVA 2026 juga menghadirkan Keynote Speaker Mr. Xiao Dunfeng, Vice President Wuhuan Engineering Co., Ltd yang datang langsung dari China. Kehadiran Mr. Xiao Dunfeng memberikan wawasan dan perspektif 
inspiratif bagi peserta mengenai inovasi, teknologi, serta kolaborasi dalam menghadapi perkembangan industri. 


Dalam pelaksanaannya, SRINOVA 2026 menetapkan empat kriteria utama dalam penilaian inovasi, yaitu Strategis & Kontekstual, Implementatif & Tervalidasi, Berdampak Bernilai Tinggi, serta Berkesinambungan. Kriteria tersebut menjadi pedoman dalam menilai inovasi berdasarkan relevansinya terhadap kebutuhan perusahaan, penerapan nyata di lapangan, dampak yang dihasilkan, serta keberlanjutan dan potensi replikasinya. 


Melalui SRINOVA 2026, Pusri terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang terbuka terhadap gagasan baru dan solusi inovatif. Semangat tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antarinsan Pusri dalam menciptakan nilai tambah, meningkatkan daya saing perusahaan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi Indonesia. Inovasi, Kolaborasi, Dampak Nyata untuk Indonesia, menjadi semangat yang terus dibawa dalam penyelenggaraan SRINOVA 2026 untuk bersama-sama memupuk masa depan negeri. 


*** 


Palembang, 25 September 2026 
Informasi lebih lanjut : 
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri 
Rustam Effendi – 08127378730 
Layanan Pelanggan : 
Telpon Bebas Pulsa : 08001008001 
WhatsApp : 081110001959 
Email : [email protected]

Baca Selengkapnya
news-1

07 September 2026

PUSRI WUJUDKAN EKONOMI SIRKULAR, MELALUI PELATIHAN MENJAHIT KAMPUNG SEHATI

PALEMBANG - PT Pusri Palembang terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sebagai salah satu bagian  dari Program Kampung Sehati, Pusri menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Menjahit Kampung Sehati dengan tema “Jahit Kreatif, Mandiri Produktif” sebagai upaya mendukung penerapan ekonomi  sirkular sekaligus meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan. 


Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu Kampung Sehati dengan salah satu kegiatan utama berupa pemanfaatan baju seragam bekas menjadi berbagai produk upcycle yang fungsional dan memiliki nilai ekonomi. Baju seragam yang sebelumnya tidak lagi digunakan diolah kembali melalui kreativitas dan keterampilan menjahit menjadi produk baru yang dapat dimanfaatkan serta berpotensi untuk dipasarkan. 


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pusri dalam mengurangi limbah tekstil melalui penerapan  prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Selain meningkatkan keterampilan menjahit dan kreativitas  peserta, pelatihan ini juga mendorong masyarakat untuk melihat barang yang sudah tidak digunakan  sebagai potensi yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. 


VP TJSL Pusri, Rahmawati, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pusri dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui  pendekatan ekonomi sirkular. 


“Melalui Pelatihan Menjahit Kampung Sehati ini, kami ingin mendorong masyarakat, khususnya ibu ibu, agar dapat meningkatkan keterampilan dan kreativitas sekaligus melihat peluang ekonomi dari  barang-barang yang sebelumnya tidak lagi digunakan. Baju seragam bekas dapat diolah menjadi  produk baru yang fungsional dan memiliki nilai jual. Harapannya, keterampilan ini dapat terus  dikembangkan dan menjadi peluang usaha bagi masyarakat,” ujar Rahmawati. 


Lebih lanjut, Rahmawati menambahkan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan penerapan prinsip Creating Shared Value (CSV), di mana program pemberdayaan tidak hanya memberikan manfaat  bagi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan nilai bersama melalui pengembangan potensi 
ekonomi lokal dan kepedulian terhadap lingkungan. 


Melalui pelatihan ini, Pusri berharap masyarakat Kampung Sehati dapat semakin mandiri dan produktif dalam mengembangkan keterampilan yang dimiliki. Produk-produk hasil upcycle juga diharapkan dapat menjadi peluang usaha baru yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat 
secara berkelanjutan. 


Dengan semangat “Limbah Jadi Berkah, Sampah Jadi Rupiah”, Pusri terus berkomitmen menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi sirkular melalui kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. 


*** 


Palembang, 07 September 2026 
Informasi lebih lanjut : 
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri 
Rustam Effendi – 08127378730 
Layanan Pelanggan : 
Telpon Bebas Pulsa : 08001008001 
WhatsApp : 081110001959 
Email : [email protected]

Baca Selengkapnya
news-1

27 August 2026

DESA BINAAN PUSRI TEBAT BENAWA RAIH TERBAIK I WANA LESTARI 2026

JAKARTA — Kabar membanggakan datang dari Desa Tebat Benawa, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa berhasil meraih Terbaik I Skema Hutan Adat pada Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026. Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.

Penghargaan Wana Lestari diserahkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (13/8), dan diterima langsung oleh Ketua LPHA Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Budiono.

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Kehutanan kepada perorangan, kelompok, dan masyarakat yang berprestasi serta menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan hutan. Capaian Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai salah satu Desa Binaan Pusri, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pusri. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

VP TJSL Pusri, Rahmawati menyampaikan, “Pusri turut bangga atas prestasi Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa sebagai Terbaik I Skema Hutan Adat Wana Lestari 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen masyarakat dalam menjaga hutan serta mengelola potensi wilayah secara berkelanjutan”, terang Rahma.

Keberhasilan Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa tidak hanya sebagai pencapaian dalam bidang lingkungan, tetapi juga sebagai bukti bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga sumber daya alam sekaligus mengembangkan potensi lokal. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan hutan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi saat ini maupun mendatang.

Melalui program pemberdayaan masyarakat, Pusri terus mendorong penguatan potensi lokal dan kemandirian masyarakat melalui kolaborasi yang memberikan manfaat berkelanjutan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pusri dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Prestasi Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di berbagai daerah bahwa kelestarian hutan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bagi Pusri, capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi dan pendampingan bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lestari, masyarakat yang berdaya, serta pembangunan yang berkelanjutan.

***

Palembang, 27 Agustus 2026

Informasi lebih lanjut :

VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri

Rustam Effendi – 08127378730

Layanan Pelanggan :

Telpon Bebas Pulsa : 08001008001

WhatsApp : 081110001959

Email : [email protected]

 

Baca Selengkapnya

Berita Media Massa

Lihat Semua
news-1

25 August 2026

Siaga Hadapi Kemarau, Pusri Pastikan Stok Pupuk Aman

PALEMBANG, SUMEKS.CO – Menghadapi periode musim kemarau, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memastikan ketersediaan stok pupuk serta kelancaran pelayanan dan distribusi di wilayah kerja perusahaan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan Pusri dalam mengantisipasi dinamika kebutuhan pupuk di lapangan sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan kepada pelanggan dan petani.

Berdasarkan posisi stok per 23 Agustus 2026, Pusri memiliki ketersediaan pupuk bersubsidi sebanyak 141.657,282 Ton, yang terdiri dari 120.593,76 ton urea dan 21.063,522 ton NPK. Stok tersebut tentunya terus dipantau untuk memastikan ketersediaannya dapat mendukung kebutuhan di masing-masing wilayah.

Dengan realisasi penyaluran pupuk s.d 23 Agustus 2026 adalah sebesar 970.895,90 Ton untuk urea bersubsidi dan 300.759,05 ton untuk NPK bersubsidi.

Musim kemarau dapat memengaruhi aktivitas pertanian dan pola musim tanam di sejumlah wilayah. Untuk itu, Pusri melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat pemantauan stok, kebutuhan wilayah, serta koordinasi antara unit kerja dan jaringan distribusi.

VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, mengatakan bahwa kondisi musim kemarau menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan perusahaan dalam menjaga kesiapan distribusi pupuk.

“Ditengah musim kemarau, Pusri terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di masing-masing wilayah, termasuk perkembangan kebutuhan pupuk dan posisi stok. Kami memastikan stok tetap tersedia dan pelayanan distribusi terus berjalan, sehingga ketika kebutuhan meningkat, Pusri siap mendukung ketersediaan pupuknya,” ujar Rustam.

Menurut Rustam, kesiapan tersebut tidak hanya dilakukan melalui penyediaan stok, tetapi juga dengan memastikan koordinasi dan distribusi berjalan secara optimal. Pusri terus memantau pergerakan stok dari lini distribusi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan di lapangan. “Kami tidak hanya melihat kondisi stok saat ini, tetapi juga mengantisipasi kebutuhan ke depan.

Koordinasi antarunit terus diperkuat agar distribusi dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan wilayah. Dengan begitu, masyarakat dan petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk,” jelasnya. Selain menjaga ketersediaan pupuk, Pusri juga mendorong penggunaan pupuk secara tepat dan berimbang sesuai kebutuhan tanaman.

Edukasi mengenai pemupukan yang tepat menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membantu petani menjaga produktivitas pertanian di tengah kondisi cuaca yang dinamis.

“Kami mengajak petani untuk tetap mengikuti rekomendasi pemupukan sesuai jenis tanaman dan kebutuhannya. Pusri akan terus hadir melalui ketersediaan produk, pelayanan distribusi, serta edukasi agar penggunaan pupuk dapat dilakukan secara efektif dan memberikan manfaat optimal bagi tanaman,” tambah Rustam.

Baca Selengkapnya
news-1

17 August 2026

Semarak HUT Ke-81 RI, Pusri Palembang Gelar Kegiatan Perkuat Kolaborasi

PALEMBANG, SUMEKS.CO- Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pusri Palembang menggelar rangkaian kegiatan penuh semangat kebersamaan pada Senin 17 Agustus 2026.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, dilanjutkan dengan berbagai perlombaan bagi karyawan dan karyawati, serta Pesta Rakyat pada sore hari.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dipimpin langsung oleh Direktur Utama Pusri, Maryono yang bertindak sebagai Pembina Upacara.

Serta turut dihadiri oleh jajaran Direksi Pusri serta insan Pusri sebagai peserta upacara. Dalam pelaksanaan upacara, jajaran VP Pusri turut mengambil peran sebagai petugas upacara.

Keterlibatan jajaran manajemen tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh insan Pusri dalam memperingati momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Usai pelaksanaan upacara, semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlanjut dengan Lomba Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Softball Kompleks Pusri.

Kegiatan ini diikuti oleh karyawan, karyawati Pusri serta PIKA PSP dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.

Sejumlah perlombaan turut memeriahkan kegiatan, di antaranya Caterpillar Baloon yang diikuti secara beregu dengan lima orang peserta.

Ada pula Balap Sarung dengan tiga orang peserta dalam satu tim, Tarik Tambang dengan delapan orang peserta dalam satu tim.Kemudian perlombaan individu Makan Kerupuk dan Dancing Bee.

Beragam perlombaan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan.

Serta menumbuhkan semangat sportivitas dan gotong royong antar insan Pusri.

Baca Selengkapnya
news-1

28 August 2026

Desa Binaan Pusri Tebat Benawa Raih Terbaik I Wana Lestari 2026

JAKARTA, SUMEKS.CO — Kabar membanggakan datang dari Desa Tebat Benawa, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa berhasil meraih Terbaik I Skema Hutan Adat pada Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026.

Desa Binaan Pusri Tebat Benawa Raih Terbaik I Wana Lestari 2026--

Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.

Penghargaan Wana Lestari diserahkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis 13 Agustus, dan diterima langsung oleh Ketua LPHA Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Budiono.

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Kehutanan kepada perorangan, kelompok, dan masyarakat yang berprestasi serta menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan hutan.

Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.

Penghargaan Wana Lestari diserahkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis 13 Agustus, dan diterima langsung oleh Ketua LPHA Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Budiono.

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Kehutanan kepada perorangan, kelompok, dan masyarakat yang berprestasi serta menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan hutan.

Capaian Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai salah satu Desa Binaan Pusri, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pusri. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

VP TJSL Pusri, Rahmawati menyampaikan, “Pusri turut bangga atas prestasi Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa sebagai Terbaik I Skema Hutan Adat Wana Lestari 2026.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen masyarakat dalam menjaga hutan serta mengelola potensi wilayah secara berkelanjutan”, terang Rahma.

Keberhasilan Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa tidak hanya sebagai pencapaian dalam bidang lingkungan, tetapi juga sebagai bukti bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga sumber daya alam sekaligus mengembangkan potensi lokal.

Keterlibatan aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan hutan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi saat ini maupun mendatang.

Baca Selengkapnya

Buletin Pusri

Lihat Semua
PPID Laporan Tata Kelola Info Publik FAQ