HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri kawal peningkatan produktivitas jagung melalui Program Makmur

09 September 2021
Palembang (ANTARA) - PT Pupuk Sriwijajaya (Pusri) mengawal peningkatan produktivitas tanaman jagung melalui Program Makmur di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
 
Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh dalam kegiatan panen raya jagung di Desa Banyu Urip, Kabupaten Banyuasin, Kamis, mengatakan dengan adanya kawalan teknologi oleh Pusri maka terjadi peningkatan hasil panen jagung dari 7 ton menjadi 8,5 ton per Hektare.
 
Bukan hanya itu, terjadi juga peningkatan pembelian jagung kering pipil) yang dibeli offtaker sebesar 19 persen atau menjadi Rp5.200 per Kilogram dengan mengandeng CV Cempaka Putih.
 
“Komoditas jagung ini sangat potensial sekali, karena yang membutuhkan bukan Sumsel saja tapi juga daerah lain. Kami harap kerja sama dengan offtaker ini dapat terus berlanjut,” kata dia.
 
Banyuasin merupakan sentra pangan di Sumatera, bahkan untuk tanaman jagung masuk 10 besar. Ke depan, daerah ini diperkirakan mampu masuk 5 besar karena memiliki keunggulan dari sisi ketersediaan lahan, kata dia.
 
Pusri memiliki program unggulan yang telah berjalan sejak dua tahun lalu yakni Agrosolution, yang kemudian berganti nama menjadi Program Makmur sejak diluncurkan Menteri BUMN Erick Thohir pada 28 Agustus 2021.
 
Program Makmur berbentuk pengawalan dan pendampingan intensif kepada petani tentang teknologi dan budidaya pertanian. Program bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, meningkatkan keuntungan petani, mengadopsi praktik pertanian unggul dan menyediakan pupuk non-subsidi berkualitas.
 
Di samping itu, program ini juga berkolaborasi dengan para stakeholder seperti perbankan, asuransi, pemerintah daerah, offtaker terus dilakukan sehingga dapat menjadi solusi pertanian yang berkelanjutan bagi petani.
 
Dalam program tersebut, Pusri telah merealisasi luas tanam 9.226 Hektare atau melampaui target tahun ini per Agustus 2021. CV Cempaka Putih sebagai penyelenggaran kegiatan panen raya, merupakan Distributor Integrator Program Makmur yang membuat lahan percontohan (demonstration plot) bekerja sama dengan PT Pusri Palembang untuk komoditas jagung.
 
Demplot tersebut dalam pengawalan teknologi pemupukan, dengan formula pemupukan per Hektare yakni Urea Pusri Non-Subsidi (300 Kg), NPK 15-15-15 Pusri Non-Subsidi (300 Kg), Pupuk Mikro Nutremag (7 Kg) dan Pupuk Hayati Bioripah (7 liter).
 

Sumber: https://sumsel.antaranews.com/berita/575977/pusri-kawal-peningkatan-produktivitas-jagung-melalui-program-makmur