HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

PT Pusri Dukung Konservasi Lahan di Temanggung, Bantu 18 Ribu Bibit Untuk Ditanam

25 Nopember 2021
TEMANGGUNG, harianmerapi.com - PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang, Sumatera Selatan mendukung konservasi lahan di Kabupaten Temanggung.
 
Bentuk dukungan itu, mereka menyerahkan bantuan sebanyak 18 ribu bibit pohon pada Pemerintah Kabupaten Temanggung.
 
Bantuan diterima langsung oleh Bupati Temanggung Al Khadziq, sedangkan dari PT Pusri diwakilkan Deputi Humas Rustam Efendi.
 
Deputi Humas PT Pusri Rustam Efendi mengatakan bantuan bibit dari PT Pusri senilai Rp 200 juta, dan terdiri dari tanaman aren, beringin dan bambu.
 
"Bantuan bibit ini sebagai bukti kepedulian PT Pusri untuk konservasi lahan,"kata Rustam Efendi, Kamis (25/11/2021).
 
Dikatakan dana bantuan diambilkan dari corporate social responsibility (CSR) PT Pusri bagi pelestarian lingkungan di Temanggung.
 
Meski jauh tetapi penyaluran pupuk subsidi juga di Jawa Tengah termasuk Kabupaten Temanggung.
 
"Jadi ini bentuk tanggung jawab sosial kami di tempat-tempat PT Pusri melakukan usaha. Kami menyalurkan pupuk dan pupuk dibeli petani di sini, maka kami harus membantu daerah ini juga," katanya.
 
Dia menyampaikan bantuan bibit tersebut dilangsungkan Rabu (24/11/2021) di kantor Bupati Temanggung.
 
Bupati Temanggung M. Al Khadziq mengatakan Pemkab Temanggung mulai tahun ini mencanangkan gerakan konservasi tanah dan air.
 
Namun mengingat daya dukung anggaran sangat terbatas maka pihaknya menggali partisipasi dari CSR perusahaan, baik BUMN maupun swasta.
 
"Terima kasih atas partisipasi PT Pusri yang menyumbangkan bibit untuk konservasi. Kami sangat menghargai bantuan PT Pusri ini dan akan kami rawat untuk menghijaukan kawasan lahan kritis di Temanggung," katanya.
 
Anggota Komisi IV DPR RI Panggah Susanto mengatakan lahan kritis tidak hanya di tepi pantai tetappi juga di pegunungan. Lahan kritis ini telah menyebabkan banjir yang tidak saja merusak lingkungan, kapasitas ekonomi dan juga bisa mengancam jiwa.
 
"Sumber air di wilayah Temanggung sekarang sedikit demi sedikit sudah berkurang atau tidak ada sama sekali. Dalam jangka panjang hal ini bisa membahayakan kalau tidak segera ditangani, sehingga saya dan bupati minta difasilitasi semua pihak untuk ikut dalam kepedulian lingkungan ini," katanya.
 
Dia mengatakan telah meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk memprogramkan rehabilitasi bukan hanya di pantai dengan penanaman mangrove.
 
Tetapi juga di lahan-lahan kritis di daerah pegunungan seperti Temanggung ini.
 
Panggah menuturkan pihaknya juga sedang mengajukan bantuan bibit ke PT Petro Kimia Gresik dan Perhutani untuk program konservasi di Kabupaten Temanggung.

Sumber : https://www.harianmerapi.com/news/pr-401917493/pt-pusri-dukung-konservasi-lahan-di-temanggung-bantu-18-ribu-bibit-untuk-ditanam?page=all