Pusri News

Mass Media News

Find out the latest information about Pusri from the media spotlight.

news-1

19 September 2026

Sinergi BUMN: Pusri Gandeng Sang Hyang Seri Pasarkan Benih Lewat Agrosolution
Bisnis.com, PALEMBANG – PT Pupuk Sriwijaya Palembang menggandeng PT Sang Hyang Seri, BUMN penyedia benih, untuk memasarkan benih lewat program Agrosolution yang dirancang produsen pupuk tersebut.
 
 Direktur Utama PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang Tri Wahyudi Saleh mengatakan dalam kerja sama itu, PT Sang Hyang Seri (SHS) akan menyediakan benih untuk dipasarkan dalam Program Agrosolution dan platform digital MyPusri.
 
“Selain itu kami juga menunjuk PT SHS sebagai integrator dan sekaligus distributor pupuk, produk Pusri kebutuhan petani penangkaran SHS atau free market dalam Agrosolution,” katanya, Rabu (23/6/2021).
 
Tri menjelaskan Agrosolution merupakan program transformasi anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) itu, dalam rangka shifting penggunaan pupuk subsidi ke pupuk komersil.
 
“Melalui program ini kami berharap dapat memberikan nilai tambah peningkatan produktivitas tanaman kepada petani,” katanya. Menurut dia peningkatan produktivitas tanaman ditentukan mulai dari benih, pupuk dan pengelolaan budi daya tanaman yang baik. Untuk menunjang Program Agrosolution, perusahaan juga mengembangkan platform digital Agribisnis yang dinamakan MyPusri.
 
“Platform digital itulah yang menjadi hub antara produsen-produsen pupuk, benih, pestisida, sarana produksi pertanian (Saprotan) dengan petani,” katanya. Selain itu saluran tersebut juga menjadi hub antara petani dengan konsumen akhir hasil pertanian. Tri melanjutkan saat ini Pusri tidak hanya berorientasi pada pupuk urea, namun juga memproduksi pupuk NPK dan produk unggulan dari hasil riset yang bermanfaat untuk tanaman pangan dan perkebunan. Sementara itu, Direktur Utama PT SHS Karyawan Gunarso mengatakan perusahaan menyambut baik kerja sama dengan Pusri. “Ini merupakan sinergi yang dapat mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan,” katanya.
 
Read More
news-1

19 September 2026

Pusri-Sang Hyang Seri kerja sama pasarkan benih melalui program Agrosolution
Palembang (ANTARA) - PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) dan PT Sang Hyang Seri (SHS) bekerja sama dalam memasarkan benih dalam Program Agrosolution dan penggunaan sarana aplikasi digital agribisnis MyPusri
 
Rilis pers diterima Antara, Rabu, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Sang Hyang Seri (SHS) dilakukan di Kantor Pusri Perwakilan Jakarta, Rabu (23/6
 
Penandatanganan MoU ini dilaksanakan oleh Direktur Utama Pusri Tri Wahyudi Saleh dan Direktur Utama PT SHS Karyawan Gunarso dan dihadiri SVP Transformasi Bisnis Pusri Fachrurrazi beserta manajemen Pusri lainnya.
 
 Direktur PT Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan Pusri selaku anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) melakukan kerja sama B to B dengan PT SHS untuk mengoptimalkan implementasi Program Agrosolution.
 
Sejauh ini Pusri telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi dan kerja sama dengan beberapa perusahaan sejak memperkenalkan Program Agrosolution dalam setahun terakhir.
 
Program Agrosolution merupakan program transformasi dalam rangka mengajak petani beralih dari pupuk subsidi ke pupuk komersil.
 
Melalui program ini, Pusri berharap dapat memberikan nilai tambah peningkatan produktivitas tanaman kepada petani, yang mana hal itu sangat ditentukan benih, pupuk dan pengelolaan budi daya tanaman yang baik.
 
Untuk menunjang program Agrosolution ini, Pusri telah mengembangkan platform digital agribisnis MyPusri. Platform digital ini menjadi perangkat bagi produsen pupuk, benih, pestisida, sarana produksi pertanian untuk berhubungan dengan petani, dan juga perangkat untuk petani dengan konsumennya.
 
Pusri mengandeng PT SHS karena menyadari bahwa perusahaan merupakan penghasil produk agro industri yang bermutu, khususnya dalam penyediaan benih. Selain itu Pusri juga menunjuk PT SHS sebagai integrator dan sekaligus distributor pupuk.
 
Ke depannya Program Agrosolution ini akan terus disosialisasikan guna mendukung Pupuk Indonesia selaku holding dan uji coba platform MyPusri di daerah Indonesia lainnya.
 
Saat ini Pusri tidak hanya berorientasi pada pupuk urea, namun juga memproduksi pupuk NPK dan produk unggulan dari hasil riset yang bermanfaat untuk tanaman pangan dan perkebunan.
 
Pupuk NPK tersebut di produksi dengan formula sesuai kebutuhan tanaman, di antaranya NPK 15-15-15; NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan dan hortikultura NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk tanaman sawit, serta produk unggulan terbaru yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi.
 
Sementara itu Direktur Utama PT SHS Karyawan Gunarso mengatakan pihaknya menyambut baik kerja sama tersebut yang mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.
 
Dalam kerja sama ini PT SHS akan menyediakan benih untuk dipasarkan dalam Program Agrosolution dan platform MyPusri.


Sumber:https://sumsel.antaranews.com/berita/556162/pusri-sang-hyang-seri-kerja-sama-pasarkan-benih-melalui-program-agrosolution

 
           
Read More
news-1

19 September 2026

Pusri-Sang Hyang Seri Kerja Sama Agrosolusi Berbasis Digital
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pusri Palembang, menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan PT Sang Hyang Seri (SHS) tentang kerja sama terkait pemasaran benih pada Program Agrosolution dan Platform Digital Agribisnis MyPusri di Kantor Pusri Perwakilan Jakarta, Rabu (23/6).
 
Penandatanganan MoU ini dilaksanakan oleh Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh dan Direktur Utama PT SHS, Karyawan Gunarso dan dihadiri SVP Transformasi Bisnis Pusri, Fachrurrazi beserta manajemen Pusri lainnya.
 
Direktur Utama Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan Pusri telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi dan kerjasama dengan beberapa perusahaan dalam mengoptimalkan implementasi program agrosolution yang merupakan program transformasi dalam rangka shifting penggunaan pupuk subsidi ke pupuk komersil.
 
"Melalui program ini kami berharap dapat memberikan nilai tambah peningkatan produktivitas tanaman kepada petani yang mana peningkatan produktivitas tanaman ditentukan dari benih, pupuk dan pengelolaan budidaya tanaman yang baik," ujar Tri.
 
Untuk menunjang Program Agrosolution, lanjut Tri, Pusri telah mengembangkan platform digital Agribisnis yang dinamakan MyPusri. Paltform digital ini menjadi Hub antara produsen-produsen pupuk, benih, pestisida, Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) dengan petani dan HUB antara petani dengan konsumen akhir hasil pertanian (pengguna produk hasil pertanian).
"Kami juga menunjuk SHS sebagai integrator dan sekaligus distributor pupuk, produk Pusri kebutuhan petani penangkaran SHS atau free market dalam Agrosolution," ucap Tri.
 
Ke depannya, lanjut Tri, program agrosolution ini akan terus disosialisasikan guna mendukung Pupuk Indonesia selaku holding dan uji coba platform MyPusri di daerah Indonesia lainnya.
 
Saat ini, kata Tri, Pusri tidak hanya berorientasi pada pupuk urea, namun juga memproduksi pupuk NPK dan produk unggulan dari hasil riset yang bermanfaat untuk tanaman pangan dan perkebunan. Pupuk NPK tersebut di produksi dengan formula sesuai kebutuhan tanaman (tailor made), di antaranya NPK 15-15-15; NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan dan hortikultura NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk tanaman sawit, serta produk unggulan terbaru, yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi.
 
Direktur Utama SHS Karyawan Gunarso mengatakan SHS sebagai perusahaan penghasil produk agro industri bermutu yang bergerak di bidang pertanian, khususnya dalam penyediaan benih, menyambut baik kerja sama dengan Pusri. Karyawan mengatakan penandatanganan MoU ini merupakan sinergi yang baik antara Pusri dengan SHS dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
 
 "Dalam kerja sama ini, SHS akan menyediakan benih untuk dipasarkan dalam Program Agrosolution dan platform MyPusri," kata Karyawan.
 
Read More
news-1

19 September 2026

Pusri Gaet Sang Hyang Seri Kerjasama Agrosolution Berbasis Digital
JawaPos.com – PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) laksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Sang Hyang Seri (SHS) tentang kerjasama “B to B” antara Pusri dengan PT SHS dalam hal pemasaran benih pada Program Agrosolution dan Platform Digital Agribisnis MyPusri, yang dilaksanakan di Kantor Pusri Perwakilan Jakarta, Rabu (23/06).
 
Penandatanganan MoU ini dilaksanakan oleh Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh dan Direktur Utama PT SHS, Karyawan Gunarso dan dihadiri SVP Transformasi Bisnis Pusri, Fachrurrazi beserta manajemen Pusri lainnya.
 
Guna mengoptimalkan implementasi Program Agrosolution, Pusri telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi dan kerjasama dengan beberapa perusahaan. Program Agrosolution merupakan program transformasi dalam rangka shifting penggunaan pupuk subsidi ke pupuk komersil.
 
“Melalui program ini kami berharap dapat memberikan nilai tambah peningkatan produktivitas tanaman kepada petani dimana peningkatan produktivitas tanaman ditentukan dari benih, pupuk dan pengelolaan budidaya tanaman yang baik”, ujar Tri.
 
Untuk menunjang Program Agrosolution, Pusri telah mengembangkan platform digital Agribisnis yang dinamakan MyPusri. Paltform digital ini menjadi HUB antara produsen-produsen pupuk, benih, pestisida, Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) dengan petani dan HUB antara petani dengan konsumen akhir hasil pertanian (pengguna produk hasil pertanian).
 
PT SHS sebagai perusahaan penghasil produk agro industri bermutu yang bergerak di bidang pertanian khususnya dalam penyediaan benih. “Kami menyambut baik pelaksanaan acara ini, karena ini merupakan sinergi serta kerjasama yang baik antara Pusri dengan PT SHS, yang dapat mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan”, jelas Direktur Utama PT SHS.
 
Dalam kerjasama ini, PT SHS akan menyediakan benih untuk dipasarkan dalam Program Agrosolution dan platform MyPusri. “Selain itu kami juga menunjuk PT SHS sebagai integrator dan sekaligus distributor pupuk, produk Pusri kebutuhan petani penangkaran SHS atau free market dalam Agrosolution”, jelas Tri.
 
Kedepannya Program Agrosolution ini akan terus disosialisasikan guna mendukung Pupuk Indonesia selaku holding dan uji coba platform MyPusri di daerah Indonesia lainnya.
 
Saat ini Pusri tidak hanya berorientasi pada pupuk urea, namun juga memproduksi pupuk NPK dan produk unggulan dari hasil riset yang bermanfaat untuk tanaman pangan dan perkebunan. Pupuk NPK tersebut di produksi dengan formula sesuai kebutuhan tanaman (tailor made). Diantanya NPK 15-15-15; NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan dan hortikultura NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk tanaman sawit, serta produk unggulan terbaru, yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi.


Sumber:https://www.jawapos.com/ekonomi/23/06/2021/pusri-gaet-sang-hyang-seri-kerjasama-agrosolution-berbasis-digital/

Read More
news-1

19 September 2026

Pusri gandeng Sang Hyang Seri pasarkan benih Program Agro Solution
Palembang (ANTARA) - Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia yaitu PT Pupuk Sriwidjaja (Persero bekerja sama dengan PT Sang Hyang Seri (SHS) dalam pemasaran benih untuk Program Agro Solution dan penggunaan aplikasi digital MyPusri.
Penandatanganan nota kesepahaman MoU kerja sama dilakukan Direktur Utama Pusri Tri Wahyudi Saleh dan Direktur Utama PT SHS Karyawan Gunarso di Jakarta, Rabu.
 
Direktur PT Pusri Tri Wahyudi Saleh melalui keterangan tertulis mengatakan kerja sama tersebut untuk mengoptimalkan implementasi Program Agro Solution yang mengajak petani beralih dari pupuk subsidi ke pupuk komersil.
 
Melalui program ini, Pusri berharap dapat memberikan nilai tambah peningkatan produktivitas tanaman kepada petani, yang sangat ditentukan benih, pupuk, dan pengelolaan budi daya tanaman yang baik.
 
Pusri mengandeng PT SHS karena menyadari BUMN itu merupakan penghasil produk agro industri yang bermutu khususnya benih. Selain itu Pusri juga menunjuk PT SHS sebagai integrator, sekaligus distributor pupuk.
 
Ke depannya Program Agro Solution ini akan terus disosialisasikan guna mendukung Pupuk Indonesia selaku holding dan uji coba platform MyPusri di daerah Indonesia lainnya.
 
Saat ini Pusri tidak hanya berorientasi pada pupuk urea, namun juga memproduksi pupuk NPK dan produk unggulan dari hasil riset yang bermanfaat untuk tanaman pangan dan perkebunan.
 
Pupuk NPK tersebut di produksi dengan formula sesuai kebutuhan tanaman, di antaranya NPK 15-15-15; NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan dan hortikultura NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk tanaman sawit, serta produk unggulan terbaru yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi.
 
Sementara itu Direktur Utama PT SHS Karyawan Gunarso mengatakan pihaknya menyambut baik kerja sama tersebut yang mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.
 
Dalam kerja sama ini PT SHS akan menyediakan benih untuk dipasarkan dalam Program Agrosolution dan platform MyPusri.


Sumber:https://www.antaranews.com/berita/2228574/pusri-gandeng-sang-hyang-seri-pasarkan-benih-program-agro-solution

Read More
news-1

19 September 2026

Farmer Meeting: Pusri Cetak Millennials Agrosolution
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG – Sebagai salah satu upaya PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan dan implementasi Millennial Agrosolution, Pusri melaksanakan Farmer Meeting Millennial Agrosolution PT Pupuk Sriwidjaja Palembang “Petani Milenial Bangkit, Indonesia Maju” yang bertempat di Desa Bangun Sari, Kec. Tanjung Lago, Banyuasin (21/06/2021).
 
Millennial Agrosolution (Minion) Pusri ini sebelumnya diresmikan pada saat kunjungan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ke Palembang (02/06). Untuk itu sebagai tindak lanjut program ini, Minion Pusri melaksanakan acara Farmer Meeting yang dihadiri oleh Sekreteris Desa Bangun Sari, Nengah Mirseh, Ketua Umum Ikatan Duta Pertanian Sumatera Selatan, Gusti S,Pd, Wakil Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumsel, Drs. H M. Zain Ismed,MBA,  AVP Penjualan Sumsel Pusri, Amani Muthi’ah, AVP Pengelolaan Ekosistem Agrosolution Pusri, Virlianda Sysmita dan manajemen Pusri lainnya yang berkesempatan hadir.
 
Amani Muthi’ah mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencetak petani milenial yang berjiwa enterprenuership, dan juga meningkatkan minat milenial di sektor pertanian.Pengurangan kuota stok pupuk urea bersubsidi dan NPK bersubsidi setiap tahun nya harus digerakkan dengan melakukan pengenalan pupuk non subsidi yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman, karena tanaman membutuhkan sumber hara yang banyak, ketimbang memakai pupuk subsidi yang sedikit.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mendorong generasi muda untuk tertarik dalam berkontribusi pada sektor pertanian melalui inovasi, ide yang fresh dan kreativitas tinggi”, jelas Amani.
 
Pada kesempatan ini, AVP Pengelolaan Ekosistem Agrosolution Pusri, Virlianda Sysmita juga mengatakan bahwa Analisa usaha tani pada tanaman jagung menggunakan pupuk non subsidi akan lebih baik hasilnya, karena pupuk tersebut tersedia dan tepat waktu pemupukan, dibandingkan pupuk subsidi yang perlu melalui banyak tahap verifikasi untuk mendapatkannya.
 
Virlianda mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih dengan dilaksanakannya kegiatan ini. “Melalui kegiatan farmer meeting milenial agrosolution PT Pupuk Sriwidjaja Palembang ini yang berkolaborasi dengan Ikatan Duta Pertanian Sumatera Selatan dapat bersinergi untuk mensejahterakan petani. “ujar Virlianda.
 
Diharapkan kedepannya dapat dibentuk wadah seperti koperasi pertanian milenial agrosolution yang mandiri dibawah binaan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumsel agar menjadi mitra intregrator antara petani dan para stakeholder khususnya PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. (RIL)
 
Read More
news-1

19 September 2026

Salurkan Pupuk Subsidi, PT Pusri Palembang Tanda Tangani SPJB dengan Distributor Pupuk di NTB Lombok
SRIPOKU.COM, LOMBOK - Guna memastikan ketersediaan penyaluran pupuk bersubsidi, PT Pusri Palembang
laksanakan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan distributor dan kios pupuk bersubsidi wilayah Lombok, NTB (16/6/2021).
 
Penandatanganan dilaksanakan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan Distributor yang disaksikan oleh Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh, SVP PSO Wilayah II PT Pupuk Indonesia (Persero), M. Yusri, SVP Sekper & TK Pusri, R.A Rahim, SVP Administrasi Keuangan PT Pusri, Asep Ramdan.
 
Sebanyak 29 distributor turut hadir dalam acara SPJB ini yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
 
“Kami selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada stakeholders, salah satunya dengan menjamin ketersediaan pupuk di daerah yang sesuai dengan alokasi dan dengan prinsip 6 tepat”, jelas Tri.
 
NTB, Jawa Timur dan Bali merupakan wilayah tanggung jawab baru Pusri dalam penyaluran pupuk bersubsidi.
 
“Untuk itu kami terus berkomitmen dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan pemerintah untuk menyalurkan pupuk bersubsidi.
 
Terkait alokasi, untuk tahun 2021 jumlah alokasi SK Dinas DI NTB yaitu untuk pupuk urea bersubsidi dalam satu tahun totalnya sebesar 172.604 ton Realisasinya sebesar 94.814 ton. “Melalui SPJB ini kami tentunya berharap kedepannya tidak akan terjadi penyelewengan pupuk.
 
Karena dalam penyalurannya sendiri, petani harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian”, tambah Tri.
 
Untuk memperluas pasar sektor komersil dan meningkatkan pelayanan, saat ini Pusri bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku holding sedang fokus mengembangkan Program Agrosolution dan Program Customer Centric Model yang dimanfaatkan untuk lebih memperkenalkan produk-produk retail Pusri.
 
“Kami juga memiliki produk inovasi unggulan non subsidi yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi yang sudah terbukti dapat meningkatkan hasil produksi dan telah disertifikasi. Serta beberapa produk inovasi lainnya yaitu pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk komoditi sawit”, terang Tri.
 
Selain penandatanganan SPJB, pada kesempatan ini Pusri juga melaksanakan penyerahan bantuan CSR sarana ibadah dari Pusri untuk Masjid Babussalam Kelurahan Tanjung Kota Bima, NTB.
 
“Melalui bantuan yang kami berikan semoga dapat bermanfaat dengan baik bagi masyarakatsekitar. Serta kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan kepuasan bagi stakeholders Pusri”, tutup Tri.


Sumber:https://palembang.tribunnews.com/2021/06/18/salurkan-pupuk-subsidi-pt-pusri-palembang-tanda-tangani-spjb-dengan-distributor-pupuk-di-ntb-lombok

Read More
news-1

19 September 2026

PT Pusri Palembang Siap Sukseskan Festival Padi Banyuwangi
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Penyerahan saprodi bantuan pupuk urea nonsubsidi dan produk inovasi PT Pusri Palembang kepada Dinas Pertanian Banyuwangi sebagai dukungan acara Festival Padi berlangsung pagi kemarin (16/6).
 
Bantuan berupa 1 ton pupuk urea nonsubsidi, pupuk hara mikro nutremag kemasan 1 kg, dan pupuk hayati Bioripah kemasan 1 liter diserahkan Asisten Vice President (AVP) Jatim-2 Yoyo Supriyanto kepada M. Khoiri selaku Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Banyuwangi. Hadir dalam acara tersebut, perwakilan distributor pupuk bersubsidi PT Pusri wilayah Banyuwangi.
 
Asisten Vice President (AVP) Jatim-2 Yoyo Supriyanto mengatakan, PT Pusri siap menyukseskan acara Festival Padi Banyuwangi yang disinergikan dengan Program Agrosolution PT Pusri Palembang. ”Ini sebagai langkah yang baik bagi Pusri untuk bersilaturahmi antara manajemen dengan para distributor pupuk di Jatim,” jelas Yoyo.
 
Menurut Yoyo, lewat kegiatan yang sangat baik ini, PT Pusri selaku produsen pupuk dapat mengetahui apa saja yang dibutuhkan distributor selaku mitra dalam menyalurkan pupuk bersubsidi dan nonsubsidi serta produk inovasi kepada petani.
 
Memasuki musim tanam kedua (MT-2) pada bulan April hingga September 2021, PT Pusri Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan stok pupuk subsidi cukup dan memenuhi ketentuan stok di setiap daerah tanggung jawabnya.
 
Yoyo mengungkapkan ketersediaan stok pupuk bersubsidi di Banyuwangi lebih dari cukup, sehingga petani tidak perlu takut tidak mendapatkan pupuk bersubsidi selama memenuhi ketentuan dan aturan yang ada. ”Syaratnya mudah, petani wajib terdata di dalam e-RDKK,” jelas Yoyo.
 
Untuk wilayah Tapal Kuda, salah satunya Kabupaten Banyuwangi, mulai April 2021 menjadi rayon tanggung jawab penyaluran pupuk urea bersubsidi PT Pusri Palembang. ”Kami berkomitmen untuk ikut menjaga ketahanan pangan nasional dan bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi,” tegas Yoyo.
 
Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Banyuwangi M. Khoiri mengucapkan terima kasih kepada PT Pusri yang memberikan bantuan pupuk subsidi sebagai percontohan di kegiatan Festival Padi di Licin. ”Ini sebagai awal langkah dibukanya peralihan pupuk subsidi dari pupuk Kaltim ke Pupuk Pusri per awal 1 Juni 2021,” ungkapnya.
 
Khoiri menambahkan, petani tidak perlu khawatir karena pupuk Pusri dan Kaltim ini sama kandungan unsur hara yang ada didalammnya dan sama fungsinya untuk proses pertumbuhan komoditas tanaman pertanian. ”Kedepan, kami akan proaktif mengawal proses pendistribusian pupuk bersubsidi yang sudah dialokasikan sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang ada,” pungkasnya.


Sumber:https://radarbanyuwangi.jawapos.com/read/2021/06/17/269350/pt-pusri-palembang-siap-sukseskan-festival-padi-banyuwangi



Read More
news-1

19 September 2026

Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi, Pusri Tandatangani SPJB dengan Distributor Lombok
KBRN, Mataram - Memastikan ketersediaan penyaluran pupuk bersubsidi, PT Pusri Palembang laksanakan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan distributor dan kios pupuk bersubsidi  wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat(NTB) (16/6/2021).
 
Penandatanganan tersebut dilaksanakan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan Distributor yang disaksikan oleh Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh, SVP PSO Wilayah II PT Pupuk Indonesia (Persero), M. Yusri, SVP Sekper & TK Pusri, R.A Rahim, SVP Administrasi Keuangan PT Pusri, Asep Ramdan.
 
Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh mengatakan, untuk memastikan ketersediaan penyaluran pupuk bersubsidi pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada semua stakeholder.
 
“Kami selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada stakeholders, salah satunya dengan menjamin ketersediaan pupuk di daerah yang sesuai dengan alokasi dan dengan prinsip 6 (enam) tepat”, kata Tri.
 
Ia menjelaskan, NTB, Jawa Timur dan Bali merupakan wilayah tanggung jawab baru Pusri dalam penyaluran pupuk bersubsidi.
 
“Untuk itu kami terus berkomitmen dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan pemerintah untuk menyalurkan pupuk bersubsidi," jelasnya.
 
Terkait alokasi, tahun 2021 jumlah alokasi SK Dinas di NTB yaitu untuk pupuk urea bersubsidi dalam satu tahun totalnya sebesar 172.604 ton Realisasinya sebesar 94.814 ton.
 
“Melalui SPJB ini kami tentunya berharap kedepannya tidak akan terjadi penyelewengan pupuk. Karena dalam penyalurannya sendiri, petani harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian”, tambah Tri.
 
Untuk memperluas pasar sektor komersil dan meningkatkan pelayanan, saat ini Pusri bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku holding sedang fokus mengembangkan Program Agrosolution dan Program Customer Centric Model yang dimanfaatkan untuk lebih memperkenalkan produk-produk retail Pusri.
 
“Kami juga memiliki produk inovasi unggulan non subsidi yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi yang sudah terbukti dapat meningkatkan hasil produksi dan telah disertifikasi. Serta beberapa produk inovasi lainnya yaitu pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk komoditi sawit”, terang Tri.
 
Selain penandatanganan SPJB, pada kesempatan ini Pusri juga melaksanakan penyerahan bantuan CSR sarana ibadah dari Pusri untuk Masjid Babussalam Kelurahan Tanjung Kota Bima NTB.
 
“Melalui bantuan yang kami berikan semoga dapat bermanfaat dengan baik bagi masyarakat sekitar. Serta kerjasama ini dapat berjalan dengan baik  dan memberikan kepuasan bagi stakeholders Pusri," ungkap Tri.
 
Sebanyak 29 distributor turut hadir dalam acara SPJB ini yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.


Sumber:https://rri.co.id/mataram/ekonomi/1080599/pastikan-ketersediaan-pupuk-bersubsidi-pusri-tandatangani-spjb-dengan-distributor-lombok?
Read More
news-1

19 September 2026

Pusri Tawari Petani NTB Pupuk Berbasis Lokal
Bisnis.com, MATARAM - Petani di Nusa Tenggara Barat didorong untuk tidak bergantung pada pupuk bersubsidi karena keterbatasan kuota pupuk subsidi dari pemerintah setiap tahunnya. Direktur Utama PT. Pupuk Sriwidjaja Tri Wahyudi Saleh menjelaskan pengajuan pupuk subsidi setiap tahun ke Kementerian Pertanian pada 2021 mencapai 24 juta ton, sementara kuota yang bisa direalisasikan pemerintah hanya 9 juta ton untuk seluruh Indonesia. "Kuota pupuk subsidi terbatas sekali, oleh sebab itu petani di NTB harus bisa lepas dari ketergantungan pupuk subsidi dengan pupuk non subsidi dan inovasi pupuk baru," jelas Tri pada Rabu (16/6/2021).
 
Distributor pupuk di NTB diharapkan mampu berperan mengajak masyarakat untuk lepas ketergantungan petani dari pupuk subsidi. PT Pusri Palembang mencanangkan produk pupuk baru berbasis lokal melalui Agrosolutions sebagai salah satu langkah melepas ketergantungan petani dari pupuk subsidi.
 
"NTB akan luar biasa jika bisa lepas dari pupuk subsidi, untuk itu kami buat produk inovasi unggulan non subsidi yaitu NPK singkong dan NPK kopi yang sudah terbukti meningkatkan hasil produksi dan telah disertifikasi. Selain itu ada juga produk inovasi seperti pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk komoditi sawit," ujar Tri. PT.Pusri menyatakan siap mendistribusikan pupuk inovasi unggulan melalui 29 distributor untuk melepas ketergantungan petani NTB. Tidak menutup kemungkinan juga NTB bisa dijadikan pilot project melepas ketergantungan dari pupuk subsidi.
 
"Potensi NTB luar biasa, tidak menutup kemungkinan bisa menjadi pilot project lepas dari pupuk subsidi," ujar Tri. (K48)


Sumber:https://bali.bisnis.com/read/20210616/537/1406315/pusri-tawari-petani-ntb-pupuk-berbasis-lokal

Read More
news-1

19 September 2026

Penyaluran Pupuk Urea Subsidi di NTB Resmi Beralih ke Pusri
Mataram (Suara NTB) – Penyaluran pupuk urea subsidi untuk wilayah NTB resmi beralih, dari PT. Pupuk Kalimantan Timur ke PT. Pusri Palembang. Peralihan ini ditandai dengan dilaksanakannya penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan distributor dan kios pupuk bersubsidi wilayah NTB.
 
Penandatanganan SPJP dilakukan oleh PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan 29 distributor pupuk yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTB, pada Rabu, 16 Juni 2021. Disaksikan langsung oleh Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh; SVP PSO Wilayah II PT Pupuk Indonesia (Persero), M. Yusri; SVP Sekper & TK Pusri, R.A Rahim; dan, SVP Administrasi Keuangan PT Pusri, Asep Ramdan.
 
PT. Pusri dinilai kembali lagi ke rumah lamanya. Sebab penyaluran pupuk di wilayah NTB dulunya dipegang langsung oleh Pusri, kemudian dialihkan ke PT. Pupuk Kalimantan Timur. Dan kembali lagi ke Pusri.
 
Dalam kesempatan ini, Tri Wahyudi Saleh menegaskan, peralihan penugasan ini hanya secara administratif. Tata kelola pendistribusian pupuk urea subsidi di NTB yang selama ini sudah berjalan cukup baik, menurutnya tetap akan dilanjutkan.
 
“Kami selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada stakeholders, salah satunya dengan menjamin ketersediaan pupuk di daerah yang sesuai dengan alokasi dan dengan prinsip enam tepat,” jelas Tri.
 
Provinsi NTB, Jawa Timur, dan Bali merupakan wilayah tanggung jawab baru Pusri dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Untuk tahun 2021 ini, Provinsi NTB mendapatkan alokasi penyaluran pupuk Urea subsidi dari pemerintah sebanyak 172.604 ton. Sampai saat ini, realisasi peyalurannya sudah sebesar 94.814 ton.
 
Ketersediaan pupuk atau stok pupuk masih cukup kuat untuk mendukung Provinsi NTB tetap sebagai daerah swasembada pangan atau lumbung pangan nasional. Karena itu, Tri mengatakan, masyarakat jangan menyebut adanya kelangkaan pupuk.
 
“Melalui SPJB ini kami tentunya berharap ke depannya tidak akan terjadi penyelewengan pupuk. Karena dalam penyalurannya sendiri, petani harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian,” tambah Tri.
 
Untuk memperluas pasar sektor komersil dan meningkatkan pelayanan, saat ini Pusri bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku holding sedang fokus mengembangkan Program Agrosolution dan Program Customer Centric Model yang dimanfaatkan untuk lebih memperkenalkan produk-produk retail Pusri.
 
“Kami juga memiliki produk inovasi unggulan non subsidi yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi yang sudah terbukti dapat meningkatkan hasil produksi dan telah disertifikasi. Serta beberapa produk inovasi lainnya yaitu pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12-17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk komoditi sawit,” terang Tri.
 
Selain penandatanganan SPJB, pada kesempatan ini Pusri juga melaksanakan penyerahan bantuan CSR sarana ibadah dari Pusri untuk Masjid Babussalam Kelurahan Tanjung, Kota Bima, NTB.
 
“Melalui bantuan yang kami berikan semoga dapat bermanfaat dengan baik bagi masyarakat sekitar. Serta kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan kepuasan bagi stakeholders Pusri,” demikian ujar Tri. (bul)


Sumber:https://www.suarantb.com/penyaluran-pupuk-urea-subsidi-di-ntb-resmi-beralih-ke-pusri/

Read More
news-1

19 September 2026

PUSRI Palembang Kini Layani Kebutuhan Pupuk Petani di NTB
MATARAM – Guna memastikan ketersediaan penyaluran pupuk bersubsidi di NTB, PT Pusri Palembang melaksanakan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan 29 distributor dan kios pupuk bersubsidi wilayah NTB, Rabu (16/6).
 
Penandatanganan tersebut dilaksanakan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan distributor yang disaksikan oleh Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh, SVP PSO Wilayah II PT Pupuk Indonesia (Persero), Muhammad Yusri, SVP Sekper & TK Pusri R. A Rahim, SVP Administrasi Keuangan PT Pusri, Asep Ramdan.
 
Sebanyak 29 distributor turut hadir dalam acara SPJB ini yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid -19. Saat bersamaan juga dilaksanakan serah terima peralihan pendistribusian penyaluran pupuk untuk wilayah NTB dari PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) kepada PT Pusri Palembang.
 
“Kami selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada stakeholders, salah satunya dengan menjamin ketersediaan pupuk di daerah yang sesuai dengan alokasi dan dengan prinsip 6 tepat,” kata Direktur Utama PT Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh.
 
Tri Wahyudi menambahkan, bahwa NTB, Jawa Timur dan Bali kini merupakan wilayah tanggung jawab baru Pusri dalam penyaluran pupuk bersubsidi, setelah selama ini ditangani oleh PKT.
 
Terkait alokasi, untuk tahun 2021 jumlah alokasi SK Dinas di NTB, yaitu untuk pupuk urea bersubsidi dalam satu tahun totalnya sebesar 172.604 ton dan yang sudah realisasi sampai Juni sebesar 94.814 ton. Karena itu, melalui SPJB ini Pusri Palembang tentunya berharap kedepannya tidak akan terjadi penyelewengan pupuk. Karena dalam penyalurannya sendiri, petani harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian.
 
Selanjutnya, kata Tri Wahyudi, untuk memperluas pasar sektor komersil dan meningkatkan pelayanan, saat ini Pusri bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku holding sedang fokus mengembangkan program Agrosolution dan program Customer Centric Model yang dimanfaatkan untuk lebih memperkenalkan produk- produk retail Pusri.
 
Pusri juga memiliki produk inovasi unggulan non subsidi, yaitu NPK Singkong dan NPK Kopi yang sudah terbukti dapat meningkatkan hasil produksi dan telah disertifikasi, serta beberapa produk inovasi lainnya, yaitu pupuk NPK 15-15-15 dan NPK 16-16-16 untuk tanaman pangan, NPK 12-12- 17-2 dan NPK 13-6-27-4 untuk komoditi sawit.
 
Sementara itu, SVP PSO Wilayah II PT Pupuk Indonesia (Persero), Muhammad Yusri mengatakan peralihan penyaluran pupuk di wilayah NTB dari PKT kepada Pusri Palembang tidak ada perbedaanya ataupun tidak ada perubahan , melainkan hanya peralihan tugas penanganan saja. Karena kedua perusahaan tersebut merupakan anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (PI).
 
“Tentunya kami berharap distribusi penyaluran pupuk subsidi kepada petani sesuai ketentuan dan semakin lebih baik lagi dari sebelumnya,” harap Yusri. (luk)


Sumber:https://radarlombok.co.id/pusri-palembang-kini-layani-kebutuhan-pupuk-petani-di-ntb.html

Read More
PPID Report Governance Public Info FAQ