18 March 2019
PRINGSEWU (Lampost.co)-- Stok pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Pringsewu dinilai cukup melimpah. Bahkan stok pupuk bersubsidi itu mencapai 5.200 ton.
Menurut Kepala Pusri Kabupaten Pringsewu Diki Zulkarnain, petani tidak perlu khawatir soal pupuk, sebab untuk musim tanam gadu tahun 2019 stok pupuk melimpah.
Diki juga mengaku heran jika ada keluhan pupuk urea langka. Jika kelangkaan pupuk disebabkan karena distributor, maka pihak Pusri akan mengambil tindakan pemecatan. Tapi selama ini, menurutnya tidak ditemukan distributor nakal.
Dia menyatakan keluhan petani soal kelangkaan pupuk bisa jadi karena petani masuk dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). "Asalkan jelas alamatnya dan wilayah mana yang langka akan langsung di cek ke lapangan," ujar Diki.
Share
31 December 2025
PENGANTONGAN AKHIR 2025 DAN PENGANTONGAN AWAL TAHUN 2026
24 December 2025
PUSRI JADI PEMENANG TENIS MEJA PUPUK INDONESIA CUP 2025