HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Tambahan Pupuk Subsidi NTB, Prioritas untuk Pertanian Pangan Berkelanjutan

01 Nopember 2021
Mataram (Suara NTB) – Melihat angka serapan petani NTB yang meningkat, kuota pupuk subsidi kembali ditambah berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian No 45 Tahun 2021. Namun sasaran prioritas pupuk subsidi untuk daerah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
 
Kabid Sarana dan Prasarana Distanbun Provinsi NTB, Iis Isnaini menjelaskan, berdasarkan hasil rapat terakhir di Kementerian Pertanian, alokasi LP2B pupuk subsidi ini untuk tahun 2022.
 
Provinsi NTB sudah menetapkan alokasi bagi daerah,  hanya saja tinggal menunggu kesiapan kabupaten dan kota yang belum final.
 
Pembahasan penetapan LP2B di kabupaten kota sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Sebagai informasi, disampaikannya, tahun 2017 dua kabupaten yang sudah mengusulkan lahan LP2B, yaitu Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa Barat. “Tapi karena sekarang ada perubahan RTRW harus lakukan perubahan juga terhadap kondisi lahan yang ada,” ujarnya.
 
Sebab subsidi pupuk ini nantinya akan diprioritaskan kepada provinsi-provinsi yang sudah menetapkan Perda LP2B.  Pemprov NTB hanya menetapkan luasan, sementara urusan titik delineasi, ada di kewenangan kabupaten dan kota.
 
Harapannya, proses penetapan LP2B di kabupaten dan kota dapat segera difinalkan, karena batasan di Kementerian Pertanian RI adalah November 2021.
 
Sementara, berdasarkan data dari timnya, penambahan pupuk Subsidi itu rinciannya, Urea 188.530 ton, SP36 15.196,  ZA 21.512 ton, NPK 52.867 ton. Kemudian Pupuk Organik 23.992 ton dan Organik Cair menjadi 76.352 liter.
 
Alasan penambahan kuota itu menurutnya, karena NTB masuk dalam kategori lumbung pangan nasional, sehingga mendapat perhatian lebih dari Kementrian Pertanian RI. “Dengan penambahan pupuk subsidi untuk NTB ini, petani tak perlu khawatir untuk kebutuhan masa tanam ketiga, setelah mulainya musim hujan,” kata Iis.
 
Sementara soal ketersediaan, dipastikannya sangat mencukupi baik di gudang Pusri, maupun Petrokimia. “Perusahaan menyanggupi sebanyak apapun yang diminta petani,” sebutnya. (tim)


Sumber : https://www.suarantb.com/tambahan-pupuk-subsidi-ntb-prioritas-untuk-pertanian-pangan-berkelanjutan/