Pusri News

Mass Media News

Find out the latest information about Pusri from the media spotlight.

news-1

28 September 2025

PUSRI IIIB OPERASI 2027, PUPUK INDONESIA CANANGKAN REVITALISASI PABRIK TUA

Bisnis.com, SURABAYA - PT Pupuk Indonesia (Persero) memulai pembangunan Pabrik Pusri IIIB melalui anak usahanya PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri). Proyek pabrik pupuk ini disebut sebagai bagian dari strategi revitalisasi industri pupuk nasional.

Proyek ini diperkirakan membutuhkan investasi mencapai lebih dari Rp10 triliun. Pada 2023 lalu, 8 Bank telah menyatakan komitmennya berupa kredit sindikasi senilai Rp9,32 triliun. Delapan bank yang terlibat saat itu antara lain BNI, Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Jabar Banten (BJB), dan Bank Sumsel Babel (BSB). 

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan Pusri IIIB akan menggantikan pabrik lama sekaligus menghadirkan infrastruktur modern yang mampu meningkatkan efisiensi konsumsi gas dari 32 MMBTU per ton menjadi 21,7 MMBTU per ton urea. Efisiensi tersebut setara dengan penghematan biaya produksi sekitar Rp1,5 triliun per tahun.

“Kami sedang membangun satu pabrik bernama Pusri IIIB yang akan menggantikan pabrik yang sudah tua. Keberadaan pabrik ini akan menjadikan Pusri sebagai perusahaan pupuk tertua, tetapi dengan rata-rata umur pabrik yang paling muda dan paling efisien,” katanya dalam keterangan resminya, Jumat (26/9/2025).

Rahmad menjelaskan, pembangunan Pusri IIIB merupakan bagian dari komitmen Pupuk Indonesia dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk bagi petani. Strategi revitalisasi dilakukan melalui modernisasi fasilitas produksi yang sudah beroperasi sejak 1970-an dan pembangunan pabrik baru untuk meningkatkan efisiensi energi dan menekan biaya produksi.

Dengan kapasitas produksi dirancang sekitar 907.000 ton urea dan 660.000 ton amonia per tahun, Pusri IIIB diharapkan dapat menggantikan kontribusi pabrik lama yang sudah menurun kinerjanya akibat faktor usia. Modernisasi ini juga penting untuk mendukung target pemerintah mencapai swasembada pangan dan mengamankan pasokan pupuk nasional dalam jangka panjang.

“Ke depan kami akan melakukan revitalisasi, karena pabrik-pabrik kami sudah tua. Kami sudah lama tidak melakukan pembangunan pabrik sejak tahun 2003,” ujarnya.

Menurut Rahmad, dari total 15 pabrik urea yang dimiliki Pupuk Indonesia, delapan di antaranya telah beroperasi lebih dari 30 tahun. Kondisi ini menyebabkan rata-rata konsumsi gas untuk memproduksi 1 ton urea mencapai 28 MMBTU, lebih tinggi dibandingkan standar global yang berkisar 24–25 MMBTU. Bahkan, pada delapan pabrik tertua, konsumsi gas bisa mencapai 32,2 MMBTU per ton urea.

“Untuk urea saat ini rasio konsumsi energi kami tinggi sekali, rata-rata rasio konsumsi gas itu adalah 28 MMBTU per ton urea,” ujarnya.

Karena itu, revitalisasi menjadi langkah strategis untuk mengatasi tantangan pabrik tua yang tidak efisien. Melalui proyek Pusri IIIB dan modernisasi lainnya, konsumsi gas di seluruh grup Pupuk Indonesia ditargetkan dapat ditekan menjadi 25 MMBTU per ton urea pada 2035. Penurunan ini akan menghemat biaya produksi secara signifikan, memperbaiki margin keuntungan, sekaligus menjaga keterjangkauan harga pupuk bagi petani.

“Pak Prabowo menempatkan bahwa ketahanan pangan sebagai sebuah fundamental utama dan kami sangat bersemangat untuk bisa terus mendukung ketahanan pangan nasional,” ucap Rahmad.

Pemerintah telah menetapkan ketahanan pangan sebagai prioritas dalam agenda pembangunan nasional. Dengan permintaan pupuk yang terus meningkat—mencapai lebih dari 9 juta ton per tahun untuk kebutuhan pertanian dalam negeri. Kehadiran Pusri IIIB diyakini dapat menjadi salah satu penopang utama kebijakan tersebut.

Pupuk Indonesia sendiri saat ini menguasai sekitar 90% pangsa pasar pupuk nasional dengan total kapasitas produksi urea mencapai lebih dari 8 juta ton per tahun.

 

Sumber : https://ekonomi.bisnis.com/read/20250928/257/1915337/pusri-iiib-operasi-2027-pupuk-indonesia-canangkan-revitalisasi-pabrik-tua

Read More
news-1

27 September 2025

PUPUK INDONESIA BIDIK EFISIENSI ENERGI LEWAT REVITALISASI PABRIK

PT Pupuk Indonesia (Persero) tengah menyiapkan langkah besar berupa revitalisasi pabrik-pabrik pupuknya. Upaya ini ditempuh untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan biaya produksi agar harga pupuk bagi petani tetap terjangkau.

 

Saat ini, Pupuk Indonesia mengoperasikan 15 pabrik urea. Namun, delapan di antaranya telah berusia lebih dari tiga dekade. Kondisi tersebut membuat kebutuhan energi, khususnya konsumsi gas, jauh lebih tinggi dibandingkan standar global.

 

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menjelaskan konsumsi gas rata-rata perusahaan mencapai 28 MMBTU untuk setiap ton urea, sementara pabrik yang sudah tua bahkan membutuhkan hingga 32,2 MMBTU.

 

“Rasio konsumsi energi kami masih cukup tinggi dibandingkan standar dunia,” ujarnya Rahmad dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (27/9/2025).

 

Untuk itu, revitalisasi menjadi pilihan strategis dengan dua langkah utama: memodernisasi fasilitas lama sekaligus membangun pabrik baru. Targetnya, konsumsi gas dapat ditekan hingga 25 MMBTU per ton urea pada 2035. Dengan efisiensi tersebut, ongkos produksi bisa berkurang signifikan sehingga berdampak pada harga pupuk subsidi maupun nonsubsidi.

 

Sebagai langkah awal, Pupuk Indonesia melalui PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) tengah mengerjakan pembangunan Pabrik Pusri IIIB. Proyek ini ditargetkan selesai pada 2027 untuk menggantikan pabrik lama.

 

Pusri IIIB diproyeksikan jauh lebih efisien, dengan konsumsi gas hanya 21,7 MMBTU per ton urea. Efisiensi ini setara dengan penghematan biaya sekitar Rp1,5 triliun per tahun.

 

“Pusri adalah perusahaan pupuk tertua di Indonesia. Namun dengan hadirnya Pabrik Pusri IIIB, rata-rata usia pabrik akan menjadi lebih muda dan tingkat efisiensinya semakin tinggi,” kata Rahmad.

 

Sumber : https://nasional.tvrinews.com/berita/tatwvj6-pupuk-indonesia-bidik-efisiensi-energi-lewat-revitalisasi-pabrik

Read More
news-1

27 September 2025

REVITALISASI INDUSTRI PUPUK: LANGKAH PUPUK INDONESIA JAGA KETAHANAN PANGAN

Di balik suburnya lahan pertanian Indonesia, terdapat pekerjaan besar yang tak terlihat: memastikan pupuk tersedia tepat waktu dan dengan harga yang terjangkau. PT Pupuk Indonesia (Persero), sebagai pemain utama dalam industri ini, tengah menghadapi tantangan yang tak sederhana. Sebagian besar pabriknya telah berusia puluhan tahun dan tak lagi seefisien dulu.

 

“Ke depan kami akan melakukan revitalisasi, karena pabrik-pabrik kami sudah tua. Kami sudah lama tidak melakukan pembangunan pabrik sejak tahun 2003,” ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dikutip SWA.co.id (27/9/2025). Ucapannya menggambarkan urgensi yang sedang dihadapi perusahaan pelat merah tersebut.

 

Rahmad mencontohkan kondisi pabrik Urea yang menjadi andalan perusahaan. Dari total 15 pabrik yang dimiliki, delapan sudah beroperasi lebih dari tiga dekade. Akibatnya, konsumsi gas untuk memproduksi satu ton Urea mencapai angka yang tak lagi ideal.

 

“Untuk Urea saat ini rasio konsumsi energi kami tinggi sekali, rata-rata rasio konsumsi gas itu adalah 28 MMBTU per ton Urea,” jelasnya. Untuk pabrik yang berusia di atas 30 tahun, angka itu bahkan bisa melonjak hingga 32,2 MMBTU per ton, jauh di atas standar global.

 

Kondisi tersebut membuat biaya produksi membengkak, yang pada akhirnya berpengaruh pada keterjangkauan harga pupuk bagi petani. Padahal, pupuk adalah salah satu kunci ketahanan pangan nasional.

 

“Pak Prabowo menempatkan bahwa ketahanan pangan sebagai sebuah fundamental utama dan kami sangat bersemangat untuk bisa terus mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Rahmad.

 

Revitalisasi pabrik pun menjadi prioritas utama. Pupuk Indonesia menargetkan konsumsi gas bisa ditekan menjadi 25 MMBTU per ton Urea pada 2035. Efisiensi energi ini diharapkan memberi dampak ganda: menurunkan biaya produksi sekaligus menjaga harga pupuk agar tetap bersahabat bagi petani.

 

Langkah nyata sudah dimulai. Melalui anak perusahaan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri), Pupuk Indonesia sedang membangun Pabrik Pusri IIIB. Pabrik ini akan menggantikan fasilitas lama yang sudah uzur.

 

Direncanakan selesai pada 2027, pabrik baru tersebut dirancang untuk memangkas konsumsi gas dari 32 MMBTU per ton menjadi hanya 21,7 MMBTU per ton Urea. Efisiensi ini diperkirakan bisa menghemat biaya produksi sekitar Rp1,5 triliun setiap tahun.

 

“Kami sedang membangun satu pabrik bernama Pusri IIIB yang akan menggantikan pabrik yang sudah tua. Keberadaan pabrik ini akan menjadikan Pusri sebagai perusahaan pupuk tertua, tetapi dengan rata-rata umur pabrik yang paling muda dan paling efisien,” ungkap Rahmad dengan nada optimistis.

 

Bagi Pupuk Indonesia, revitalisasi bukan sekadar proyek fisik membangun pabrik baru. Ini adalah upaya strategis yang menyentuh hulu hingga hilir, dengan tujuan jangka panjang: memastikan kebutuhan pupuk petani terpenuhi secara konsisten. Proses ini menuntut sinergi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pemasok energi, hingga komunitas petani itu sendiri. (*)

 

Sumber : https://swa.co.id/read/464252/revitalisasi-industri-pupuk-langkah-pupuk-indonesia-jaga-ketahanan-pangan

Read More
news-1

24 September 2025

PUSRI PALEMBANG PERKUAT PEMBERDAYAAN DESA TEBAT BENAWA LEWAT PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN BARISTA KOPI

SUMEKS.CO - PT Pusri Palembang, sebagai bagian dari holding PT Pupuk Indonesia (Persero), terus berkomitmen melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat.

 

Melalui Departemen TJSL, Pusri menyelenggarakan dua pelatihan penting di Desa Tebat Benawa, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, yaitu Pelatihan Digital Marketing dengan tema “Strategi Pemasaran Online” serta Pelatihan Kopi Kekinian** bertema “Pelatihan Dasar Barista Kopi”.

 

Program ini merupakan bentuk dukungan berkelanjutan Pusri terhadap perkembangan kelompok binaan Kopi Tebat Benawa, yang terdiri dari para pelaku UMK dan masyarakat sekitar.

 

Dengan adanya pelatihan ini, perusahaan berharap masyarakat desa lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jangkauan pasar melalui strategi pemasaran yang efektif.

 

Dalam pelatihan digital marketing, peserta dibekali materi seputar pemanfaatan media sosial, marketplace, hingga teknik branding digital.

 

Harapannya, produk unggulan desa seperti Kopi Ringkeh Tebat Benawa dapat dipasarkan lebih luas di tingkat lokal, regional, bahkan nasional.

 

Dengan strategi pemasaran online yang tepat, para pelaku UMK binaan diharapkan mampu meningkatkan penjualan serta memperkuat daya saing di pasar kopi yang semakin kompetitif.

 

Selain digital marketing, Pusri juga menghadirkan pelatihan dasar barista kopi. Kegiatan ini sangat relevan dengan potensi Pagaralam sebagai daerah penghasil kopi unggulan di Sumatera Selatan.

 

Peserta mendapatkan keterampilan meracik kopi, membuat minuman kopi kekinian, hingga memahami tren pasar modern.

 

Dengan keterampilan ini, masyarakat tidak hanya menjual kopi mentah, tetapi juga dapat mengolahnya menjadi produk bernilai tambah tinggi yang siap bersaing di pasar modern.

 

 

VP TJSL Pusri, Alde Dyanrini menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian masyarakat.

 

“Kami berharap pelatihan ini dapat membantu kelompok binaan lebih siap menghadapi persaingan bisnis melalui strategi pemasaran online, sekaligus meningkatkan keterampilan secara berkelanjutan. Pusri berkomitmen mendukung transformasi masyarakat desa agar mampu mandiri, berdaya saing, dan memberikan nilai tambah bagi daerahnya,” ujarnya.

 

Pusri meyakini, keberhasilan program ini akan membawa dampak positif tidak hanya pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga dalam membuka peluang usaha baru, memperkuat perekonomian lokal, serta mendorong Desa Tebat Benawa menjadi salah satu pusat kopi unggulan di Sumatera Selatan.

 

Dengan sinergi antara keterampilan barista modern dan strategi digital marketing, Kopi Tebat Benawa diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus menjadi ikon kopi khas Pagaralam.

 

Sumber : https://sumeks.disway.id/read/764119/pusri-palembang-perkuat-pemberdayaan-desa-tebat-benawa-lewat-pelatihan-digital-marketing-dan-barista-kopi/15

Read More
news-1

09 September 2025

GUBERNUR SUMSEL DAN PT PUSRI BAHAS KETERSEDIAAN PUPUK

KBRN, Palembang:  Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menerima jajaran direksi PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang dalam sebuah pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat di ruang tamu Gubernur, Senin (8/9/2025). Turut hadir Direktur Utama PT Pusri, Maryono, bersama jajaran manajemen lainnya.

 

Pertemuan tersebut menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan PT Pusri. Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya kesamaan visi dan frekuensi dalam upaya menjaga ketersediaan pupuk bagi para petani di seluruh wilayah Sumsel.

 

Menurut Deru, ketersediaan pupuk yang stabil akan berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. “Saat ini pupuk sudah lebih mudah didapatkan oleh para petani. Namun, kita harus terus berupaya mempercepat produksi dan meningkatkan pengawasan agar tidak terjadi kelangkaan di lapangan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas produksi dan kelancaran distribusi akan menjadi kunci dalam menghindari masalah kelangkaan pupuk. Dengan pasokan yang cukup dan tepat waktu, petani diharapkan mampu meningkatkan hasil panen serta mendukung program ketahanan pangan nasional.

 

Pertemuan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan BUMN strategis seperti PT Pusri. Dukungan nyata dari perusahaan pupuk pelat merah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran Sumsel sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

 

Direktur Utama PT Pusri, Maryono, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan Gubernur Sumsel. Ia menegaskan bahwa PT Pusri siap berkolaborasi dalam memastikan distribusi pupuk berjalan lancar hingga ke tingkat petani.

 

Sinergi antara Pemprov Sumsel dan PT Pusri ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus mewujudkan kesejahteraan petani di Bumi Sriwijaya.

 

Sumber : https://rri.co.id/palembang/daerah/1822014/gubernur-sumsel-dan-pt-pusri-bahas-ketersediaan-pupuk

Read More
news-1

09 September 2025

PUSRI CETAK WIRAUSAHA MUDA LEWAT PROGRAM RBS STUDENTPRENEUR

PALEMBANG, PALPOS.ID – PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui Rumah BUMN Sumsel terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan di kalangan generasi muda.

 

Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui program RBS Studentpreneur dengan tema “Jadi Pengusaha Sejak Sekolah” yang digelar di Ruang Aula SMA Pusri Palembang, Rabu (3/9).

 

Program ini diinisiasi oleh CEO dan CFO Muda Rumah BUMN Sumsel sebagai bentuk jawaban atas tantangan dunia kerja dan bisnis yang semakin kompetitif.

 

Anak muda tidak hanya dituntut menjadi pencari kerja, tetapi juga didorong untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru.

 

Melalui kegiatan ini, para pelajar dibekali keberanian, kreativitas, serta kemampuan manajerial sejak dini agar mampu berdaya saing di masa depan.

 

Acara menghadirkan narasumber inspiratif yang membawakan materi seputar kewirausahaan dan strategi bersosial media yang efektif.

 

Para peserta mendapatkan insight bagaimana memulai bisnis dari ide sederhana, mengelola kelompok usaha, hingga strategi memasarkan produk dengan lebih luas.

 

Dalam sambutannya, CEO Muda Rumah BUMN Sumsel, Awaluddin Alfarisi, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan nyata bagi pertumbuhan wirausaha muda di Palembang.

 

“Anak-anak muda harus berani bermimpi dan mencoba sejak dini.

 

Dengan bimbingan yang tepat, siswa-siswi sekolah sudah bisa belajar mengelola usaha kecil bahkan sebelum lulus sekolah,” ujarnya.

 

Sementara itu, VP TJSL Pusri, Alde Dyanrini menegaskan bahwa RBS Studentpreneur menjadi wadah strategis untuk melahirkan pengusaha muda baru yang inovatif.

 

“Kami percaya bahwa menumbuhkan jiwa entrepreneur sejak sekolah akan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan UMKM dan ekonomi lokal.

 

Melalui kolaborasi ini, Pusri berharap dapat melahirkan lebih banyak inovator muda di Sumatera Selatan,” jelas Alde.

 

Program ini juga menghadirkan kisah sukses siswa yang telah berani merintis usaha, salah satunya Regina, siswi SMA Pusri, yang membuat produk Buket dari Pipe Cleaner.

 

Produk inovatif ini mendapat respons positif dari lingkungan sekolah hingga menjadi peluang usaha kecil yang berpotensi berkembang.

 

Lebih dari 100 pelajar antusias mengikuti kegiatan ini, membuktikan semangat tinggi generasi muda Palembang untuk belajar, berinovasi, dan berwirausaha sejak dini.

 

Sumber : https://palpos.disway.id/read/700338/pusri-cetak-wirausaha-muda-lewat-program-rbs-studentpreneur/15

Read More
news-1

08 September 2025

GUBERNUR HERMAN DERU TEKANKAN PENTINGNYA DISTRIBUSI PUPUK UNTUK PERTANIAN SUMSEL

PALEMBANG, Halosumsel – Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru menegaskan pentingnya peran PT Pusri Palembang sebagai tulang punggung sektor pertanian di daerah. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi Direktur Utama baru PT Pusri, Maryono, bersama jajaran direksi, Senin (8/9/2025) siang di Ruang Tamu Gubernur.

 

Audiensi ini menjadi momen penting karena Pusri merupakan salah satu BUMN strategis yang beroperasi di Sumsel. Selain memperkenalkan jajaran manajemen baru, pertemuan juga membahas arah kebijakan perusahaan dalam mendukung kebutuhan pupuk nasional, khususnya di Sumsel.

 

“Pusri ini bukan hanya perusahaan, tapi bagian dari Sumsel. Karena itu harus ada kesamaan langkah dalam mengembangkan sektor pertanian,” kata Herman Deru.

 

Dirut PT Pusri Maryono hadir bersama Direktur Keuangan dan Umum R. Eric Juliana Rachman, Direktur Manajemen Risiko Panji Winanteya Ruky, dan Sekretaris Perusahaan Indah Irmayani. Mereka menyatakan kesiapan melanjutkan kiprah Pusri sebagai produsen pupuk terbesar di Indonesia.

 

Gubernur meminta agar distribusi pupuk di Sumsel menjadi prioritas utama. Ia menegaskan, kelangkaan pupuk tidak boleh terjadi di daerah yang justru menjadi produsen pupuk nasional.

 

“Sumsel ini basis produksi pupuk. Tidak pantas jika masyarakat kita justru kesulitan mendapatkannya,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Herman Deru menyoroti pentingnya inovasi dalam industri pupuk. Menurutnya, Pusri perlu mengembangkan strategi hilirisasi yang tidak hanya berorientasi produksi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan distribusi yang efisien.

 

Dengan luas lahan sawah 519 ribu hektare, Herman Deru yakin Pusri dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan target Sumsel naik ke peringkat tiga besar penghasil beras nasional. “Dukungan pupuk yang tepat waktu akan menentukan produktivitas. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

 

Sejak awal kepemimpinannya, Herman Deru telah membawa Sumsel naik peringkat dari posisi delapan menjadi lima besar penghasil beras nasional. Target berikutnya adalah posisi tiga besar, yang menurutnya sangat mungkin dicapai dengan dukungan Pusri.

 

Maryono menyambut positif arahan tersebut. Ia menyatakan siap menjaga kesinambungan pasokan pupuk di Sumsel. “Kami berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan daerah dan nasional,” ucapnya.

 

Pertemuan itu juga dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Ir. Basyaruddin Akhmad, Kepala Dinas Kominfo Rika Efianti, serta Plt Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Dr. Darmayanti.

 

Sinergi ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Pusri dan Pemprov Sumsel dalam memperkuat hilirisasi pertanian, sekaligus memastikan ketersediaan pupuk yang merata untuk seluruh petani di daerah. (*)

 

editor :ron

Sumber : https://lahathotline.com/2025/09/08/gubernur-herman-deru-tekankan-pentingnya-distribusi-pupuk-untuk-pertanian-sumsel/

Read More
news-1

29 August 2025

TEMBUS 1.637, SRINOVA 2025 DORONG INOVASI BERKELANJUTAN DAN BUKTI NYATA PT PUSRI PALEMBANG

PALEMBANG, SUMEKS.CO - PT Pusri Palembang kembali membuktikan komitmennya dalam berinovasi melalui ajang SRINOVA 2025. Dengan tema Time Travel Innovation acara ini berhasil melahirkan 1.637 inovasi, termasuk LIFT-SCAN. Yaitu sebuah teknologi canggih yang tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga membuka peluang bisnis baru di sektor inspeksi.

 

Inovasi ini digadang-gadang mampu meningkatkan daya saing perusahaan di pasar eksternal. Direktur Utama Pusri, Maryono, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat inovasi insan Pusri.

 

“Inovasi tidak hanya menjadi solusi bagi tantangan operasional, tetapi juga kunci daya saing Pusri ke depan. Dengan kreativitas dan keberanian untuk bertransformasi, kita mampu menghadirkan terobosan yang memberi dampak nyata, baik dari sisi efisiensi, keandalan pabrik, hingga peluang komersialisasi produk baru,” ujar Maryono.

 

Selain itu, SRINOVA 2025 juga menandai langkah strategis Pusri dalam mendorong keberlanjutan inovasi.

 

Antara lain dengan program inkubasi inovasi, pendaftaran kekayaan intelektual, serta dorongan untuk komersialisasi hasil inovasi.

 

Pemenang SRINOVA juga akan dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat Pupuk Indonesia Group, yaitu melalui Pupuk Indonesia Quality & Innovation (PIQI) serta konvensi inovasi internasional.

 

Ketua Panitia SRINOVA 2025 yang juga SVP Transformasi Bisnis, Agus Waluyo, menambahkan bahwa tingkat partisipasi tahun ini meningkat signifikan.

 

“Keterlibatan karyawan pada ajan inovasi tahun ini mencapai 149,4% dari target, hal ini menunjukkan bahwa semangat inovasi telah menjadi budaya dan DNA di Pusri,” jelas Agus.

 

Pada Awarding Night SRINOVA 2025 yang digelar 26 Agustus 2025, diputuskan Grand Champion SRINOVA 2025 yaitu dari PKM Revenue dengan inovasi berjudul LIFT SCAN (Liftwheel Integrated Frequency Tracking & Scanning).

 

Ini adalah inovasi  yang berfokus untuk meningkatkan revenue perusahaan dari jasa pelayanan pabrik.

 

LIFT-SCAN merupakan peralatan pemeriksaan kondisi tube reformer yang memiliki kemampuan mendeteksi jumlah penyebaran void & fissure.

 

Alat ini mampu mengukur perubahan diameter tube reformer yang diakibatkan proses creep pada tube reformer selama di operasikan.

 

 

LIFT-SCAN akan mampu memberikan layanan pengujian tube reformer yang lebih akurat, efisien dan kompetitif sehingga berpotensi membuka peluang pasar baru di bidang jasa inspeksi pengujian tube reformer di Indonesia.

 

Inovasi ini digagas oleh tim PKM Revenue dari Kompartemen Jaminan Kualitas Pemeliharaan bekerja sama dengan Departemen Keandalan dan Departemen Jasa Pelayanan Pabrik.

 

Maryono mengatakan inovasi LIFT-SCAN membuktikan bahwa Insan Pusri mampu menciptakan inovasi tidak hanya untuk efisiensi internal, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing perusahaan di sektor eksternal.

 

Inilah bukti nyata bahwa inovasi Pusri semakin relevan dan memiliki nilai komersial tinggi,” ujar Maryono

 

Maryono menutup dengan harapan agar seluruh insan Pusri terus mengasah kreativitas dan keberanian untuk menghadirkan solusi baru.

 

“Mari jadikan inovasi sebagai budaya kerja dan DNA Insan Pusri. Dengan semangat kolaborasi dan keberanian untuk bereksperimen, kita akan mampu menjawab setiap tantangan dan menjadikan Pusri semakin unggul di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Maryono.

 

Sumber : https://sumeks.disway.id/read/761801/tembus-1637-srinova-2025-dorong-inovasi-berkelanjutan-dan-bukti-nyata-pt-pusri-palembang/15

Read More
news-1

29 August 2025

INSAN PUSRI HADIRKAN 1.637 INOVASI, DORONG BUDAYA INOVASI BERKELANJUTAN

PALEMBANG – PT Pusri Palembang sebagai bagian dari PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali menggelar ajang inovasi tahunan SRINOVA (Sriwijaya Innovation Awards) 2025 dengan tema “Time Travel Innovation”.

 

Tema ini menggambarkan filosofi Rewind, Remix, Reinvent yang mengajak Insan Pusri untuk belajar dari masa lalu, mencerminkan budaya eksperimen, serta berani melahirkan cara-cara baru untuk menjawab tantangan masa depan.

 

Pada SRINOVA 2025, sebanyak 1.637 inovasi lahir dari insan Pusri, mencakup bidang digitalisasi, sustainability, growth, hingga kategori baru yaitu Blue Ocean Strategy (BOS).

 

Melalui seleksi sejak 15–17 Juli 2025 hingga puncak acara Innovation Exhibition & Grand Final pada 26 Agustus 2025, ajang ini berhasil menampilkan Top 20 Inovasi terbaik, termasuk 3 besar Blue Ocean Strategy Innovation.

 

Hadir dalam acara puncak inovasi tersebut jajaran Komisaris Utama Pusri, Siti Nurizka Puteri Jaya beserta jajaran Komisaris lainnya, Direksi Pusri yaitu Direktur Utama Maryono, Direktur Operasi & Produksi Sholikin, Direktur Keuangan & Umum R Eric Juliana Rachman, Direktur Manajemen Risiko, Panji Wintaneya Ruky , jajaran SVP dan VP, serta para inovator Pusri.

 

Direktur Utama Pusri, Maryono, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat inovasi insan Pusri.

 

“Inovasi tidak hanya menjadi solusi bagi tantangan operasional, tetapi juga kunci daya saing Pusri ke depan. Dengan kreativitas dan keberanian untuk bertransformasi, kita mampu menghadirkan terobosan yang memberi dampak nyata, baik dari sisi efisiensi, keandalan pabrik, hingga peluang komersialisasi produk baru,” ujar Maryono.

 

Selain itu, SRINOVA 2025 juga menandai langkah strategis Pusri dalam mendorong keberlanjutan inovasi, antara lain dengan program inkubasi inovasi, pendaftaran kekayaan intelektual, serta dorongan untuk komersialisasi hasil inovasi.

 

Pemenang SRINOVA juga akan dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat Pupuk Indonesia Group, yaitu melalui Pupuk Indonesia Quality & Innovation (PIQI) serta konvensi inovasi internasional.

 

Ketua Panitia SRINOVA 2025 yang juga SVP Transformasi Bisnis, Agus Waluyo, menambahkan bahwa tingkat partisipasi tahun ini meningkat signifikan.

 

“Keterlibatan karyawan pada ajan inovasi tahun ini mencapai 149,4 persen dari target, hal ini menunjukkan bahwa semangat inovasi telah menjadi budaya dan DNA di Pusri,” jelas Agus.

 

Pada Awarding Night SRINOVA 2025 yang digelar 26 Agustus 2025, diputuskan Grand Champion SRINOVA 2025 yaitu dari PKM Revenue dengan inovasi berjudul LIFT SCAN (Liftwheel Integrated Frequency Tracking & Scanning) adalah inovasi yang berfokus untuk meningkatkan revenue perusahaan dari jasa pelayanan pabrik.

 

LIFT-SCAN merupakan peralatan pemeriksaan kondisi tube reformer yang memiliki kemampuan mendeteksi jumlah penyebaran void & fissure serta mengukur perubahan diameter tube reformer yang diakibatkan

proses creep pada tube reformer selama di operasikan.

 

LIFT-SCAN akan mampu memberikan layanan pengujian tube reformer yang lebih akurat, efisien dan kompetitif sehingga berpotensi membuka peluang pasar baru di bidang jasa inspeksi pengujian tube reformer di Indonesia.

 

Inovasi ini digagas oleh tim PKM Revenue dari Kompartemen Jaminan Kualitas Pemeliharaan bekerja sama dengan Departemen Keandalan dan Departemen Jasa Pelayanan Pabrik.

Maryono, mengapresiasi keberhasilan inovasi ini.

 

“Dengan Inovasi LIFT-SCAN membuktikan bahwa Insan Pusri mampu menciptakan inovasi tidak hanya untuk efisiensi internal, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing perusahaan di sektor eksternal. Inilah bukti nyata bahwa inovasi Pusri semakin relevan dan memiliki nilai komersial tinggi,” ujar Maryono

 

Maryono menutup dengan harapan agar seluruh insan Pusri terus mengasah kreativitas dan keberanian untuk menghadirkan solusi baru.

 

“Mari jadikan inovasi sebagai budaya kerja dan DNA Insan Pusri. Dengan semangat kolaborasi dan keberanian untuk bereksperimen, kita akan mampu menjawab setiap tantangan dan menjadikan Pusri semakin unggul di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Maryono.

 

Sumber : https://palembang.tribunnews.com/adv/1291630/insan-pusri-hadirkan-1637-inovasi-dorong-budaya-inovasi-berkelanjutan?page=2

 

 

Read More
news-1

24 August 2025

PUSRI GELAR PENGOBATAN GRATIS, 2.900 WARGA KAMPUNG SEHATI RASAKAN MANFAATNYA

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, sebagai bagian dari holding PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kali ini, melalui program Pengobatan Gratis “Klinik Sehati” yang berlangsung dari 19 hingga 28 Agustus 2025.

Program ini menyasar masyarakat di area yang dikenal sebagai Kampung Sehati, yang meliputi empat kelurahan: Sungai Buah, Sungai Selayur, Satu Ilir, dan Tiga Ilir.

Sebanyak 2.900 warga telah menerima layanan kesehatan secara cuma-cuma, mulai dari pemeriksaan umum hingga pemberian obat-obatan.

VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pusri, Alde Dyanrini, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan.

“Kesehatan adalah kebutuhan dasar yang harus bisa diakses semua lapisan masyarakat. Melalui Klinik Sehati, Pusri ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasional kami mendapatkan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Kami berharap program ini memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan,” ujar Alde.

Program Klinik Sehati merupakan bukti kepedulian Pusri terhadap kesejahteraan warga di sekitar area operasionalnya.

Pusri berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat melalui beragam program sosial, baik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun lingkungan.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam menciptakan dampak positif dan berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dengan demikian, Pusri tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan sosial.

 

Sumber : https://palembang.tribunnews.com/adv/1290923/pusri-gelar-pengobatan-gratis-2900-warga-kampung-sehati-rasakan-manfaatnya?lgn_method=google&google_btn=onetap

 

Read More
news-1

24 August 2025

PUSRI GELAR PENGOBATAN GRATIS DI KAMPUNG SEHATI

Palembang, Sumsel (ANTARA) - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang yang merupakan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program Pengobatan Gratis “Klinik Sehati” di Kampung Sehati, yang mencakup masyarakat empat kelurahan yakni Sungai Buah, Sungai Selayur, Satu Ilir, dan Tiga Ilir pada 19-28 Agustus 2025.

Melalui kegiatan ini, sebanyak 2.900 orang telah menerima manfaat layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga pemberian obat-obatan.

Program ini tidak hanya menjadi bentuk perhatian Pusri terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional.

VP TJSL Pusri Alde Dyanrini menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan.

“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui Klinik Sehati, Pusri ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan mendapatkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau dan berkualitas. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan,” ujar Alde.

Pusri senantiasa berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun lingkungan. Program “Klinik Sehati” menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan dampak positif dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan SDGs (Sustainable Development Goals).

Pewarta : Pewarta ANTARA
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2025

 

Sumber : https://sumsel.antaranews.com/berita/797305/pusri-gelar-pengobatan-gratis-di-kampung-sehati

 

 

Read More
news-1

10 August 2025

DORONG SWASEMBADA PANGAN, PUSRI GELAR PANEN RAYA DI BANGKA SELATAN

Bangka Selatan (ANTARA) - PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri), sebagai anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan Panen Raya Padi secara simbolis di hamparan Sungai Ulim, Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (7/8/2025)

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, Penanggung Jawab Satgas Swasembada Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kepala BRMP Padi) M. Thamrin, perwakilan dari Bulog, unsur TNI dan Polri, serta para petani Gapoktan Dungun Raya.

Panen raya ini sekaligus menjadi momentum peringatan bulan Kemerdekaan RI ke-80 dengan mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema tersebut selaras dengan semangat Pusri dalam mendorong swasembada pangan berkelanjutan, sejalan dengan Asta Cita Pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian sebagai komoditas strategis nasional.

Melalui Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) – Agrosolution, Pusri memberikan pendampingan intensif kepada petani berbasis prinsip pertanian berkelanjutan (Sustainable Farming). Demplot padi dalam program ini telah dimulai sejak tahap pra-tanam hingga panen, dengan hasil panen mencapai 8 ton per hektare, yakni pencapaian yang menunjukkan peningkatan produktivitas yang signifikan.

“Kami berkomitmen untuk hadir langsung di lapangan bersama para petani, memberikan solusi pertanian yang holistik dan berkelanjutan. Panen Raya hari ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara Pusri, pemerintah daerah, dan petani mampu menghasilkan produktivitas padi yang tinggi serta mendorong ketahanan pangan nasional,” terang Agus Waluyo, SVP Transformasi Bisnis Pusri.

Proses pendampingan dilakukan secara menyeluruh oleh tim ahli termasuk Direktur Pupuk Direktorat Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si., dengan mengimplementasikan pendekatan SID (Survey, Identifikasi, dan Design). Teknologi pertanian modern diterapkan mulai dari pengolahan tanah, pemilihan benih unggul, pola tanam, pengendalian hama, hingga pemupukan.

Dalam program ini, para petani juga didorong untuk menggunakan produk unggulan Pusri seperti Pupuk Hayati Bioripah dan pupuk mikro Nutremag, yang terbukti meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen secara optimal.


Pewarta : Pewarta ANTARA
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2025

 

Sumber : https://sumsel.antaranews.com/berita/796049/dorong-swasembada-pangan-pusri-gelar-panen-raya-di-bangka-selatan

 

Read More
Layanan Pelanggan Report Governance Public Info FAQ