10 October 2025
BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – PT Pusri Palembang, sebagai produsen pupuk pertama di Indonesia dan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), terus meningkatkan pengawasan dalam penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.
Ini dilakukan sesuai dengan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di titik serah resmi.
Rustam Effendi, VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, menjelaskan bahwa HET adalah harga resmi yang ditetapkan untuk pupuk bersubsidi.
Harga ini berlaku bagi petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam sistem E-RDKK.
Penyaluran pupuk ini dapat dilakukan di berbagai Titik Serah Resmi seperti kios pengecer, gabungan kelompok tani (gapoktan), kelompok budidaya ikan (pokdakan), dan koperasi yang telah ditunjuk.
Rustam menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan bahwa segala proses penyaluran mengikuti prinsip tujuh Tepat.
Prinsip ini meliputi Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Mutu, dan Tepat Sasaran Penerima.
“Kami memastikan bahwa seluruh penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan sesuai dengan ketentuan tersebut,” ungkap Rustam.
Pentingnya HET dalam penyaluran pupuk bersubsidi tidak bisa dianggap remeh. Sesuai regulasi yang ada, HET untuk pupuk Urea ditetapkan sebesar Rp 2.250 per kilogram sementara untuk NPK bersubsidi sebesar Rp 2.300 per kilogram.
Stok saat ini di gudang lini III seluruh rayon Pusri mencatat ketersediaan sebanyak 95.719 ton untuk urea dan 47.257 ton untuk NPK yang dipastikan mencukupi kebutuhan petani selama musim tanam.
Langkah preventif lainnya yang dilakukan oleh Pusri bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) adalah dengan mengedukasi para penerima pupuk bersubsidi melalui sosialisasi berkala serta menerbitkan surat edaran kepada seluruh PPTS.
Selain itu perusahaan juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah aparat penegak hukum dan masyarakat guna mengawasi jalannya distribusi pupuk subsidi ini.
“Kami tidak akan ragu untuk memberikan sanksi kepada PPTS yang terbukti melanggar ketentuan HET,” tegas Rustam.
Ia menambahkan bahwa pengawasan dan transparansi dalam penyaluran menjadi kunci utama agar manfaat pupuk bersubsidi benar-benar dirasakan oleh petani yang berhak menerimanya.
Rustam juga menyoroti pentingnya langkah-langkah ini sebagai bagian dari upaya Pusri dan Pupuk Indonesia Grup dalam mendukung ketahanan serta kemandirian pangan nasional.
Hal ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Pupuk bersubsidi bukan sekadar bantuan bagi petani, melainkan instrumen strategis untuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional,” tuturnya.
Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa upaya PT Pusri Palembang tidak hanya terfokus pada produksi tetapi juga pada aspek distribusi yang tepat sasaran. Ini menunjukkan betapa pentingnya peranan mereka dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia.
Untuk memastikan upaya edukasi dan pencegahan pelanggaran berjalan efektif PT Pusri juga melakukan beberapa inisiatif tambahan seperti meningkatkan frekuensi koordinasi lapangan dengan pihak terkait guna memantau langsung proses distribusi di lapangan.
Rustam menambahkan bahwa salah satu tantangan utama adalah memastikan setiap pihak yang terlibat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menjaga ketertiban distribusi.
Masyarakat pun diajak berperan aktif dalam pengawasan ini karena keterlibatan publik dapat meningkatkan akuntabilitas semua pihak yang terlibat sehingga potensi penyimpangan bisa diminimalisir sejak dini.
“Kolaborasi antara perusahaan pemerintah dan masyarakat sangat penting agar tujuan dari pemberian subsidi pupuk ini bisa tercapai,” jelas Rustam lebih lanjut.
Melihat kondisi stok saat ini serta sistem distribusi yang semakin baik harapan besar tentunya berada pada peningkatan hasil pertanian nasional ke depannya.
Dengan strategi pengawasan terpadu serta sinergi berbagai pihak PT Pusri Palembang optimis mampu memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di tanah air.
Dalam konteks yang lebih luas langkah-langkah konkret dari PT Pusri Palembang ini merupakan contoh nyata bagaimana sebuah perusahaan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan nasional. (*/dda)
Bagikan
31 December 2025
PENGANTONGAN AKHIR 2025 DAN PENGANTONGAN AWAL TAHUN 2026
24 December 2025
PUSRI JADI PEMENANG TENIS MEJA PUPUK INDONESIA CUP 2025