PUSRI CERDAS ACADEMY 2026, DORONG MAHASISWA SIAP HADAPI DUNIA KERJA
Read More23 October 2026
PUSRI CERDAS ACADEMY 2026, DORONG MAHASISWA SIAP HADAPI DUNIA KERJA
Read More
21 October 2026
PALEMBANG - Pengembangan diri menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi persaingan di dunia kerja. Hal ini menjadi fokus Pusri Cerdas Academy (PCA) Tahun 2026 yang dilaksanakan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Persero) pada Selasa (20/10), dengan menghadirkan pembekalan mengenai soft skill dan personal branding bagi mahasiswa penerima beasiswa agar mampu mengenali potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan langkah menuju dunia profesional.
Mengusung tema “Be Visible, Be Valuable: From Campus Journey to Career Identity”, kegiatan ini diikuti oleh 67 mahasiswa penerima beasiswa secara hybrid, dengan 40 mahasiswa hadir secara langsung dan 27 mahasiswa mengikuti kegiatan secara daring. Peserta luring berasal dari Universitas Sriwijaya, Politeknik Negeri Sriwijaya, dan UIN Raden Fatah Palembang. Sementara itu, peserta daring berasal dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Bengkulu, Universitas Lampung, dan Institut Pertanian Bogor.
Kegiatan dibuka oleh SVP Pemeliharaan Pusri, Agung Prasetyanto Nugroho, serta dihadiri Kepala Subdirektorat Kesejahteraan dan Prestasi Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Zazili, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang, Syahril Jamil, dan Camat Kalidoni.
Sekretaris Perusahaan Pusri, Indah Irmayani, hadir sebagai salah satu narasumber yang menyampaikan materi pertama. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan yang relevan dengan perjalanan mahasiswa dalam membangun kapasitas diri dan mempersiapkan identitas profesional sejak masa perkuliahan.
Dalam pemaparannya, Indah Irmayani menyampaikan, “Mahasiswa perlu memanfaatkan masa perkuliahan tidak hanya untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, membangun kepercayaan diri, serta mengenali potensi yang dimiliki. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting agar mahasiswa dapat menunjukkan nilai dan kontribusi dirinya ketika memasuki dunia profesional.”
Ia juga menekankan pentingnya membangun personal branding secara positif melalui sikap, kompetensi, dan konsistensi dalam berkarya. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu mengenali keunggulan dirinya sekaligus mempersiapkan langkah karier yang sesuai dengan potensi dan tujuan masa depan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi materi mengenai perjalanan kampus hingga dunia karier dan strategi personal branding yang disampaikan oleh Yusril Iza Mahendra, alumni penerima Beasiswa Anak Petani Jadi Sarjana (APJS), serta Linda Septiani Sebianto, seorang public speaker, youth leader, dan literacy advocate.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula penyerahan simbolis Beasiswa APJS dan PCA yang diwakili oleh mahasiswa penerima beasiswa. Momen ini menjadi bentuk keberlanjutan dukungan Pusri terhadap akses pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda.
Melalui Pusri Cerdas Academy, Pusri berharap mahasiswa penerima beasiswa dapat terus mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan membangun identitas profesional sejak di bangku kuliah. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya anak petani dan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.
***
Palembang, 21 Oktober 2026
|
Informasi lebih lanjut : VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi – 08127378730 |
Layanan Pelanggan : Telpon Bebas Pulsa : 08001008001 WhatsApp : 081110001959 Email : [email protected] |
21 October 2026
PALEMBANG – Produk songket khas Sumatera Selatan dan pempek Palembang menjadi andalan dua UMKM binaan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Persero) dalam Kadin Sumsel Expo 2026 ke-4 dan IFBEX (International Franchise and Business Expo). Berlangsung pada 15–18 Oktober 2026 di Atrium Palembang Square (PS) Mall, Palembang, keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
Dalam pameran yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sumatera Selatan tersebut, Pusri menghadirkan Cek Romlah Songket dan Pempek Rizky. Kedua UMKM ini membawa produk unggulan yang mencerminkan potensi usaha lokal Sumatera Selatan, mulai dari kerajinan wastra hingga kuliner khas Palembang.
Cek Romlah Songket menampilkan kain songket yang memiliki nilai budaya dan menjadi bagian dari kekayaan kerajinan daerah. Sementara itu, Pempek Rizky menawarkan pempek sebagai salah satu kuliner khas Palembang yang memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.
Partisipasi dalam pameran ini memberikan ruang bagi kedua UMKM untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada pengunjung, berinteraksi dengan calon konsumen, serta membuka peluang jaringan dan kerja sama usaha. Kehadiran dalam ajang promosi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan pengenalan produk sekaligus membantu pelaku UMKM menjangkau pasar yang lebih luas.
VP TJSL Pusri, Rahmawati, menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM binaan dalam pameran menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan potensi produknya.
“Melalui keikutsertaan dalam Kadin Sumsel Expo 2026, kami berharap produk UMKM binaan Pusri semakin dikenal masyarakat dan memiliki kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kami ingin para pelaku UMKM terus berkembang, semakin percaya diri dalam memasarkan produknya, serta mampu meningkatkan daya saing di tengah peluang pasar yang terus terbuka,” ujar Rahmawati.
Pusri terus mendorong pengembangan UMKM binaan melalui berbagai bentuk dukungan, termasuk fasilitasi promosi dan pembukaan akses terhadap peluang pengembangan usaha. Upaya ini diharapkan dapat membantu UMKM menjadi semakin mandiri dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Masyarakat Palembang dan pengunjung PS Mall dapat mengunjungi booth Pusri selama penyelenggaraan Kadin Sumsel Expo 2026 untuk melihat langsung serta membeli produk unggulan Cek Romlah Songket dan Pempek Rizky. Dukungan terhadap produk lokal diharapkan dapat membantu keberlanjutan usaha UMKM binaan sekaligus memperkuat potensi ekonomi Sumatera Selatan.
***
Palembang, 21 Oktober 2026
|
Informasi lebih lanjut : VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi – 08127378730 |
Layanan Pelanggan : Telpon Bebas Pulsa : 08001008001 WhatsApp : 081110001959 Email : [email protected] |
20 October 2026
PALEMBANG – Komitmen PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Persero) dalam mendukung lingkungan kerja yang ramah keluarga mendapat apresiasi dari Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sumatera Selatan. Mewakili Pusri, Ketua Yayasan Sosial Pendidikan Pusri (YSPP), Virgianti, menerima apresiasi atas dukungan perusahaan terhadap penyelenggaraan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), yang diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (20/10).
Apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan Penguatan Penyelenggaraan TAMASYA yang merupakan bagian dari program prioritas atau Quick Wins KSPK di Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini juga diisi dengan peluncuran TAMASYA di lingkungan Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan serta penyerahan penghargaan kepada perusahaan dan mitra kerja yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan program tersebut.
Program TAMASYA menjadi salah satu upaya untuk memperkuat layanan pengasuhan anak dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Dukungan ini penting untuk mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membantu orang tua dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga.
Bagi Pusri, keberadaan daycare merupakan salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kebutuhan karyawan dan keluarganya. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu orang tua merasa lebih tenang saat bekerja karena kebutuhan pengasuhan anak tetap menjadi perhatian. Selain itu, layanan daycare juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga dan mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan.
Virgianti, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pengasuhan anak merupakan hal penting dalam membangun lingkungan kerja yang memperhatikan kebutuhan keluarga karyawan.
“Melalui keberadaan daycare, kami berharap para orang tua dapat bekerja dengan lebih tenang karena anak-anak mendapatkan pengasuhan yang baik selama mereka menjalankan aktivitas pekerjaan. Bagi kami, perhatian terhadap keluarga merupakan bagian penting dari upaya mendukung kesejahteraan karyawan. Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung lingkungan yang ramah keluarga dan memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak,” ujar Virgianti.
Melalui dukungan terhadap program TAMASYA, Pusri berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus diperkuat dalam mendorong penyelenggaraan layanan pengasuhan anak yang berkualitas. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga karyawan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pengasuhan anak sejak usia dini.
***
Palembang, 20 Oktober 2026
|
Informasi lebih lanjut : VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi – 08127378730 |
Layanan Pelanggan : Telpon Bebas Pulsa : 08001008001 WhatsApp : 081110001959 Email : [email protected] |
25 August 2026
PALEMBANG, SUMEKS.CO – Menghadapi periode musim kemarau, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memastikan ketersediaan stok pupuk serta kelancaran pelayanan dan distribusi di wilayah kerja perusahaan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan Pusri dalam mengantisipasi dinamika kebutuhan pupuk di lapangan sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan kepada pelanggan dan petani.
Berdasarkan posisi stok per 23 Agustus 2026, Pusri memiliki ketersediaan pupuk bersubsidi sebanyak 141.657,282 Ton, yang terdiri dari 120.593,76 ton urea dan 21.063,522 ton NPK. Stok tersebut tentunya terus dipantau untuk memastikan ketersediaannya dapat mendukung kebutuhan di masing-masing wilayah.
Dengan realisasi penyaluran pupuk s.d 23 Agustus 2026 adalah sebesar 970.895,90 Ton untuk urea bersubsidi dan 300.759,05 ton untuk NPK bersubsidi.
Musim kemarau dapat memengaruhi aktivitas pertanian dan pola musim tanam di sejumlah wilayah. Untuk itu, Pusri melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat pemantauan stok, kebutuhan wilayah, serta koordinasi antara unit kerja dan jaringan distribusi.
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, mengatakan bahwa kondisi musim kemarau menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan perusahaan dalam menjaga kesiapan distribusi pupuk.
“Ditengah musim kemarau, Pusri terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di masing-masing wilayah, termasuk perkembangan kebutuhan pupuk dan posisi stok. Kami memastikan stok tetap tersedia dan pelayanan distribusi terus berjalan, sehingga ketika kebutuhan meningkat, Pusri siap mendukung ketersediaan pupuknya,” ujar Rustam.
Menurut Rustam, kesiapan tersebut tidak hanya dilakukan melalui penyediaan stok, tetapi juga dengan memastikan koordinasi dan distribusi berjalan secara optimal. Pusri terus memantau pergerakan stok dari lini distribusi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan di lapangan. “Kami tidak hanya melihat kondisi stok saat ini, tetapi juga mengantisipasi kebutuhan ke depan.
Koordinasi antarunit terus diperkuat agar distribusi dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan wilayah. Dengan begitu, masyarakat dan petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk,” jelasnya. Selain menjaga ketersediaan pupuk, Pusri juga mendorong penggunaan pupuk secara tepat dan berimbang sesuai kebutuhan tanaman.
Edukasi mengenai pemupukan yang tepat menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membantu petani menjaga produktivitas pertanian di tengah kondisi cuaca yang dinamis.
“Kami mengajak petani untuk tetap mengikuti rekomendasi pemupukan sesuai jenis tanaman dan kebutuhannya. Pusri akan terus hadir melalui ketersediaan produk, pelayanan distribusi, serta edukasi agar penggunaan pupuk dapat dilakukan secara efektif dan memberikan manfaat optimal bagi tanaman,” tambah Rustam.
17 August 2026
PALEMBANG, SUMEKS.CO- Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pusri Palembang menggelar rangkaian kegiatan penuh semangat kebersamaan pada Senin 17 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, dilanjutkan dengan berbagai perlombaan bagi karyawan dan karyawati, serta Pesta Rakyat pada sore hari.
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dipimpin langsung oleh Direktur Utama Pusri, Maryono yang bertindak sebagai Pembina Upacara.
Serta turut dihadiri oleh jajaran Direksi Pusri serta insan Pusri sebagai peserta upacara. Dalam pelaksanaan upacara, jajaran VP Pusri turut mengambil peran sebagai petugas upacara.
Keterlibatan jajaran manajemen tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh insan Pusri dalam memperingati momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Usai pelaksanaan upacara, semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlanjut dengan Lomba Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Softball Kompleks Pusri.
Kegiatan ini diikuti oleh karyawan, karyawati Pusri serta PIKA PSP dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Sejumlah perlombaan turut memeriahkan kegiatan, di antaranya Caterpillar Baloon yang diikuti secara beregu dengan lima orang peserta.
Ada pula Balap Sarung dengan tiga orang peserta dalam satu tim, Tarik Tambang dengan delapan orang peserta dalam satu tim.Kemudian perlombaan individu Makan Kerupuk dan Dancing Bee.
Beragam perlombaan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan.
Serta menumbuhkan semangat sportivitas dan gotong royong antar insan Pusri.
28 August 2026
JAKARTA, SUMEKS.CO — Kabar membanggakan datang dari Desa Tebat Benawa, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa berhasil meraih Terbaik I Skema Hutan Adat pada Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026.
Desa Binaan Pusri Tebat Benawa Raih Terbaik I Wana Lestari 2026--
Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.
Penghargaan Wana Lestari diserahkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis 13 Agustus, dan diterima langsung oleh Ketua LPHA Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Budiono.
Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Kehutanan kepada perorangan, kelompok, dan masyarakat yang berprestasi serta menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan hutan.
Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.
Penghargaan Wana Lestari diserahkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis 13 Agustus, dan diterima langsung oleh Ketua LPHA Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Budiono.
Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Kehutanan kepada perorangan, kelompok, dan masyarakat yang berprestasi serta menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan hutan.
Capaian Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai salah satu Desa Binaan Pusri, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pusri. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
VP TJSL Pusri, Rahmawati menyampaikan, “Pusri turut bangga atas prestasi Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa sebagai Terbaik I Skema Hutan Adat Wana Lestari 2026.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen masyarakat dalam menjaga hutan serta mengelola potensi wilayah secara berkelanjutan”, terang Rahma.
Keberhasilan Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa tidak hanya sebagai pencapaian dalam bidang lingkungan, tetapi juga sebagai bukti bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga sumber daya alam sekaligus mengembangkan potensi lokal.
Keterlibatan aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan hutan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi saat ini maupun mendatang.