HALO PUSRI 0800-12-000-11
Press Release

PUSRI SIAP OPERASIKAN PABRIK NPK FUSION II

27 Pebruari 2020
pic8768EC379048CDABE2787F35BFD81F6F.jpg
JAKARTA – PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani Plant Acceptance Pabrik NPK Fusion II dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (27/2). Penandatanganan dilakukan oleh Khairul Anwar selaku Project Manager PT Pusri Palembang, dan Tamhid selaku Project Manager PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang merupakan Kontraktor Pelaksana Proyek dengan disaksikan oleh Direksi masing-masing perusahaan.

Pabrik NPK Fusion II merupakan salah satu proyek strategis perusahaan yang mulai dibangun sejak Januari 2018 dengan kapasitas produksi sebesar 2 x 100.000 MTPY dan dibangun oleh kontraktor EPC Nasional PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. diatas lahan seluas 4,38 ha di komplek Pusri Palembang, tepatnya di dekat Pabrik Pusri IIB dengan menggunakan teknologi Steam Fused Granulation.

Pabrik NPK Fusion II ini dibangun sebagai upaya diversifikasi usaha produk pupuk majemuk yang mengandung unsur Nitrogen, Fosfor, dan Kalium. NPK yang diproduksi ini formulanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen khususnya untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan hortikultura. 
 
Pusri Palembang memproduksi dan menyalurkan pupuk untuk memenuhi kebutuhan petani di sejumlah provinsi. Khusus untuk Pupuk Urea PSO disalurkan ke wilayah Babel, Bengkulu, Sumsel, Lampung, Jateng, DI Yogyakarta, Kalbar, Kalsel, dan Kalteng. Sedangkan untuk NPK disalurkan ke Wilayah Sumsel dan beberapa wilayah di Jambi. Diharapkan dengan beroperasinya Pabrik NPK Fusion II ini dapat meningkatkan market share mengingat semakin tingginya tren permintaan pasar dalam negeri dan ekspor.

Pembangunan Pabrik NPK Fusion II ini juga sejalan dengan Program Kerja Pupuk Indonesia untuk lebih fokus pada lini produk pupuk majemuk yang telah terbukti memiliki produktivitas lebih dibanding pupuk tunggal dan juga untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku gas.