HALO PUSRI 0800-12-000-11
Press Release

“TRANSFORMASI BISNIS : PABRIK NPK FUSION II PUSRI RESMI BEROPERASI”

20 Juli 2020
picE5BE54D39E56908176C9B24D51D6CA62.jpg
PALEMBANG – Sebagai bagian rangkaian dar transformasi bisnis, PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahan PT Pupuk Indonesia (Persero), resmi mengoperasikan pabrik pupuk NPK II secara komersil. Direktur Utama Pusri Mulyono Prawiro menyatakan sebagai perusahaan yang berkembang, Pusri terus melakukan berbagai macam upaya dan strategi agar dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, diantaranya melalui diversifikasi produk dengan melakukan pengembangan pupuk majemuk NPK. Mulyono menambahkan, visi Pusri ke depan adalah menjadi perusahaan agri-industri yang unggul dan berharap perusahaan yang dipimpinnya mampu memberikan solusi pertanian yang terintegrasi sesuai tuntutan pasar. PusriI melihat masih ada peluang untuk pengembangan pasar NPK mengingat banyaknya perkebunan yang luas di Sumatera dan pada umumnya menggunakan pupuk NPK.
 
Pupuk NPK sendiri merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur hara Nitrogen (N), Phosfat (P) dan Kalium (K) yang dibutuhkan tanaman dan berfungsi untuk meningkatkan hasil pertanian maupun perkebunan. Penggunaan pupuk NPK sejalan dengan program Pemerintah dalam pemupukan berimbang yang menggunakan pupuk majemuk spesifik komoditi dan spesifik lokasi sehingga lebih efisien, tepat guna dan ramah lingkungan.
 
Pabrik Pupuk NPK II merupakan pabrik pupuk NPK dengan kapasitas 2 x 100.000 Ton per tahun yang dibangun di atas lahan seluas ±4 Ha di kawasan industri PUSRI Palembang. Pabrik ini merupakan implementasi pelaksanaan sinergi BUMN karena dibangun oleh Kontraktor terpilih pelat merah, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Penandatanganan Plant Acceptance (Serah Terima) Pabrik dari WIKA kepada PUSRI telah dilaksanakan oleh kedua Project Manager dengan disaksikan oleh Mulyono Prawiro, Direktur Utama PT Pusri Palembang dan Bambang Pramujo, Direktur Operasi II PT Wijaya Karya pada tanggal 27 Februari 2020 bertempat di Gedung Kantor Pusri Jakarta. Dengan ditandatanganinya Plant Acceptance tersebut maka PT Pusri Palembang telah siap mengoperasionalkan Pabrik NPK Fusion II secara komersil.
 
Dengan bertambahnya kapasitas pabrik NPK, maka total kapasitas pupuk NPK yang dimiliki PUSRI sebesar 300.000 ton per tahun, setelah sebelumnya PUSRI mengoperasikan Pabrik NPK Fusion I dengan kapasitas 100.000 Ton/Tahun. Dirut PUSRI mengharapkan terjadi peningkatan efisiensi untuk Pabrik NPK Fusion PUSRI secara keseluruhan, baik dari sisi operasional, pengadaan bahan baku, maupun distribusi produk. Pabrik baru ini juga melakukan inovasi dengan mengaplikasikan fully automatic bagging machine yang sejalan dengan revolusi industry 4.0
 
Pembangunan proyek NPK Fusion II merupakan bagian dari komitmen dan misi PT Pusri Palembang untuk menyediakan produk dan solusi agribisnis yang terintegrasi yang mendukung pencapaian kemandirian pangan dan kemakmuran negeri serta memberikan nilai tambah kepada stakeholders secara berkelanjutan.
 
***
 
Informasi lebih lanjut:
Manager Humas
Soerjo Hartono