HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Palembang Pastikan Revitalisasi Pabrik Pupuk IIIB Ramah Lingkungan

23 April 2022

 PT Pusri Palembang, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan nasional. Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh, mengatakan untuk mendukung produksi, pihaknya akan menjalankan proyek pengembangan dan revitalisasi pabrik Pusri IIIB.

"Pembangunan dibangun dengan teknologi low energy serta ramah lingkungan dengan kapasitas pabrik mencapai 445.500 ton per tahun untuk amonia dan 907.500 ton per tahun untuk urea," katanya, Sabtu (23/4).

Sebagai perusahaan yang dekat dengan masyarakat, Pusri juga senantiasa mewujudkan bentuk kepedulian perusahaan melalui program-program CSR yang berkelanjutan.

Beberapa program CSR yang telah dilaksanakan Pusri selama Tahun 2022 diantaranya dukungan Pusri terhadap percepatan penanggulangan COVID-19 yaitu melalui Vaksinasi Serentak.

Kemudian untuk warga lingkungan sekitar perusahaan Pusri juga melaksanakan gotong royong bersih-bersih Pulau Kemaro, Launching Program BERANI (BoostER nutRisi Anak Indonesia) dan Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat, Program Kampung SEHATI (Sehat Erat Sinergi), pelatihan pada anak-anak disabilitas, bantuan untuk korban kebakaran sungsang,

Pada bulan suci Ramadhan Pusri juga telah melaksanakan bagi-bagi takjil, pelatihan Bantuan 300 juta untuk masjid dan musholla, pembagian 27.000 paket sembako, santunan kepada 100 panti asuhan dan kegiatan lainnya.

Kedepannya Pusri akan terus menerapkan transformasi bisnis di seluruh lini bisnis dan terus berinovasi terutama dalam produk agar dapat memenuhi kebutuhan petani.

Selain memproduksi urea, amonia dan produk samping, Pusri juga memiliki produk inovasi Pusri atau NPK Customize seperti pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk komoditi sawit, serta pupuk spesial komoditi yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi.

Pada Tahun 2022 stok Urea untuk wilayah Sumsel saat ini mencapai 6.277 ton, sedangkan NPK 4.259 ton. Untuk realisasi penyaluran tahun ini hingga 22 April, Urea 45.358 ton, sedangkan NPK mencapai 37.879.

 

ada proses pendistribusiannya pupuk akan disalurkan kepada petani yang terdaftar dalam e-RDKK dan setelah terbitnya SK dari pemerintah setempat.

“Tanpa adanya SK tersebut, gudang-gudang pupuk tidak dapat mendistribusikan barang ke distributor dan kios. Hal ini berdasarkan Permentan No. 49 Tahun 2020,” kata Tri.


Sumber : https://kumparan.com/urbanid/pusri-palembang-pastikan-revitalisasi-pabrik-pupuk-iiib-ramah-lingkungan-1xwFXdLXFC4/full