HALO PUSRI 0800-12-000-11
Media Massa

Jelang Musim Tanam, Pusri Siapkan 191,3 Ribu Ton Pupuk Urea Bersubsidi

04 Oktober 2020
Memasuki musim tanam yang dimulai pada awal Oktober tahun ini hingga Maret 2021 mendatang, PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan tersedianya stok pupuk sesuai dengan alokasi dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
 
Direktur Keuangan dan Umum Pusri, Saifullah Lasindrang mengatakan, pihaknya memastikan stok dapat yang jumlahnya mencukupi kebutuhan hingga 3 bulan kedepan, dari ketentuan yang ditetapkan pemerintah yaitu sebesar 32.389,92 ton urea dan 3.486,00 ton untuk NPK.
 
"Menghadapi musim tanam hingga Maret 2021, Pusri telah siapkan stok pupuk Urea bersubsidi sebesar 191.362,41 ton dan 10.644,50 untuk NPK," katanya, Minggu (4/10).
 
Saifullah bilang, untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan petani, Pusri juga menyediakan pupuk non subsidi di setiap kios-kios resmi agar petani tetap bisa mendapatkan pupuk.
 
“Hingga 30 September 2020, Pusri telah menyalurkan urea subsidi sebesar 868.021,55 ton atau 93 persen dari alokasi yang ditetapkan pemerintah,” katanya.
 
Adapun untuk Provinsi Sumatera Selatan, untuk urea Pusri telah menyalurkan 108.542,85 ton atau 102 persen dari alokasi Permentan dan untuk NPK sebesar 76.159,20 ton atau 107%.
 
Sementara itu, untuk stok di seluruh gudang Provinsi Sumsel, stok yang tersedia yaitu sebesar 14.081,90 ton untuk urea bersubsidi dan 7.111,00 untuk NPK bersubsidi.
 
Meski ditengah pandemi COVID-19 tidak mengganggu proses bisnis Pusri sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
 
"Kami telah mewajibkan seluruh distributor dan kios untuk melaksanakan protokol pencegahan penyebaran COVID-19," katanya.
 
Pihaknya juga menyampaikan bahwa petugas selalu menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah seperti menggunakan masker, menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan lainnya. 
 
Pada penyalurannya pupuk, Pusri berpegang teguh pada prinsif tepat tempat, tepat harga, tepat jumlah, tepat mutu, tepat jenis dan tepat waktu. Prinsip ini berlaku di semua tingkatan jalur distribusi sampai ke tingkat petani. (eno)
 

Sumber:https://kumparan.com/urbanid/jelang-musim-tanam-pusri-siapkan-191-3-ribu-ton-pupuk-urea-bersubsidi-1uK8XjK7yZF