DESA BINAAN PUSRI TEBAT BENAWA RAIH TERBAIK I WANA LESTARI 2026
Read More01 September 2026
DESA BINAAN PUSRI TEBAT BENAWA RAIH TERBAIK I WANA LESTARI 2026
Read More
27 August 2026
JAKARTA — Kabar membanggakan datang dari Desa Tebat Benawa, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa berhasil meraih Terbaik I Skema Hutan Adat pada Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026. Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.
Penghargaan Wana Lestari diserahkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (13/8), dan diterima langsung oleh Ketua LPHA Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Budiono.
Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Kehutanan kepada perorangan, kelompok, dan masyarakat yang berprestasi serta menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan hutan. Capaian Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai salah satu Desa Binaan Pusri, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pusri. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
VP TJSL Pusri, Rahmawati menyampaikan, “Pusri turut bangga atas prestasi Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa sebagai Terbaik I Skema Hutan Adat Wana Lestari 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen masyarakat dalam menjaga hutan serta mengelola potensi wilayah secara berkelanjutan”, terang Rahma.
Keberhasilan Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa tidak hanya sebagai pencapaian dalam bidang lingkungan, tetapi juga sebagai bukti bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga sumber daya alam sekaligus mengembangkan potensi lokal. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan hutan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi saat ini maupun mendatang.
Melalui program pemberdayaan masyarakat, Pusri terus mendorong penguatan potensi lokal dan kemandirian masyarakat melalui kolaborasi yang memberikan manfaat berkelanjutan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pusri dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Prestasi Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di berbagai daerah bahwa kelestarian hutan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bagi Pusri, capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi dan pendampingan bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lestari, masyarakat yang berdaya, serta pembangunan yang berkelanjutan.
***
Palembang, 27 Agustus 2026
|
Informasi lebih lanjut : VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi – 08127378730 |
Layanan Pelanggan : Telpon Bebas Pulsa : 08001008001 WhatsApp : 081110001959 Email : [email protected] |
24 August 2026
PALEMBANG – Menghadapi periode musim kemarau, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memastikan ketersediaan stok pupuk serta kelancaran pelayanan dan distribusi di wilayah kerja perusahaan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan Pusri dalam mengantisipasi dinamika kebutuhan pupuk di lapangan sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan kepada pelanggan dan petani.
Berdasarkan posisi stok per 23 Agustus 2026, Pusri memiliki ketersediaan pupuk bersubsidi sebanyak 141.657,282 Ton, yang terdiri dari 120.593,76 ton urea dan 21.063,522 ton NPK. Stok tersebut tentunya terus dipantau untuk memastikan ketersediaannya dapat mendukung kebutuhan di masing-masing wilayah.
Dengan realisasi penyaluran pupuk s.d 23 Agustus 2026 adalah sebesar 970.895,90 Ton untuk urea bersubsidi dan 300.759,05 ton untuk NPK bersubsidi. Musim kemarau dapat memengaruhi aktivitas pertanian dan pola musim tanam di sejumlah wilayah. Untuk itu, Pusri melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat pemantauan stok, kebutuhan wilayah, serta koordinasi antara unit kerja dan jaringan distribusi.
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, mengatakan bahwa kondisi musim kemarau menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan perusahaan dalam menjaga kesiapan distribusi pupuk.
“Ditengah musim kemarau, Pusri terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di masing-masing wilayah, termasuk perkembangan kebutuhan pupuk dan posisi stok. Kami memastikan stok tetap tersedia dan pelayanan distribusi terus berjalan, sehingga ketika kebutuhan meningkat, Pusri siap mendukung ketersediaan pupuknya,” ujar Rustam.
Menurut Rustam, kesiapan tersebut tidak hanya dilakukan melalui penyediaan stok, tetapi juga dengan memastikan koordinasi dan distribusi berjalan secara optimal. Pusri terus memantau pergerakan stok dari lini distribusi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan di lapangan.
“Kami tidak hanya melihat kondisi stok saat ini, tetapi juga mengantisipasi kebutuhan ke depan. Koordinasi antarunit terus diperkuat agar distribusi dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan wilayah. Dengan begitu, masyarakat dan petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk,” jelasnya.
Selain menjaga ketersediaan pupuk, Pusri juga mendorong penggunaan pupuk secara tepat dan berimbang sesuai kebutuhan tanaman. Edukasi mengenai pemupukan yang tepat menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membantu petani menjaga produktivitas pertanian di tengah kondisi cuaca yang dinamis.
“Kami mengajak petani untuk tetap mengikuti rekomendasi pemupukan sesuai jenis tanaman dan kebutuhannya. Pusri akan terus hadir melalui ketersediaan produk, pelayanan distribusi, serta edukasi agar penggunaan pupuk dapat dilakukan secara efektif dan memberikan manfaat optimal bagi tanaman,” tambah Rustam.
Pusri memastikan koordinasi dan pemantauan akan terus dilakukan selama periode musim kemarau. Perusahaan juga siap melakukan penyesuaian distribusi sesuai perkembangan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Dengan kesiapan stok, penguatan koordinasi, serta pemantauan distribusi secara berkala, Pusri berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan dan kelancaran penyaluran pupuk sebagai bagian dari dukungan terhadap produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.
***
Palembang, 24 Agustus 2026
|
Informasi lebih lanjut : VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi – 08127378730 |
Layanan Pelanggan : Telpon Bebas Pulsa : 08001008001 WhatsApp : 081110001959 Email : [email protected] |
18 August 2026
PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pusri Palembang menggelar Pesta Rakyat di Lapangan Softball Komplek Pusri (17/08), bersama masyarakat Kampung Sehati. Kegiatan ini menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan hubungan harmonis antara Pusri dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pesta Rakyat diikuti masyarakat dari empat kelurahan yang berada di wilayah Kampung Sehati, yaitu Kelurahan 3 Ilir, Sungai Selayur, Sungai Buah, dan 1 Ilir. Berbagai perlombaan digelar dengan mengedepankan semangat sportivitas, kekompakan, dan gotong royong, di antaranya lomba tarik tambang dan panjat pinang.
Direktur Utama Pusri, Maryono, menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan dan membangun hubungan yang semakin baik antara perusahaan dengan masyarakat.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan memperkuat kebersamaan. Melalui Pesta Rakyat ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan dalam suasana penuh kegembiraan sekaligus mempererat silaturahmi antara Pusri dan masyarakat Kampung Sehati,” ujar Maryono.
Pada perlombaan tarik tambang, Juara I diraih Kelurahan 3 Ilir dengan hadiah uang tunai sebesar Rp2,5 juta serta perlengkapan shalat berupa sarung dan peci. Juara II diraih Kelurahan Sungai Selayur dengan hadiah uang tunai Rp2 juta, sarung dan peci. Selanjutnya, Juara III diraih Kelurahan Sungai Buah dengan hadiah uang tunai Rp1,5 juta, sarung dan peci. Sementara Juara IV diraih Kelurahan 1 Ilir dengan hadiah uang tunai Rp1,5 juta, sarung dan peci.
Sementara itu, lomba panjat pinang diikuti oleh 8 tim dari empat kelurahan Kampung Sehati, dengan total sebanyak 80 peserta. Para peserta menunjukkan semangat dan kekompakan dalam menaklukkan berbagai tantangan untuk mencapai puncak pinang.
Berbagai hadiah telah disiapkan bagi para peserta, terdiri dari 6 blender, 6 magicom, 6 kipas angin, 6 tumbler, 6 payung, 6 jam dinding, serta uang pembinaan sebesar Rp1,2 juta. Selain hadiah tersebut, diberikan pula hadiah uang tunai bagi tiga tim tercepat, masing-masing sebesar Rp1 juta untuk tim tercepat pertama, Rp500 ribu untuk tercepat kedua, dan Rp300 ribu untuk tercepat ketiga.
Perwakilan masyarakat Kampung Sehati, Joni, mengapresiasi kegiatan Pesta Rakyat yang digelar Pusri. Menurutnya, kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan mempererat silaturahmi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pusri yang telah mengadakan Pesta Rakyat ini. Masyarakat sangat antusias mengikuti perlombaan, terutama tarik tambang dan panjat pinang. Kegiatan seperti ini membuat warga bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan bersama-sama merasakan suasana perayaan kemerdekaan,” ujar Albar.
Joni berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari hubungan baik yang telah terjalin antara Pusri dan masyarakat Kampung Sehati.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan ke depannya. Selain memberikan hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga semakin mempererat hubungan antara Pusri dan warga. Semoga Pusri semakin maju dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar,” tambahnya.
Melalui Pesta Rakyat ini, Pusri terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan yang mendorong interaksi, kebersamaan, serta partisipasi aktif masyarakat.
Semangat gotong royong dan sportivitas yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi semangat bersama dalam mengisi kemerdekaan serta membangun lingkungan yang lebih baik.
***
Palembang, 18 Agustus 2026
|
Informasi lebih lanjut : VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi – 08127378730 |
Layanan Pelanggan : Telpon Bebas Pulsa : 08001008001 WhatsApp : 081110001959 Email : [email protected] |
25 August 2026
PALEMBANG, SUMEKS.CO – Menghadapi periode musim kemarau, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memastikan ketersediaan stok pupuk serta kelancaran pelayanan dan distribusi di wilayah kerja perusahaan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan Pusri dalam mengantisipasi dinamika kebutuhan pupuk di lapangan sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan kepada pelanggan dan petani.
Berdasarkan posisi stok per 23 Agustus 2026, Pusri memiliki ketersediaan pupuk bersubsidi sebanyak 141.657,282 Ton, yang terdiri dari 120.593,76 ton urea dan 21.063,522 ton NPK. Stok tersebut tentunya terus dipantau untuk memastikan ketersediaannya dapat mendukung kebutuhan di masing-masing wilayah.
Dengan realisasi penyaluran pupuk s.d 23 Agustus 2026 adalah sebesar 970.895,90 Ton untuk urea bersubsidi dan 300.759,05 ton untuk NPK bersubsidi.
Musim kemarau dapat memengaruhi aktivitas pertanian dan pola musim tanam di sejumlah wilayah. Untuk itu, Pusri melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat pemantauan stok, kebutuhan wilayah, serta koordinasi antara unit kerja dan jaringan distribusi.
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, mengatakan bahwa kondisi musim kemarau menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan perusahaan dalam menjaga kesiapan distribusi pupuk.
“Ditengah musim kemarau, Pusri terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di masing-masing wilayah, termasuk perkembangan kebutuhan pupuk dan posisi stok. Kami memastikan stok tetap tersedia dan pelayanan distribusi terus berjalan, sehingga ketika kebutuhan meningkat, Pusri siap mendukung ketersediaan pupuknya,” ujar Rustam.
Menurut Rustam, kesiapan tersebut tidak hanya dilakukan melalui penyediaan stok, tetapi juga dengan memastikan koordinasi dan distribusi berjalan secara optimal. Pusri terus memantau pergerakan stok dari lini distribusi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan di lapangan. “Kami tidak hanya melihat kondisi stok saat ini, tetapi juga mengantisipasi kebutuhan ke depan.
Koordinasi antarunit terus diperkuat agar distribusi dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan wilayah. Dengan begitu, masyarakat dan petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk,” jelasnya. Selain menjaga ketersediaan pupuk, Pusri juga mendorong penggunaan pupuk secara tepat dan berimbang sesuai kebutuhan tanaman.
Edukasi mengenai pemupukan yang tepat menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membantu petani menjaga produktivitas pertanian di tengah kondisi cuaca yang dinamis.
“Kami mengajak petani untuk tetap mengikuti rekomendasi pemupukan sesuai jenis tanaman dan kebutuhannya. Pusri akan terus hadir melalui ketersediaan produk, pelayanan distribusi, serta edukasi agar penggunaan pupuk dapat dilakukan secara efektif dan memberikan manfaat optimal bagi tanaman,” tambah Rustam.
17 August 2026
PALEMBANG, SUMEKS.CO- Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pusri Palembang menggelar rangkaian kegiatan penuh semangat kebersamaan pada Senin 17 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, dilanjutkan dengan berbagai perlombaan bagi karyawan dan karyawati, serta Pesta Rakyat pada sore hari.
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dipimpin langsung oleh Direktur Utama Pusri, Maryono yang bertindak sebagai Pembina Upacara.
Serta turut dihadiri oleh jajaran Direksi Pusri serta insan Pusri sebagai peserta upacara. Dalam pelaksanaan upacara, jajaran VP Pusri turut mengambil peran sebagai petugas upacara.
Keterlibatan jajaran manajemen tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh insan Pusri dalam memperingati momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Usai pelaksanaan upacara, semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlanjut dengan Lomba Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Softball Kompleks Pusri.
Kegiatan ini diikuti oleh karyawan, karyawati Pusri serta PIKA PSP dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Sejumlah perlombaan turut memeriahkan kegiatan, di antaranya Caterpillar Baloon yang diikuti secara beregu dengan lima orang peserta.
Ada pula Balap Sarung dengan tiga orang peserta dalam satu tim, Tarik Tambang dengan delapan orang peserta dalam satu tim.Kemudian perlombaan individu Makan Kerupuk dan Dancing Bee.
Beragam perlombaan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan.
Serta menumbuhkan semangat sportivitas dan gotong royong antar insan Pusri.
28 August 2026
JAKARTA, SUMEKS.CO — Kabar membanggakan datang dari Desa Tebat Benawa, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa berhasil meraih Terbaik I Skema Hutan Adat pada Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026.
Desa Binaan Pusri Tebat Benawa Raih Terbaik I Wana Lestari 2026--
Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.
Penghargaan Wana Lestari diserahkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis 13 Agustus, dan diterima langsung oleh Ketua LPHA Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Budiono.
Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Kehutanan kepada perorangan, kelompok, dan masyarakat yang berprestasi serta menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan hutan.
Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.
Penghargaan Wana Lestari diserahkan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis 13 Agustus, dan diterima langsung oleh Ketua LPHA Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Budiono.
Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Kehutanan kepada perorangan, kelompok, dan masyarakat yang berprestasi serta menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan hutan.
Capaian Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai salah satu Desa Binaan Pusri, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pusri. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
VP TJSL Pusri, Rahmawati menyampaikan, “Pusri turut bangga atas prestasi Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa sebagai Terbaik I Skema Hutan Adat Wana Lestari 2026.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen masyarakat dalam menjaga hutan serta mengelola potensi wilayah secara berkelanjutan”, terang Rahma.
Keberhasilan Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa tidak hanya sebagai pencapaian dalam bidang lingkungan, tetapi juga sebagai bukti bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga sumber daya alam sekaligus mengembangkan potensi lokal.
Keterlibatan aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan hutan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi saat ini maupun mendatang.