HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Selama 2019 Pusri Palembang Lampaui Target Produksi

28 Desember 2019
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- PT Pupuk Sriwidjaja Palembang membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2019 dengan melampaui target produksi untuk penyediaan pupuk urea, amonia dan NPK.

Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Mulyono Prawiro mengungkapkan, hal tersebut dalam acara Pengantongan Terakhir tahun 2019 dan Pengantongan Perdana tahun 2020 di pabrik NPK 2 PT Pusri Palembang, Sabtu (28/12/2019).

Mulyono Prawiro menjelaskan, capaian prestasi ditengah ketidakpastian bisnis di segala sektor pada 2019 ini patut untuk disyukuri.

"Tahun 2019 adalah tahun yang berat karena semua bisnis komoditi mengalami penurunan. Tapi kami bersyukur bisa mencapai target yang ditetapkan dalam perusahaan," kata Mulyono.

Pusri memproduksi 2,2 juta ton pupuk urea atau melampaui 108 persen dari target RKAP, kemudian 1,4 juta ton pupuk amonia atau 98 persen dari target dan pupuk NPK sebanyak 102.000 ton atau melawati 107 persen dari target.

Mulyono menjelaskan dalam penyaluran pupuk PSO berdasarkan penugasan pemerintah, Pusri telah menyalurkan pupuk ke empat provinsi yakni Sumsel, Lampung, Jateng, dan Kalbar. Kinerja positif juga dibukukan untuk sektor ekspor, karena mampu menjual 350.000 ton ke sejumlah negara Asia Tenggara atau melampaui target 150 persen. Khusus untuk amonia, ia menjelaskan perusahaannya terpaksa bersiasat mengingat harga di pasaran sedang jatuh.

"Kami perlu mengatur produksi karena jika jual amonia harga dibawah pokok produksi," kata dia. Pada 2020, ia menilai tantangan bisnis bakal relatif sama sehingga perusahan telah membuat tiga strategi yakni efisiensi dan inovasi, diversifikasi, perilaku bisnis beralih ke digitalisasi. Kedepan PT Pusri Palembang menargetkan dapat memproduksi NPK total 300.000 ton mengingat sudah ada pabrik NPK 1 dan pabrik NPK 2. "Pabrik NPK 3 sudah perform test, dan ditarget 2020 operasional. Ini tantangan yang tidak ringan karena bagian pemasaran harus bekerja keras untuk terobosan ," kata dia.

Selain itu, PT Pusri Palembang juga mulai merencanakan penggantian pabrik-pabrik yang boros yakni Pusri 3 dan Pusri 4 menjadi Pusri 3B yang lebih efisien dalam penggunaan bahan baku gas dan batubara.Rencana ini sudah disetujui oleh komisaris dan para pemegang saham. "Tinggal lagi, bagaimana caranya mengerjakan proyek besar ini sembari tetap menjaga kinerja," kata dia.
 

Sumber : https://palembang.tribunnews.com/2019/12/06/breaking-news-induk-pusri-palembang-pt-pupuk-indonesia-terancam-tutup-karena-kurang-pasokan-gas