HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pusri Latih Warga Lingkungan Olah Sampah jadi Pupuk

25 Agustus 2020
Palembang, KoranSN - PT Pusri Palembang melalui Departemen CSR mengadakan pelatihan pengolahan daur ulang dari koran bekas menjadi barang yang memiliki nilai jual lebih dan pelatihan pembuatan pupuk dari sampah organik rumah tangga selama 2 hari dari26-27 Agustus untuk warga lingkungan perusahaan yaitu di Kapling 1 dan Kapling 2 RT.12 RW.04 Kelurahan Sungai Selayur Palembang.
 
Manajer CSR PT Pusri Palembang, Heri Suharsono menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Pusri dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan inovatif serta lebih peduli terhadap lingkungan. “Sebagai perusahaan yang peduli akan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Pusri menyambut keinginan warga yang ini belajar mengolah koran bekas menjadi barang yang memiliki nilai jual lebih dan sampah organik rumah tangga untuk menjadi pupuk,”ujarnya sembari mengatakan, Pusri juga memberdayaan Kelompok Binaan Kebumen Gemilang Sejahtera (KGS) sebagai instruktur dalam pelatihan tersebut.
 
“Kelompok binaan Pusri KGS sudah terlebih dahulu dibekali pelatihan serupa dan sudah menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga melibatkan sekitar 5 mahasiswa penerima beasiswa “Anak Petani jadi Sarjana” dari Fakultas Pertanian Unsri,”jelasnya.
 
Sementara itu Ketua RT.12, Syamsunizar mengatakan, sebanyak 40 peserta dari warga RT.12 RT.13 dan RT.35 RW. 04 mengikuti pelatihan pengolahan daur ulang dari koran bekas menjadi barang yang memiliki nilai jual lebih dan pelatihan pembuatan pupuk dari sampah organik rumah tangga.
 
“Kami bersyukur permintaan warga ke Pusri disambut baik untuk memberikan pelatihan bagi warga yang dapat membawa dampak dan pengaruh jangka pendek dan jangka panjang. Dengan pelatihan yang diberikan warga memiliki bekal dan kemampuan untuk mengembangkan diri dan membantu perekonomian keluarga,”tuturnya.
 
Sedangkan Ketua TP PKK RT.12, Jamilah Ahkab menyambut baik pelatihan yang diberikan Pusri untuk ibu-ibu dan bapak-bapak di ring 1 perusahaan. Untuk koran bekas dapat diolah menjadi kotak pensil, pot bunga, mangkuk buah bahkan bendera. Sedangkan untuk sampah organik rumah tangga dioleh menjadi pupuk yang dapat digunakan untuk pemupukan tanaman di rumahnya masing-masing.
 
Sementara itu salah satu tokoh masyarakat RW.04,Azrai Amran mengapresiasi pelatihan yang diberikan Pusri. Apalagi di saat pandemi Covid-19 sangat membantu warga untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan untuk berkreasi memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi barang-barang berguna.
 
“Dari limbah rumah tangga bisa dijadikan beragam cinderamata yang berguna bahkan kita harap hasil olahan tersebut dapat dijual sehingga membantu perekonomian keluarga,”pungkasnya.(ima)


Sumber : http://koransn.com/pusri-latih-warga-lingkungan-olah-sampah-jadi-pupuk/