HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Palembang Kirim Oksigen ke Jakarta dan Bandung

06 Juli 2021
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang mengirimkan bantuan oksigen ke rumah sakit di Jakarta dan Bandung untuk perawatan pasien COVID-19.
 
Direktur Utama PT Pusri Palembang, Tri Wahyudi Saleh, oksigen ini bantuan CSR perusahaan karena kebutuhan oksigen di sana meningkat.
 
“Sebagai anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, perusahaan turut membantu kebutuhan oksigen di sana,” katanya, Selasa (6/7).
 
Tri bilang, bantuan dikirim ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. Bantuan oksigen diterima langsung oleh Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RS Fatmawati, GK. Wirakamboja.
 
Bantuan CSR oksigen selanjutnya yaitu sebanyak 10,55 ton telah diberangkatkan menuju Bandung, Jawa Barat pada Senin (5/7) untuk disuplai ke RS Immanuel sebanyak 5 ton dan sebagian lagi didistribusikan ke RS Al-Islam.
 
“Melalui bantuan yang diberikan ini diharapkan dapat memenuhi pasokan oksigen yang bertujuan untuk kemanusiaan dan membantu meringankan beban sesama  yang terdampak COVID-19 yang saat ini terus meningkat,” katanya.
 
Bantuan CSR oksigen dari PT Pusri Palembang ini merupakan bentuk langkah cepat BUMN dari cluster holding Pupuk Indonesia untuk masyarakat yang membutuhkan.
 
Ditengah pandemi COVID-19 yang jumlah pasiennya terus meningkat, kebutuhan oksigen tentunya semakin tinggi.
 
Oksigen digunakan untuk penanganan pasien COVID-19 dengan gejala sedang hingga berat, terutama pasien dengan saturasi oksigen dibawah standar yang telah ditetapkan.
 
Selain memproduksi pupuk urea, produk samping dan produk inovasi lainnya, Pusri juga memiliki oksigen yang sebelumnya telah dimanfaatkan melalui agen-agen tertentu untuk mendistribusikan oksigen ke rumah sakit yang ada di Palembang.
 
“Melalui bantuan yang merupakan salah satu program CSR Pusri ini, kami harap dapat bermanfaat terutama bagi pasien COVID-19 yang tentunya sangat membutuhkan oksigen dalam perawatannya,” katanya. (eno)


Sumber :https://kumparan.com/urbanid/pusri-palembang-kirim-oksigen-ke-jakarta-dan-bandung-1w5ARtaKkmz