HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Pabrik NPK II Beroperasi Daya Saing PT Pusri Menguat

20 Juli 2020
EkbisNews.com, Palembang – Pabrik pupuk NPK Fusion II yang dibangun PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) sejak 2018 mulai beroperasi secara komersial. Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas empat hektare tersebut memiliki kapasitas produksi 2 x 100 ribu ton per tahun.
 
Beroperasinya pabrik NPK II merupakan bagian dari rangkaian transformasi bisnis perusahaan pupuk tertua di Indonesia tersebut. “Sebagai perusahaan yang terus berkembang, Pusri berkomitmen menjalankan berbagai strategi dalam rangka peningkatan daya saing. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi produk melalui pengembangan pupuk majemuk NPK,” kata Direktur Utama PT Pusri Mulyono Prawiro, Senin (20/7).
 
Mulyono menjelaskan, “Pembangunan NPK Fusion II merupakan bagian dari komitmen dan misi kami untuk menyediakan produk dan solusi agribisnis yang terintegrasi, guna mendukung pencapaian kemandirian pangan dan kemakmuran negeri. Serta memberikan nilai tambah kepada stakeholders secara berkelanjutan.”
 
Pembangunan pabrik NPK II ini merupakan implementasi pelaksanaan sinergi BUMN karena dibangun kontraktor BUMN terpilih yaitu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Kontrak pembangunannya ditandatangani di Palembang 12 Desember 2017 oleh Direktur Utama PT Pusri Mulyono Prawiro dan Direktur Utama PT Wijaya Karya dengan disaksikan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat dan Dewan Komisaris PT Pusri Mustoha Iskandar.
 
Pembangunan pabrik dilakukan sejak Januari 2018, dan secara resmi diserahterimakan ke Pusri setelah dilakukan penandatanganan plant acceptance pabrik pada tanggal 27 Februari 2020 lalu.  Dengan ditandatanganinya plant acceptance tersebut, maka Pusri resmi mengoperasikan pabrik NPK Fusion II secara komersil.
 
Dengan beroperasinya pabrik NPK II maka kapasitas pabrik NPK Pusri meningkatnya menjadi 300.000 ton per tahun. Sebelumnya Pusri telah mengoperasikan pabrik NPK Fusion I dengan kapasitas produksi 100.000 ton per tahun.
 
Direktur Utama Pusri mengharapkan terjadi peningkatan efisiensi untuk pabrik NPK Fusion secara keseluruhan, baik dari sisi operasional, pengadaan bahan baku, maupun distribusi produk. Pabrik baru ini juga melakukan inovasi dengan mengaplikasikan fully automatic bagging machine yang sejalan dengan revolusi industri 4.0.
 
Pusri juga melaksanakan transformasi digital di bidang marketing melalui platform electronic Pusri Agrobusiness Solution (e-PAS). Penerapan platform e-PAS ini telah dilaksanakan di Sumatera Selatan dan Jambi dari Februari 2020.
 
Selain itu Pusri terus melaksanakan inovasi melalui implementasi Digital Plant Manufacturing, yang dapat digunakan untuk monitoring kondisi proses dan peralatan secara online.
 
Pupuk NPK sendiri merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur hara Nitrogen (N), Phosfat (P) dan Kalium (K) yang dibutuhkan tanaman dan berfungsi untuk meningkatkan hasil pertanian maupun perkebunan. Penggunaan pupuk NPK sejalan dengan program Pemerintah dalam pemupukan berimbang yang menggunakan pupuk majemuk spesifik komoditi dan spesifik lokasi sehingga lebih efisien, tepat guna dan ramah lingkungan.


Sumber :http://ekbisnews.com/pabrik-npk-ii-beroperasi-daya-saing-pt-pusri-menguat/