HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

PIKP dan IIP BUMN Olah Limbah Plastik jadi Barang Bermanfaat

05 Nopember 2019

KoranSN, Anggota Persatuan Istri Karyawan PT Pusri Palembang (PIKP) dan Ikatan Istri Pimpinan (IIP) BUMN mengikuti pelatihan pengolahan sampah plastik dan koran bekas menjadi barang bermanfaat di Gedung Kesenian dan Olahraga PIKPP, Selasa (5/11/2019).

Wakil Ketua IV PIKP, Adewasti Filius didampinggi Koordinator Bidang Organisasi PIKP, Indriana mengatakan pelatihan diikuti sekitar 150 anggota PIKPP dan IPP BUMN Wilayah Sumsel dengan mendatangkan nara sumber dari Bank Sampah Kebumen Gemilang Sejahtera (KGS) yang merupakan binaan dari Departemen PKBL PT Pusri Palembang.

Dikatakannya, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada ibu-ibu anggota PIKP dan IPP BUMN Wilayah Sumsel sekaligus berpartisipasi untuk mengurangi bahaya dari limbah plastik dan koran bekas. Mengingat limbah plastik sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup bumi.


“Seperti yang kita ketahui bahwa sampah plastik tidak dapat terurai walaupun ratusan tahun lamanya,”ujarnya. Sementara itu Sekper PT Pusri Palembang, Ir RA Rohim MM mengharapkan pelatihan pengolahan sampah plastik dan koran bekas bermanfaat dan dapat diterapkan di lingkungan keluarga serta di wilayah masing-masing.


“Semoga pelatihan ini nantinya dapat bermanfaat bagi ibu-ibu yang ingin memanfaatkan koran bekas dan limbah plastik menjadi barang-barang bermanfaat. Terlebih lagi hasilnya dapat membantu perekonomian keluarga,”harapnya.


Sedangkan Direktur Bank Sampah KGS, Welis Fatimah menambahkan Bank Sampah KGS binaan Departemen PKBL PT Pusri Palembang telah berdiri sejak tahun 2015. Namun mulai aktif tahun 2018 dengan melatih ibu-ibu KGS seminggu 2 kali. “Dengan bekal yang saya dapat dari hasi pelatihan, maka saya menularkan ilmu saya kepada ibu-ibu KGS agar memanfaatkan limbah bekas menjadi barang berguna. Sampah-sampah yang diterima bank sampah KGS hanya sampah bersih seperti koran, kaleng dan plastik-plastik yang dapat didaur ulang menjadi kerajinan tangan,”ujarnya.


Ditambahkannya, untuk proses pembuatan barang-barang seperti guci, topi, tatakan gelas, bunga plastik hingga payung membutuhkan waktu 1 jam hingga 1 minggu tergantung tingkat kesulitan. “Selama ini barang-barang yang dihasilkan sangat membantu ibu-ibu dalam menambah penghasilan keluarga,”pungkasnya. (ima)



Sumber : https://koransn.com/pikp-dan-iip-bumn-olah-limbah-plastik-jadi-barang-bermanfaat/