Pusri News

Mass Media News

Find out the latest information about Pusri from the media spotlight.

news-1

02 April 2026

Pusri Lampaui Target Produksi Pupuk 2020
Palembang (ANTARA) - PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang melampaui target produksi tahun 2020 seperti yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).
 
Pada tahun ini, Pusri memproduksi urea sebanyak 2.052.500 ton/tahun (129 persen dari RKAP), amoniak sebanyak 1.286.500 ton/tahun (127 persen dari RKAP) dan NPK sebanyak 198.610 ton/tahun (122 persen dari RKAP).
 
Direktur PT Pusri Tri Wahyudi Saleh dalam acara “Pengantongan Terakhir Pupuk 2020 dan Pengantongan Perdana Pupuk 2021” di Pabrik Pusri Palembang, Selasa, mengatakan, keberhasilan ini semakin menyakinkan pemerintah mengenai peran Pusri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
 
“Capaian positif ini sangat kami syukuri, apalagi di tengah pandemi COVID-19. Ke depan, Pusri telah menyiapkan sejumlah strategi agar 2021 lebih baik,” kata Tri.
 
Ia mengatakan pada 2021, Pusri akan memulai proses sentralisasi dengan perusahaan holding PT Pupuk Indonesia sehingga sebagai anak perusahaan akan terus memberikan dukungan.
 
Selain itu, pada tahun mendatang, Pusri akan fokus pada program Agro Solusi yakni program pendampingan petani dari hulu dan hilir.
 
“Melalui program ini, petani diharapkan semakin tidak bergantung dengan pupuk subsidi karena pemupukan yang benar telah berhasil menekan biasa produksi,” kata dia.
 
Pada tahun mendatang, BUMN asal Sumatera Selatan ini juga menargetkan akan melakukan sejumlah riset untuk pengembangan pupuk NPK jenis komoditas.
 
Pusri sejak 2016 juga memproduksi pupuk NPK dengan kapasitas 1x100.000 ton per tahun, kemudian pada 2020 dilakukan peresmian Pabrik NPK Fusion II dengan kapasitas 2x100.000 ton per tahun sehingga terjadi peningkatan kapasitas produksi menjadi 300.000 ton/tahun.
 
Kami sudah ada NPK singkong dan kopi, dan beberapa waktu lalu di Belitung, kami juga sudah meluncurkan NPK lada dan NPK kopi. Kami juga sedang melakukan riset untuk NPK tebu,” kata dia.
 
Kemudian, pada 2021, Pusri merencanakan pembangunan pabrik Pusri IIIB untuk mengganti pabrik yang sudah berusia tua dan boros penggunaan gas yakni Pusri III dan Pusri IV.
 
Sejauh ini, Pusri sudah membuat studi kelayakan dan meminta dukungan dari sisi eksternal seperti Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
 
Hal ini dilakukan karena pabrik yang ditaksir membutuhkan dana Rp10 triliun tersebut membutuhkan kepastian dari sisi logistik mengingat telah terjadi pendangkalan Sungai Musi.
 
“Kami sudah berkoordinasi dengan gubernur (Herman Deru, red), dan nantinya gubernur akan mengkomunikasikan ke pemerintah pusat terkait ini,” kata dia.


Sumber:https://sumsel.antaranews.com/berita/517300/pusri-lampaui-target-produksi-pupuk-2020

Read More
news-1

02 April 2026

Pusri Lampaui Target Produksi 2020
PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang melampaui target produksi 2020 seperti yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).
 
Pada tahun ini, Pusri memproduksi urea sebanyak 2.052.500 ton per tahun (129 persen dari RKAP), amoniak sebanyak 1.286.500 ton per tahun (127 persen dari RKAP), dan NPK sebanyak 198.610 ton per tahun (122 persen dari RKAP).
 
Direktur PT Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan keberhasilan ini semakin menyakinkan pemerintah mengenai peran Pusri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
 
"Capaian positif ini sangat kami syukuri, apalagi di tengah pandemi covid-19. Ke depan, Pusri telah menyiapkan sejumlah strategi agar 2021 lebih baik," kata Tri dikutip dari Antara, Selasa, 29 Desember 2020.
 
Ia mengatakan pada 2021, Pusri akan memulai proses sentralisasi dengan perusahaan holding PT Pupuk Indonesia sehingga sebagai anak perusahaan akan terus memberikan dukungan.
 
Selain itu, pada tahun mendatang, Pusri akan fokus pada program Agro Solusi yakni program pendampingan petani dari hulu dan hilir.
 
"Melalui program ini, petani diharapkan semakin tidak bergantung dengan pupuk subsidi karena pemupukan yang benar telah berhasil menekan biasa produksi," kata dia.
 
Pada tahun mendatang, BUMN asal Sumatra Selatan ini juga menargetkan akan melakukan sejumlah riset untuk pengembangan pupuk NPK jenis komoditas.
 
Pusri sejak 2016 juga memproduksi pupuk NPK dengan kapasitas 1x100 ribu ton per tahun, kemudian pada 2020 dilakukan peresmian Pabrik NPK Fusion II dengan kapasitas 2x100 ribu ton per tahun sehingga terjadi peningkatan kapasitas produksi menjadi 300 ribu ton per tahun.
 
"Kami sudah ada NPK singkong dan kopi, dan beberapa waktu lalu di Belitung, kami juga sudah meluncurkan NPK lada dan NPK kopi. Kami juga sedang melakukan riset untuk NPK tebu," kata dia.
 
Kemudian, pada 2021, Pusri merencanakan pembangunan pabrik Pusri IIIB untuk mengganti pabrik yang sudah berusia tua dan boros penggunaan gas yakni Pusri III dan Pusri IV.
 
Sejauh ini, Pusri sudah membuat studi kelayakan dan meminta dukungan dari sisi eksternal seperti Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan. Hal ini dilakukan karena pabrik yang ditaksir membutuhkan dana Rp10 triliun tersebut membutuhkan kepastian dari sisi logistik mengingat telah terjadi pendangkalan Sungai Musi.
 
"Kami sudah berkoordinasi dengan gubernur (Herman Deru), dan nantinya gubernur akan mengkomunikasikan ke pemerintah pusat terkait ini," kata dia.


Sumber:https://m.medcom.id/ekonomi/bisnis/Rb1mpodb-pusri-lampaui-target-produksi-2020

Read More
news-1

02 April 2026

Agro Solution, Program Jitu Pusri Dampingi Petani Gunakan Pupuk Nonsubsidi
Liputan6.com, Palembang - PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) mempunyai program jitu untuk mengubah konsumsi pupuk subsisi beralih ke pupuk nonsubsidi bagi para petani di Sumatera Selatan (Sumsel). Program jitu tersebut yaitu agro solution, yaitu pendampingan bagi petani untuk meningkatkan produksi.
 
Menurut Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh, kuota pupuk bersubsidi yang diberikan pemerintah sifatnya memang terbatas. Sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan pupuk bagi para petani.
 
“Kita mengajak dan mendorong para petani, untuk memahami pemupukan yang baik. Sehingga mereka tidak lagi menggunakan pupuk subsidi,” katanya, Minggu (27/12/2020).
 
Melalui program agro solution, PT Pusri bisa mewujudkan transformasi industri pupuk yang kini berperan sebagai pendamping petani.
 
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini juga, akan menyiapkan komunitas dan ekosistemnya. Mulai dari hulu hingga ke hilir.
 
Tugas para komunitas tersebut, salah satunya memberikan pemahaman kepada petani mengenai bagaimana cara pemupukan yang baik. Dalam program agro solution, kelompok tani akan dibina mengenai cara penggunaan pupuk.
 
“Karena selama ini masih, banyak petani yang hanya asal-asalan saja. Jadi kurang berdampak signifikan pada produksi,” katanya.
 
Dengan program ini, PT Pusri berharap petani nantinya tidak tergantung lagi dengan pupuk subsidi. Oleh karena itu, PT Pusri juga mengandeng berbagai pihak.
 
“Kami juga melibatkan perbankan untuk penyaluran KUR, ada juga asuransi pertanian, hingga off-taker industri,” ungkapnya.
 
PT Pusri juga terus melakukan inovasi, untuk melahirkan produk unggulan yang dapat bermanfaat bagi sektor pertanian.
 
Seperti melakukan penggunaan pupuk untuk tanaman lada dan kopi di Belitung. Langkah tersebut, juga akan dilakukan di Kabupaten Banyuasin Sumsel.
 
“Kami sudah membuat NPK singkong di Pati (Jateng) dan Lampung Selatan. Dari 20 ton, kini produksi sudah 40 ton,” ujar petinggi PT Pusri.


Produktivitas Petani Sumsel
Melalui pengawalan pola produksi dan ketepatan ini, dia mengharapkan para petani akan lebih maksimal dalam penggunaan pupuk.
 
Dia yakin, solusi tersebut akan membantu petani yang kekurangan biaya, terutama dalam pembelian pupuk.
 
“Di Sumsel sendiri, produktivitas petani hanya 5-6 ton padi per hektare. Padahal di Jawa sudah ada yang bisa 10 ton,” ucapnya.
 
Berdasar catatan pihaknya, total stok seluruh lini pada 2020 yakni sebesar 294.937,75 ton. Dengan rinciannya untuk NPK subsidi, yakni sebesar 14.254,65 ton dan NPK nonsubsidi sebesar 3.779,66 ton.
 
Hasilkan Pupuk Murah

Selain memberikan pendampingan secara langsung ke petani, Pusri juga terus membenahi sisi internal untuk menghasilkan pupuk yang murah bagi petani.
 
Pusri berencana merevitalisasi pabrik yang sudah tua dan boros dalam penggunaan gas, yakni Pusri III dan Pusri IV.
 
“Jika bahan baku sudah efisien dan logistik selesai maka HPP (Harga Pokok Penjualan) bisa turun,” ujarnya.
 
Beragam program jitu tersebut, mewarnai Hari Ulang Tahun (HUT) PT Pusri ke-61 tahun di tanggal 24 Desember 2020.


 
 
 
Read More
news-1

02 April 2026

Pusri Ajak Petani Tak Bergantung Pupuk Bersubsidi
Bisnis.com, PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja atau Pusri Palembang mendorong petani untuk tidak bergantung pada pupuk bersubsidi agar pemupukan lebih optimal.
 
Oleh karena itu, perusahaan pun berkomitmen untuk mendampingi petani dalam pemakaian pupuk, termasuk nonsubsidi, melalui program Agro Solution.
 
Direktur Utama PT Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh mengatakan pemupukan yang tepat menjadi faktor utama dalam optimalisasi produksi tanaman pangan.
 
“Masalahnya kalau subsidi itu kan anggarannya terbatas, sementara kebutuhan petani mungkin tidak sesuai [dengan kuota],  kita upayakan untuk pakai pupuk nonsubsidi,” katanya, Minggu (27/12/2020).
 
Tri memaparkan tidak ada perbedaan kualitas antara pupuk subsisi dan nonsubsidi. Hanya saja, memang ada selisih harga. Namun demikian, ia memastikan harga pokok produksi (HPP) pupuk nonsubsidi akan turun seiring efisiensi yang dilakukan perusahaan.
 
“Selisih harga tidak terlalu besar, kalau bahan baku [pupuk] sudah efisien, produksi efisien dan tak ada masalah di logistik maka HPP akan turun,” katanya.
 
Dia menjelaskan Pusri juga berupaya mendukung peningkatan produksi petani padi di Sumsel sehingga dapat menyamai produktivitas padi di daerah Jawa.
 
“Gubernur Sumsel bilang saat ini produksi baru 5 ton – 6 ton per ha, sementara Jawa Tengah bisa sampai 10 ton per ha, tentu kami siap mengawal pola produksi petani di lapangan untuk tingkatkan produksi,” paparnya.
 
Dia menambahkan saat ini stok pupuk subsidi maupun nonsubsidi di seluruh lini masih mencukupi kebutuhan petani. Berdasarkan catatan perusahaan, total stok mencapai 294.937,75 ton untuk urea subsidi dan nonsubsidi, serta NPK subsidi dan nonsubsidi.
 
Adapun perinciannya, yakni stok di lini 1 mencapai 146.072,29 ton, lini 2 sebanyak 13.130,49 ton, dan lini 3 sebanyak 135.734,98 ton.


Sumber:https://ekonomi.bisnis.com/read/20201227/99/1335670/pusri-ajak-petani-tak-bergantung-pupuk-bersubsidi

Read More
news-1

02 April 2026

PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) Borong Top Digital Awards 2020, 3 Penghargaan Sekaligus
TRIBUNSUMSEL.COM - Menjelang akhir tahun, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menuai prestasi pada ajang Top Digital Awards 2020.
 
Pusri berhasil raih 3 (tiga) penghargaan yaitu kategori BUMN untuk Top Digital Implementation 2020 on Fertilizer Sector Level Stars 4; Top Leader On Digital Implementation 2020; dan Top Digital Transformation Readiness 2020 yang diserahkan pada tanggal 22 Desember 2020 di Hotel Raffles, Jakarta.
 
Manager Humas PT Pusri Palembang Soerjo Hartono mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Pusri dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam menjalankan operasional perusahaan serta untuk meningkatkan daya saing perusahaan.
 
Untuk kategori Top Digital, aplikasi yang diusung Pusri kali ini yaitu digital pada proses monitoring operasi produksi yang terintegrasi dengan maintenance pabrik dan sistem ERP yang ada.
 
Hal ini dapat meningkatkan kehandalan peralatan dan efisiensi operasi pabrik.
 
Soerjo juga menambahkan bahwa Pusri telah mampu membangun tim transformasi yang memiliki program kerja tidak hanya fokus pada transformasi bisnis namun juga transformasi budaya dan SDM.
 
Tahapan Penjurian dimulai bulan Oktober 2020 hingga awal Desember 2020 yang dilaksanakan secara online, memanfaatkan teknologi video conference dan telah melewati beberapa tahapan yaitu riset kepada instansi/Lembaga/badan dan korporasi, menyebarkan kuesioner kepada user.
 
Dilanjutkan denganpenjurian berupa presentasi dari finalis tentang keberhasilan mereka terkait implementasi dan pemanfaatan TI & TELCO (Solusi Unggulan) yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pendalaman atau tanya-jawab antara finalis dengan dewan juri.
 
Ketua Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2020 ini adalah Prof. Dr-Ing. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng dengan anggota Dewan Juri terdiri dari para pakar dan profesional yang berasal dari asosiasi, lembaga konsultan, organisasi, dan pegiat di bidang TI TELCO dan Solusi Teknologi Digital.
 
“Dengan berhasilnya Pusri meraih penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Pusri dalam mendukung pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, hal ini sejalan juga dengan misi kami untuk melakukan transformasi bisnis di era digital 5.0”, tutup Soerjo.


Sumber:https://sumsel.tribunnews.com/2020/12/28/pt-pupuk-sriwidjaja-palembang-pusri-borong-top-digital-awards-2020-3-penghargaan-sekaligus

 
Read More
news-1

02 April 2026

Agro Solution dari Pusri Bantu Petani Dongkrak Produksi
Bisnis.com, PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja yang merupakan anak usaha holding BUMN PT Pupuk Indonesia meluncurkan Program Agro Solution yakni pendampingan bagi petani untuk meningkatkan produksi.
 
Direktur PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Tri Wahyudi Saleh di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis, mengatakan, program ini diluncurkan sebagai wujud nyata keinginan dari Pusri untuk melakukan transformasi industri pupuk, yang kini berperan sebagai pendamping petani.
 
“Akan kami siapkan komunitas dan ekosistemnya mulai dari hulu hingga ke hilir,” kata Tri.
 
Dia mengatakan dalam program itu nantinya kelompok tani akan dibina mengenai cara penggunaan pupuk karena selama ini masih banyak petani yang hanya asal-asalan saja sehingga kurang berdampak signifikan pada produksi.
 
Melalui pendampingan itu, Pusri berharap petani nantinya tidak tergantung lagi dengan pupuk subsidi karena dalam Program Agro Solution itu Pusri juga mengandeng berbagai pihak.
 
“Kami juga melibatkan perbankan untuk penyaluran KUR, ada juga asuransi pertanian, hingga off-taker industri,” ungkapnya.
 
Pusri juga terus melakukan inovasi untuk melahirkan produk unggulan yang dapat bermanfaat bagi sektor pertanian.
 
Belum lama ini Pusri melakukan penggunaan pupuk untuk tanaman lada dan kopi di Belitung. Kemudian juga akan melakukan langkah serupa di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan.


Sumber:https://sumatra.bisnis.com/read/20201226/534/1335451/agro-solution-dari-pusri-bantu-petani-dongkrak-produksi

Read More
news-1

02 April 2026

PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) Borong Top Digital Awards 2020
PALEMBANG – Menjelang akhir tahun, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menuai prestasi pada ajang Top Digital Awards 2020.
 
Pusri berhasil raih 3 (tiga) penghargaan yaitu kategori BUMN untuk Top Digital Implementation 2020 on Fertilizer Sector Level Stars 4; Top Leader On Digital Implementation 2020; dan Top Digital Transformation Readiness 2020 yang diserahkan pada tanggal 22 Desember 2020 di Hotel Raffles, Jakarta.
 
Manager Humas PT Pusri Palembang Soerjo Hartono mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Pusri dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam menjalankan operasional perusahaan serta untuk meningkatkan daya saing perusahaan.
 
Untuk kategori Top Digital, aplikasi yang diusung Pusri kali ini yaitu digital pada proses monitoring operasi produksi yang terintegrasi dengan maintenance pabrik dan sistem ERP yang ada.
 
Hal ini dapat meningkatkan kehandalan peralatan dan efisiensi operasi pabrik.
 
Soerjo juga menambahkan bahwa Pusri telah mampu membangun tim transformasi yang memiliki program kerja tidak hanya fokus pada transformasi bisnis namun juga transformasi budaya dan SDM.
 
Tahapan Penjurian dimulai bulan Oktober 2020 hingga awal Desember 2020 yang dilaksanakan secara online, memanfaatkan teknologi video conference dan telah melewati beberapa tahapan yaitu riset kepada instansi/Lembaga/badan dan korporasi, menyebarkan kuesioner kepada user.
 
Dilanjutkan denganpenjurian berupa presentasi dari finalis tentang keberhasilan mereka terkait implementasi dan pemanfaatan TI & TELCO (Solusi Unggulan) yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pendalaman atau tanya-jawab antara finalis dengan dewan juri.
 
Ketua Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2020 ini adalah Prof. Dr-Ing. Ir. Kalamullah Ramli, M.Eng dengan anggota Dewan Juri terdiri dari para pakar dan profesional yang berasal dari asosiasi, lembaga konsultan, organisasi, dan pegiat di bidang TI TELCO dan Solusi Teknologi Digital.
 
“Dengan berhasilnya Pusri meraih penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Pusri dalam mendukung pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, hal ini sejalan juga dengan misi kami untuk melakukan transformasi bisnis di era digital 5.0”, tutup Soerjo.


Sumber:https://palembang.tribunnews.com/2020/12/26/pt-pupuk-sriwidjaja-palembang-pusri-borong-top-digital-awards-2020

 
Read More
news-1

02 April 2026

Sumsel Target 3 Besar Penghasil Besar Nasional, Ini Tanggapan BUMN Pupuk
PALEMBANG, iNews.id - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru menargetkan provinsi ini menjadi tiga besar penghasil beras nasional. Untuk itu, Herman Deru berharap dukungan dari PT Pupuk Sriwijaya untuk menjamin ketersediaan pupuk sampai pendampingan terhadap petani. Saat ini, berdasarkan data dari Kementerian Pertanian, Sumsel berada di urutan ke empat masih kalah dengan provinsi di Pulau Jawa. “Dengan perbaikan data dan SDM, kami yakin bisa segera masuk tiga besar nasional,” ujarnya dalam sebuah kegiatan dalam rangka HUT ke-61 Pusri di Palembang, Kamis (24/12/2020).
 
Target Sumsel mendapat dukungan dari PT Pupuk Sriwijaya yang akan merevitalisasi beberapa pabrik dan membuat komunitas pendamping petani.

Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi saleh mengemukakan komitmen untuk mensuport sektor pertanian dengan transformasi membentuk komunitas pendamping petani. “Komunitas yang membantu petani baik hulu sampai hilir. Bagaimana pemberian pupuk yang baik dan tepat waktu serta tidak bergantung dengan pupuk subsidi. Adapun wilayah yang menjadi fokus yakni Kabupaten Banyuasin,” ujarnya. PT Pusri juga berkeinginan merevitalisasi pabrik yang tidak efisien dan mengatasi persoalan pendangkalan Sungai Musi. “Pusri bersama Pemprov Sumsel berkoordinasi dengan kementrian pekerjaan umum dan kementrian perhubungan untuk mengatasi pendangkalan Sungai Musi, karena menghambat ekspor pupuk,” katanya.
Read More
news-1

02 April 2026

Launching Rumah BUMN, PT Pusri Bantu Tingkatkan Penghasilan UMKM dimasa Covid 19
PALEMBANG, rakyatpembaruan.com-Bertepatan dengan HUT Pusri ke-61 pada 24 Desember 2020, Pusri melaksanakan launching Rumah BUMN Sumsel yang terletak di Perumahan Pusri Sekojo Palembang Kamis, (24/12/2020) siang.
 
Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh usai melaunching rumah BUMN berharap bahwa ini dapat memberikan manfaat kepada UMKM khususnya dimasa pandemi covid19.
 
“Melalui Rumah BUMN Sumsel kami berharap dapat meningkatkan penghasilan UMKM dan mengembangkan bisnis masing-masing UMKM terutama di masa pandemi COVID-19 yang berdampak pada menurunnya ekonomi bangsa ini,” ujarnya.
 
“Di rumah BUMN Sumsel ini pengunjung dapat paket lengkap, seperti refreshing sambal menikmati kopi dan makanan khas Palembang di suasana outdoor yang menenangkan, menambah ilmu pengetahuan mengenai makanan dan kerajinan khas Palembang serta sesekali pengunjug dapat menikmati live music,” tambah Tri.
 
Terdapat sekitar 22 UMKM binaan Pusri yang bergerak dalam berbagai bidang seperti kerajinan khas Palembang, souvenir, kopi, makanan khas Palembang dapat ditemukan di Rumah BUMN Sumsel yang operasionalnya dibagi dalam dua sesi yaitu sesi I (09.00-16.30) dan sesi II (19.00-23.00). Dalam pelaksanaannya seluruh UMKM dan Pengunjung selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 pada setiap transaksi yang dilakukan.
 
Manager CSR Pusri, Heri Suharsono menyampaikan bahwa Rumah BUMN Sumsel yang sebelumnya disebut Rumah Kreatif Pusri merupakan sebuah wadah kolaborasi bagi UMKM dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM.
 
Selain UMKM, di Rumah BUMN Sumsel telah disiapkan tempat bagi karyawan khususnya millennial BUMN yang ingin bersilaturrahmi, berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan BUMN dan tentunya dalam pelaksanaannya selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
 
Pengunjung dan masyarakat dapat memperoleh update informasi mengenai produk dan informasinya melalui Instagram @rumahbumn_wilsumsel. (adi/rp/ril)


Sumber:https://rakyatpembaruan.com/launching-rumah-bumn-pt-pusri-bantu-tingkatkan-penghasilan-umkm-dimasa-covid-19/

Read More
news-1

02 April 2026

Dirut Pusri ungkap alasan utamakan Palembang jadi lokasi pabrik baru
“Saat ini kami lagi visible study, ya semakin cepat semakin baik”
Palembang (ANTARA) - Anak usaha holding BUMN PT Pupuk Indonesia, PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) tetap mengutamakan Kota Palembang sebagai lokasi untuk mendirikan pabrik baru yang masuk dalam program revitalisasi dua pabrik lama yakni Pusri III dan Pusri IV.
 
Direktur Utama PT Pusri Tri Wahyudi Saleh di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis, mengatakan pemilihan Kota Palembang karena menyadari Pusri memiliki historis yang kental dengan kota ini.
 
“Kami (Pusri) berupaya maksimal pengembangan pabrik tetap di Palembang karena memang Pusri ini kebanggaannya. Nanti akan kami carikan nama pabriknya yang lebih menantang,” kata Tri.
 
Tri yang dijumpai dalam peringatan HUT ke-61 PT Pusri, mengatakan keinginan Pusri untuk merevitalisasi dua pabrik ‘tuaí’ itu sangatlah beralasan karena kedua pabrik itu sudah tidak efisien lagi dalam penggunaan gas.
Melalui revitalisasi, Pusri diharapkan menghasilkan produk yang berdaya saing dari sisi harga karena sudah terjadi penurunan biaya produksi.
 
“Saat ini kami lagi visible study, ya semakin cepat semakin baik,” kata Tri.
 
Terkait rencana pembangunan pabrik baru yang membutuhkan dana sekitar Rp10-Rp11 triliun tersebut, Tri mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
 
Ini berkaitan dengan persoalan pendangkalan alur Sungai Musi yang hingga kini belum ditemukan solusinya. Akibat pendangkalan ini, volume ekspor pupuk semakin tergerus dari 10.000 ton untuk sekali angkut menjadi hanya 5.000-6.000 ton.
 
Sejauh ini Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PU dan Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR).
 
Dukungan penuh diberikan Pemprov Sumsel untuk pembangunan pabrik baru itu karena daerah ini berkeinginan meningkatkan produksi padi. Sejauh Sumatera Selatan berada di peringkat lima setelah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan. Sementara target ke depan yakni berada pada peringkat tiga.
 
“Dari pada kita bangun yang besar (pabrik), tapi ternyata logistik masih jadi persoalan. Ini sama saja berbiaya tinggi. Yang penting shipping out-nya dulu, dan ini bukan hanya tanggung jawab Pusri saja, tapi yang lain juga,” kata dia.


Sumber:https://www.antaranews.com/berita/1912992/dirut-pusri-ungkap-alasan-utamakan-palembang-jadi-lokasi-pabrik-baru

Read More
news-1

02 April 2026

Revitalisasi Pabrik Pusri 3 dan 4 Terkendala Pendangkalan Sungai Musi
TEMPO.CO, Palembang - Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PT Pusri), Tri Wahyudi Saleh menyatakan pihaknya bakal merevitalisasi pabrik tua seperti Pusri III dan IV. Revitalisasi dilakukan untuk menjaga keandalan produksi dan agar bisa bersaing di tengah pasar lokal dan global.
 
Berbicara seusai upacara peringatan Hari jadi Pusri ke-61, Tri belum berani memastikan tanggal dimulainya proyek tersebut lantaran masih terkendala pendangkalan Sungai Musi. Hal tersebut sebagai salah satu jalur keluar masuk barang-barang produksi perseroan yang berada persis di pinggiran Sungai tersebut.
 
"Kami akam revitalisasi pabrik yang sudah tidak efisien lagi yang di Palembang ini," kata Tri, Kamis, 24 Desember 2020. Meskipun belum bisa memastikan waktu pelaksanaan ground breaking, Tri memastikan pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan rencana tersebut dalam waktu dekat ini.
 
Dia juga berharap besar lokasi revitalisasi tetap berada di sekitar kantor pusat PT. Pusri Palembang yang berada di Jalan Mayor Zen, Palembang. "Untuk atasi masalah pendangkalan sungai kami sudah koordinasi dengan pemerintah daerah dan juga pusat,"ujar Tri.
 
Sebagai gambaran kata Tri, dulu sebelum terjadi pendangkalan, kapal bisa mengangkut pupuk dengan kapasitas 11.000 metrik ton sedangkan saat ini hanya bisa mengangkut 5000 metrik ton. Angka tersebut dipastikan akan mengganggu target perseroan yang saat ini berada di bawah PT Pupuk Indonesia. "Sekarang sedang kami lakukan studi kelayakannya."


Sumber:https://bisnis.tempo.co/read/1417390/revitalisasi-pabrik-pusri-3-dan-4-terkendala-pendangkalan-sungai-musi

Read More
news-1

02 April 2026

Bantu UMKM saat pandemi Covid19, Pusri Resmikan `Rumah BUMN`
Elshinta - Wujud kepedulian PT Pusri Palembang untuk membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tetap bertahan ditengah pandemi COVID-19, dan bertepatan dengan HUT Pusri ke-61 pada 24 Desember 2020, Pusri melaksanakan launching Rumah BUMN Kamis (24/12).
 
Manager CSR Pusri, Heri Suharsono menyampaikan bahwa Rumah BUMN Sumsel yang sebelumnya disebut Rumah Kreatif Pusri merupakan sebuah wadah kolaborasi bagi UMKM dalam membentuk Digital Economy Ecosystem melalui pembinaan bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM, terutama ditengah pandemi seperti yang terjadi saat ini.
 
Sementara itempat yang sama, Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh, menyampaikan dapat meningkatkan penghasilan UMKM dan mengembangkan bisnis masing-masing UMKM terutama di masa pandemi COVID-19 yang berdampak pada menurunnya ekonomi bangsa.
 
“Melalui Rumah BUMN Sumsel kami berharap dapat meningkatkan penghasilan UMKM dan mengembangkan bisnis masing-masing UMKM terutama di masa pandemi COVID-19 yang berdampak pada menurunnya ekonomi bangsa ini”, ujar Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Adi Asmara, Jumat (25/12).
 
Terdapat sekitar 22 (dua puluh dua) UMKM binaan Pusri yang bergerak dalam berbagai bidang seperti kerajinan khas Palembang, souvenir, kopi, makanan khas Palembang dapat ditemukan di Rumah BUMN Sumsel yang operasionalnya dibagi dalam dua sesi yaitu sesi I (09.00-16.30) dan sesi II (19.00-23.00).
 
Lebih lanjut ia menyampaikan, dalam pelaksanaannya seluruh UMKM dan Pengunjung selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 pada setiap transaksi yang dilakukan.
 
“Di rumah BUMN Sumsel ini pengunjung dapat paket lengkap, seperti refreshing sambal menikmati kopi dan makanan khas Palembang di suasana outdoor yang menenangkan, menambah ilmu pengetahuan mengenai makanan dan kerajinank has Palembang serta sesekali pengunjug dapat menikmatilive music”, tambah Tri.
 
Selain UMKM, di Rumah BUMN Sumsel telah disiapkan tempat bagi karyawan khususnya millennials BUMN yang ingin bersilaturrahmi, berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan BUMN dan tentunya dalam pelaksanaannya selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
 
 
 
 
Read More
Layanan Pelanggan Report Governance Public Info FAQ