HALO PUSRI 0800-12-000-11
Direksi

Tugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi

Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan perusahaan untuk kepentingan perusahaan  dan sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan serta mewakili perusahaan baik di dalam maupun di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

Dalam menjalankan tugasnya Direksi mempunyai kewenangan antara lain :
  1. Menetapkan kebijakan kepengurusan perusahaan dengan ketentuan bahwa terhadap kebijakan di bidang produksi; pemasaran; keuangan, akuntansi dan perbendaharaan; teknik dan pengembangan; serta sumber daya manusia, Direksi wajib mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pemegang Saham mayoritas.
  2. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi kepada seorang atau beberapa orang anggota Direksi untuk mengambil keputusan atas nama Direksi atau mewakili perusahaan di dalam dan di luar pengadilan.
  3. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi kepada seorang atau beberapa orang pekerja perusahaan baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama atau kepada orang lain, untuk mewakili perusahaan di dalam dan di luar pengadilan.
  4. Mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian perusahaan termasuk penetapan gaji, pensiun atau jaminan hari  tua dan penghasilan lain bagi pekerja perusahaan berdasarkan peraturan  perundang-undangan yang berlaku, dengan ketentuan bahwa terhadap penetapan gaji, pensiun atau jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi pekerja, wajib mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pemegang Saham mayoritas.
  5. Mengangkat dan memberhentikan pekerja perusahaan berdasarkan peraturan kepegawaian perusahaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  6. Mengangkat dan memberhentikan Sekretaris Perusahaan serta membentuk Satuan Pengawas Intern.
  7. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya mengenai pengurusan maupun pemilikan kekayaan perusahaan, mengikat perusahaan dengan pihak lain dan/atau pihak lain dengan perusahaan, serta mewakili perusahaan di dalam dan di luar pengadilan tentang  segala hal dan segala kejadian, dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar  dan/atau Rapat Umum Pemegang Saham.

Kewajiban Direksi antara lain :
  1. Mengusahakan dan menjamin terlaksananya usaha dan kegiatan perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan serta kegiatan usahanya.
  2. Menyiapkan pada waktunya Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan, dan perubahannya serta menyampaikannya kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Saham untuk mendapatkan pengesahan Rapat Umum Pemegang Saham;
  3. Memberikan penjelasan kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai Rencana Jangka Panjang Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan;
  4. Membuat Daftar Pemegang Saham, Daftar Khusus, Risalah Rapat Umum Pemegang Saham, dan Risalah Rapat Direksi.
  5. Membuat Laporan Tahunan sebagai wujud pertanggungjawaban pengurusan perusahaan, serta dokumen keuangan perusahaan sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang tentang Dokumen Perusahaan.
  6. Menyusun Laporan Keuangan sesuai dengan kebijakan akuntansi dan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan serta menyerahkan kepada Akuntan Publik untuk diaudit.
  7. Menyampaikan Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan kepada Rapat Umum Pemegang Saham untuk disetujui dan disahkan, serta laporan mengenai hak-hak perusahaan yang tidak tercatat dalam pembukuan antara lain sebagai akibat penghapusbukuan piutang.
  8. Memberikan penjelasan kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai Laporan Tahunan.
  9. Menyampaikan Neraca dan Laporan Laba Rugi yang telah disahkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham kepada Menteri yang membidangi Hukum dan HAM sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  10. Menyampaikan laporan perubahan susunan Pemegang Saham, Direksi dan Dewan Komisaris kepada Menteri yang membidangi  Hukum dan HAM.
  11. Memelihara Daftar Pemegang Saham, Daftar Khusus, Risalah Rapat Umum Pemegang Saham, Risalah Rapat Dewan Komisaris  dan Risalah Rapat Direksi, Laporan Tahunan dan dokumen keuangan perusahaan, dan dokumen perusahaan lainnya.
  12. Menyimpan di tempat kedudukan perusahaan : Daftar Pemegang Saham, Daftar Khusus, Risalah Rapat Umum Pemegang Saham, Risalah Rapat Dewan Komisaris dan Risalah Rapat Direksi, Laporan Tahunan dan dokumen keuangan perusahaan serta dokumen perusahaan lainnya sebagaimana dimaksud pada butir 11.
  13. Menyusun sistem akuntansi sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dan berdasarkan prinsip-prinsip pengendalian intern, terutama fungsi pengurusan, pencatatan, penyimpanan, dan pengawasan.
  14. Memberikan laporan berkala menurut cara dan waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta laporan lainnya setiap kali diminta oleh Dewan Komisaris dan/atau Pemegang Saham.
  15. Menyiapkan susunan organisasi perusahaan lengkap dengan perincian dan tugasnya.
  16. Memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan atau yang diminta anggota Dewan Komisaris dan para Pemegang Saham.
  17. Menyusun dan menetapkan blue print organisasi perusahaan.
  18. Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham berdasarkan peraturan perundang-undangan.
  19. Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi wajib mencurahkan tenaga, pikiran, perhatian dan pengabdiannya secara penuh pada tugas, kewajiban dan pencapaian tujuan perusahaan.
Dalam melaksanakan tugasnya, anggota Direksi harus mematuhi Anggaran Dasar perusahaan dan peraturan perundang-undangan serta wajib melaksanakan prinsip-prinsip profesionalisme, efisiensi, transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban serta kewajaran.

Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha perusahaan dengan mengindahkan perundang-undangan yang berlaku.

Setiap anggota Direksi bertanggung jawab penuh secara pribadi apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan tugasnya untuk kepentingan dan usaha perusahaan.

Tindakan yang dilakukan oleh anggota Direksi diluar yang diputuskan oleh rapat Direksi menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan sampai dengan tindakan dimaksud disetujui oleh rapat Direksi.


Susunan dan Pembagian Kerja Direksi

Direktur Utama

  1. Memberikan arahan dan mengendalikan kebijakan, visi, misi, dan strategi perusahaan.
  2. Memimpin para anggota Direksi dalam melaksanakan keputusan Direksi dan mengesahkan semua Keputusan Direksi.
  3. Mengkoordinasikan pemecahan masalah eksternal perusahaan, kebijakan perencanaan, pengendalian, pencapaian sasaran jangka panjang perusahaan, kebijakan audit, peningkatan kultur, citra dan tata kelola perseroan (GCG).
  4. Memimpin dan mengarahkan pelaksanaan pengawasan  internal perusahaan.
  5. Mewakili perseroan di dalam maupun di luar pengadilan berdasarkan persetujuan anggota Direksi lainnya pada Rapat Direksi.
  6. Menunjuk anggota Direksi lain untuk bertindak atas nama Direksi.
  7. Menentukan keputusan Direksi, apabila dalam voting pada rapat Direksi terdapat jumlah suara yang sama banyak antara suarayang setuju dan tidak setuju.
  8. Memilah dan memberikan informasi kepada  stakeholders  segala sesuatu tentang perusahaan.
  9. Memberikan arahan atas pengelolaan Dana Pensiun PT Pusri Palembang untuk Program Manfaat Pasti dan Iuran Pasti.

Direktur Produksi

  1. Memimpin pengelolaan dan pengendalian kegiatan produksi secara efektif dan efisien dengan mengacu pada perencanaan dan strategi perusahaan.
  2. Memimpin dan mengawasi pelaksanaan kebijakan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3 & LH).
  3. Melaksanakan koordinasi dengan perusahaan supplier gas alam untuk kelancaran operasinal pabrik.
  4. Memimpin dan mengawasi pengelolaan pabrik dan fasilitas pendukung serta pemeliharaan rutin dan pemeliharaan tahunan.
  5. Mengelola, mengoptimalkan, dan mengkoordinasikan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan Dermaga Khusus di Palembang.
  6. Mengelola dan mengoptimalkan seluruh aktivitas sarana pendukung pabrik, yakni Machine Shop, Pipe Shop, Electrical & Instrument Shop, dan Craft Shop.
  7. Mengelola dan mengoptimalkan Pergudangan Urea diarea pabrik Pusri Palembang.
  8. Memimpin pembinaan karyawan sesuai peraturan yang berlaku.

Direktur Komersil

Bidang Pemasaran
  1. Mengelola dan mengoptimalkan upaya-upaya pemasaran dan penjualan produk-produk yang dihasilkan perusahaan sesuai dengan perencanaan dan strategi perusahaan.
  2. Mengelola dan mengoptimalkan upaya-upaya pengadaan, distribusi, dan pergudangan diluar area pabrik.
  3. Memimpin dan mengendalikan kegiatan perdagangan  produk-produk diluar yang dihasilkan perusahaan baik yang dilakukan melalui kegiatan operasional sendiri maupun kerjasama kemitraan sesuai strategi yang ditetapkan perusahaan.
  4. Mengelola dan mengendalikan pelaksanaan pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian.

Bidang Administrasi Keuangan
  1. Memimpin dan mengendalikan pembuatan kebijakan, pengelolaan dan pelaporan keuangan mencakup kegiatan fungsi akuntansi, perbendaharaan dan pendanaan guna peningkatan kinerja perusahaan.
  2. Melaksanakan dan pengendalian seluruh kebijakan  keuangan sesuai keputusan Direksi serta melaksanakan efisiensi dan  efektivitas fungsi-fungsi keuangan perusahaan.
  3. Mengkoordinasikan penyusunan RKAP serta pengendalian akuntansi atas biaya-biaya, pendapatan, dan keuntungan serta tingkat investasi perusahaan.
  4. Mengkonsolidasi, mengendalikan, dan mengawasi penyusunan dan pelaksanaan arus kas perusahaan berdasarkan RKAP dalam rangka usaha peningkatan efisiensi.
  5. Mengarahkan dan membina pengelola keuangan perusahaan meliputi kebijakan anggaran, perbendaharaan, akuntansi, investasi, dan pendanaan.
  6. Memimpin pembinaan karyawan sesuai peraturan yang berlaku.
  7. Memimpin dan mengarahkan seluruh aktifitas dengan memperhatikan aspek-aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Direktur Teknik dan Pengembangan

  1. Merancang strategi pengembangan dan investasi berdasarkan prioritas, ketersediaan sumber daya, teknologi, dan prospek bisnis.
  2. Memimpin dan mengarahkan pelaksanaan kegiatan investasi pengembangan sesuai rencana strategis perusahaan.
  3. Memimpin dan mengelola jasa rancang bangun dan perekayasaan serta jasa teknik lainnya.
  4. Mengelola dan mengawasi perencanaan serta pengendalian pengadaan barang dan jasa.
  5. Memimpin dan mengarahkan pengelolaan serta pengembangan aplikasi teknologi informasi yang disesuaikan dengan perkembangan usaha.
  6. Memimpin, mengarahkan, dan mengelola aktifitas perencanaan, sistem manajemen perusahaan, dan manajemen resiko.
  7. Memimpin dan mengarahkan pengelolaan armada angkutan kapal pupuk urea dan amoniak milik perusahaan yang disesuaikan  dengan perkembangan usaha dan bisnis perusahaan.
  8. Menetapkan kebijakan pengadaan gas alam dan ataubahan baku lainnya, dan melakukan usaha pengadaan gas alam langsung dari sumber utama (Pemerintah, BP Migas, PT Pertamina, dan KKS lainnya) sesuai kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang.
  9. Membina dan mengawasi anak perusahaan PT Pusri Palembang.
  10. Memimpin pembinaan karyawan sesuai peraturan yang berlaku.
  11. Memimpin dan mengarahkan seluruh aktifitas dengan memperhatikan aspek-aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum

  1. Memimpin dan mengarahkan penempatan dan pengembangan sumber daya manusia.
  2. Memimpin dan mengarahkan kegiatan transformasi organisasi perusahaan.
  3. Mengendalikan sarana dan prasarana pelayanan umum secara efisiensi dan efektif.
  4. Mengelola dan mengendalikan program kemitraan dan bina lingkungan.
  5. Mengendalikan kegiatan pengelolaan asset perusahaan.
  6. Memimpin dan mengarahkan aktifitas keamanan dan  pengamanan lingkungan perusahaan.
  7. Memimpin pembinaan karyawan sesuai peraturan yang berlaku.
  8. Memimpin dan mengarahkan seluruh aktifitas dengan memperhatikan aspek-aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
  9. Melakukan pembinaan Yayasan Kesejahteraan Karyawan Pusri Palembang.


Rapat Direksi

Pengertian

Yang dimaksud dengan Rapat Direksi dalam dokumen ini adalah suatu rapat, baik yang bersifat rutin maupun tidak rutin yang dihadiri hanya oleh Direksi dan dapat mengikutsertakan staf yang terkait.

Pelaksanaan Rapat Direksi

Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan setiap waktu apabila :
  1. Dipandang perlu oleh seorang atau lebih anggota Direksi;
  2. Atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris; atau
  3. Atas permintaan tertulis dari 1 (satu) orang atau lebih pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara.
Dalam setiap rapat Direksi harus dibuat risalah Rapat yang ditandatangani oleh Ketua Rapat Direksi dan seluruh anggota Direksi yang hadir, yang berisi hal-hal yang dibicarakan (termasuk pernyataan ketidaksetujuan/dissenting opinion anggota Direksi jika ada) dan hal-hal yang diputuskan. Satu Salinan Risalah Rapat Direksi agar disampaikan kepada DewanKomisaris untuk diketahui.

Risalah Rapat Direksi dibuat oleh Direksi / Sekretaris Perusahaan dan harus disampaikan kepada seluruh anggota Direksi paling lambat 14 (empat belas) hari setelah Rapat Direksi dinyatakan berakhir atau selesai. Sekretaris Perusahaan bertanggungjawab atas pengadministrasian dan pendistribusian risalah Rapat Direksi.


Organ Pendukung

Sekretaris Perusahaan

  1. Mengembangkan & membina hubungan baik dengan stakeholders, anggota holding, dan pihak-pihak berkepentingan lainnya dengan menjalankan fungsi-fungsi pokok yaitu compliance officer, public relation, investor relation,dan business information.
  2. Menghubungkan kepentingan unit-unit internal perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan di luar perusahaan.
  3. Mengembangkan data bisnis perusahaan agar lebih  mudah diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk kepentingan investasi atau kerjasama bisnis lainnya.
  4. Mengkoordinasikan persiapan penanganan keluhan dari pihak-pihak yang berkepentingan untuk diselesaikan bersama unit kerja terkait.
  5. Mengkoordinasikan dengan Direksi dalam mengarahkan jalannya perusahaan sesuai dengan GCG (Good Corporate Governance) secara legal maupun etis.
  6. Mengkoordinasikan prosedur dan pelaksanaan proses bisnis untuk menjamin terlaksananya good corporate governance di Perusahaan.
  7. Mengembangkan citra positif Perusahaan baik melalui hubungan dengan pemerintah, lembaga legislatif dan pihak berkepentingan lainnya.
  8. Mengkoordinasikan dengan unit kerja terkait dalam persiapan Rapat Umum Pemegang Saham / Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.

Satuan Pengawasan Intern (SPI)

Satuan Pengawasan Intern (SPI) merupakan Organ Pendukung Direksi yang berfungsi sebagai pengawas serta penyedia jasa konsultasi, jaminan obyektif dan independen untuk menambah nilai dan meningkatkan/memperbaiki operasi perusahaan dan dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggungjawab kepada Direktur Utama.

SPI dalam menjalankan fungsinya wajib melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan operasional perusahaan yang dapat mengarahkan kepada upaya-upaya berikut :
  1. Perbaikan dan penyempurnaan berbagai sistem dan  prosedur dalam proses bisnis perusahaan
  2. Peningkatan efisiensi melalui pengurangan pemborosan dan peningkatan efektivitas perusahaan melalui penilaian pencapaian strategi bisnis perusahaan.
  3. Membantu menciptakan struktur pengendalian internal yang baik yang meliputi:
  4. Lingkungan pengendalian internal yang disiplin dan terstruktur;
  5. Pengkajian dan pengelolaan risiko usaha;
  6. Aktivitas pengendalian;
  7. Sistem informasi dan komunikasi;
  8. Monitoring terhadap kualitas sistem pengendalian internal;
  9. Memastikan bahwa struktur pengendalian internal telah dipatuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.