HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Dorong Pengembangan Singkong di NTB

14 Agustus 2021
Mataram (Suara NTB) – PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) mendorong pengembangan dan perluasan lahan singkong di Provinsi NTB. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan sebagai pelopor produsen pupuk urea di Indonesia ini bahkan bersedia membuat demplot (percontohan) lahan singkong.
 
Plt. AVP Sales NTB PT. PUSRI, Eman Haris mengatakan, meski saat ini Pusri mendapatkan penugasan dari Pupuk Indonesia untuk melayani penyediaan pupuk Urea subsidi di NTB, program-program yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian dan hortikultura juga tetap menjadi perhatian.
 
Tahun 2021 ini, PUSRI mendapatkan penugasan melayani penyediaan pupuk Urea subsidi di NTB, menggantikan kembali penugasan kepada Pupuk Kalimantan Timur. Eman mengatakan, selain menjalankan penugasan penyaluran pupuk Urea subsidi, salah satu program yang sudah direncanakan adalah mebuat demplot-demplot untuk mendorong petani mengembangkan tanaman singkong.
 
“Kita siap buat demplot singkong. Tapi kita liat animo petaninya juga disini (di NTB),” jelas Eman. Secara nasional, guna mendukung produktivitas singkong dan membangun industry yang terintegrasi, Pusri pada pertengahan tahun 2020 lalu telah melaksanakan soft launching Pupuk NPK Singkong di Desa Sidokerto Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah.
 
Selain urea dan produk inovasi lainnya, Pusri memiliki produk unggulan lain yaitu Pupuk NPK dengan berbagai formula yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, diantaranya Pupuk NPK Kopi, Pupuk NPK Sawit dan Pupuk NPK Singkong.
 
NPK Singkong Pusri dengan formula 17-6-25, mengandung hara makro lengkap dan memiliki manfaat dapat memacu pertumbuhan vegetatif tanaman, meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman serta pembentukan ubi. Pengujian ini dimulai pada Desember 2019, varietas singkong yang digunakan adalah Varietas Baroqah yang berkadar pati tinggi, dengan jarak tanam 1×1 meter dan populasi per hektar yaitu 10.000 batang.
 
 Penggujian pupuk NPK Singkong ini menggunakan rekomendasi pemupukan yang disusun berdasarkan hasil analisa tanah di lokasi penanaman yang dilakukan Tim Riset Pusri. Tri mengatakan bahwa hadirnya NPK Singkong Pusri ini sebagai upaya Pusri dalam melaksanakan transformasi bisnis dan untuk memperluas market share di bidang retail dan komersil.
 
Setelah dilaksanakan pengujian pada lahan singkong, NPK Singkong Pusri 17-6-25 dapat meningkatkan hasil panen sebesar 41 ton/ha atau peningkatan di atas 50 persen lebih besar dibandingkan hasil panen perlakuan petani yaitu sebesar 21 ton/ha. Dengan hadirnya NPK Singkong diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. (bul)


Sumber: https://www.suarantb.com/pusri-dorong-pengembangan-singkong-di-ntb/