Find out the latest information about Pusri from the media spotlight.
31 October 2025
LAMPUNG, PALPOS.ID – Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan berwawasan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holdingdari PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat komitmennya melalui program Pesantren Berdikari di Pondok Pesantren Nurul Fattah, Lampung.
Program yang telah diinisiasi sejak tahun 2024 ini bertujuan untuk mewujudkan pesantren yang mandiri secara ekonomi, berdaya lingkungan, dan menjadi contoh penerapan praktik keberlanjutan di lembaga pendidikan berbasis pesantren.
Dalam pelaksanaannya, Pusri telah memberikan berbagai dukungan seperti pengembangan peternakan kambing lengkap dengan kandang dan bibitnya, kebun belajar, sarana komposting, serta pendampingan edukasi lingkungan bagi para santri.
Sebagai kelanjutan program, tahun ini Pusri membangun Dapur Bersih Terintegrasi dan Greywater Treatment System di lingkungan pesantren.
Fasilitas ini berfungsi untuk meningkatkan sanitasi, serta mengolah sampah organik dan air bekas cucian (greywater) menjadi kompos dan air layak guna kembali untuk kebun belajar santri.
Selain itu, Pusri juga menyelenggarakan workshop pengelolaan sampah rumah tangga dan pembuatan sabun alami berbahan limbah buah-buahan, yang turut diikuti oleh Bank Sampah Sehati “Beringin” sebagai bagian dari kegiatan benchmarking pengelolaan sampah berkelanjutan antar komunitas.
Melalui inisiatif ini, Pusri ingin menghadirkan sinergi antara pendidikan, lingkungan, dan kemandirian ekonomi pesantren.
“Kami ingin memastikan bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi teladan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Melalui Dapur Bersih Terintegrasi dan sistem pengolahan greywater ini, kami berharap para santri dapat belajar langsung tentang pentingnya kebersihan, daur ulang, dan efisiensi sumber daya sejak dini,” ujar VP TJSL Pusri, Alde Dyanrini.
Lebih lanjut, Alde menambahkan bahwa program Pesantren Berdikari merupakan bagian dari kontribusi Pusri untuk lingkungan dan menjadi komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya pembangunan dapur bersih dan sistem pengelolaan air terpadu ini, Pusri berharap Pesantren Nurul Fattah dapat terus berkembang menjadi contoh pesantren ramah lingkungan yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain di wilayah Lampung dan sekitarnya.
Sumber : https://palpos.disway.id/headline/read/703303/pusri-dorong-pesantren-berdikari-melalui-pembangunan-dapur-bersih-terintegrais-di-pesantren-nurul-fattah/15
30 October 2025
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID – Sebagai bentuk komitmen terhadap petani Indonesia, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung penuh kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian terkait penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi yang resmi berlaku mulai hari Rabu (22/10) di seluruh Indonesia.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, saat menjabarkan capaian kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di sektor pertanian, bertempat di kantor Kementan, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Amran menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan pelaksanaan langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan ketersediaan pupuk dengan harga yang lebih terjangkau bagi petani. Langkah strategis ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 mengenai Jenis, Harga Eceran Tertinggi, dan Alokasi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2025.
Direktur Utama PT Pusri Palembang, Maryono, menyatakan bahwa Pusri siap menjalankan kebijakan tersebut dengan memastikan ketersediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi tetap berjalan optimal di seluruh wilayah tanggung jawab perusahaan.
“Penurunan harga pupuk bersubsidi ini merupakan langkah nyata keberpihakan negara kepada petani. Pusri berkomitmen penuh mendukung kebijakan pemerintah dengan memastikan distribusi pupuk tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh petani,” ujar Maryono.
Maryono menambahkan bahwa kebijakan penurunan harga ini dapat terlaksana berkat efisiensi industri pupuk nasional dan perbaikan tata kelola distribusi yang dijalankan bersama holding Pupuk Indonesia, tanpa penambahan anggaran subsidi dari APBN.
“Pusri terus memperkuat digitalisasi sistem distribusi, memperpendek rantai pasok, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan distributor agar pupuk bersubsidi tersalurkan dengan baik. Efisiensi dan sinergi ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pupuk bagi petani di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Adapun jenis pupuk yang mengalami penurunan harga, sebagaimana diumumkan oleh Kementan, meliputi:
Maryono menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya meringankan beban biaya petani, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan produktivitas pertanian nasional.
Kami percaya kebijakan ini akan menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Pusri berkomitmen untuk terus hadir di tengah petani melalui penyediaan pupuk berkualitas dan layanan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani,” jelas Maryono.
Pusri juga mendukung penegakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan pupuk bersubsidi, sejalan dengan arahan Presiden dan kebijakan pemerintah untuk memastikan pupuk benar-benar diterima oleh petani yang berhak.
Sumber : https://radarpalembang.disway.id/ekonomi/read/658348/pusri-dukung-penuh-kebijakan-penurunan-harga-pupuk-bersubsidi-berikut-daftar-lengkap-harga-terbarunya/15
27 October 2025
Bisnis.com, PALEMBANG - PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding Pupuk Indonesia (Persero), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Sumatera Selatan dengan berpartisipasi dalam Kadin Sumsel Expo Ke-3 Tahun 2025, yang digelar pada 21–24 Oktober 2025 di Transmart Mall Palembang.
Mengusung tema “Sinergi Dunia Usaha Menuju Ekonomi Berkelanjutan dan Inovatif”, pameran ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie dan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
Pada kesempatan ini, Pusri menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM binaan, di antaranya produk fashion khas Palembang dari Lili Songket, serta produk kuliner legendaris Pempek dan Kemplang Hj Eva Yunus. Selain itu, turut ditampilkan pula berbagai produk kreatif dari UMKM binaan Rumah BUMN Sumsel.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan apresiasi atas konsistensi Kadin Sumsel dalam menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wadah untuk memperkuat ekonomi daerah.
“Kadin Expo ini bukan sekadar pameran, tetapi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, sarana penciptaan lapangan kerja melalui Job Fair, serta langkah konkret dalam menekan inflasi melalui Gerakan Pangan Murah,” ujar Herman Deru.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan bahwa kunjungannya bersama jajaran pengurus Kadin Indonesia ke Palembang merupakan bentuk dukungan terhadap kolaborasi pemerintah daerah dan dunia usaha.
“Sumatera Selatan memiliki potensi luar biasa. Melalui kegiatan seperti ini, Kadin berkomitmen mencetak lebih banyak wirausaha baru serta memajukan dunia usaha lokal agar mampu bersaing secara nasional maupun global,” ungkapnya.
Tidak hanya berpartisipasi sebagai peserta pameran, Pusri juga turut mengisi sesi sosialisasi dan talkshow “Musi Competition” yang disambut antusias oleh para pengunjung. Melalui sesi ini, Pusri berbagi wawasan mengenai inovasi sosial serta peran BUMN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
VP TJSL PT Pusri Palembang, Alde Dyanrini, menegaskan bahwa partisipasi Pusri dalam Kadin Sumsel Expo merupakan bagian dari implementasi komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa kemajuan ekonomi daerah harus dimulai dari penguatan pelaku usaha lokal. Melalui sinergi bersama Kadin dan berbagai pemangku kepentingan, Pusri berkomitmen untuk terus memperluas dampak sosial melalui pemberdayaan UMKM binaan agar tumbuh mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujar Alde.
Dengan keikutsertaan di Kadin Sumsel Expo Ke-3, Pusri tidak hanya memperkenalkan produk UMKM binaan kepada masyarakat luas, tetapi juga memperkuat peran BUMN dalam membangun kemandirian ekonomi daerah melalui sinergi, inovasi, dan keberlanjutan.
Sumber : https://sumatra.bisnis.com/read/20251027/533/1923579/pusri-dukung-ekonomi-umkm-melalui-partisipasi-pada-kadin-sumsel-expo
23 October 2025
Palembang, Detiksumsel.com -- Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PT Pusri mendukung acara diskusi panel Bakti Persada Masyarakat Sumatera Selatan (BPMSS) dan Pemkot Palembang yang bertema Palembang Kota Layak Huni : Tantangan dan Peluang, di ruang Parameswara, kantor Pemkot Palembang, 28 Oktober mendatang.
Demikian dikemukakan Sekretaris Perusahaan (Sekper) PT Pusri Indah Irmayani saat menerima audensi BPMSS, di Wisma Melati Pusri, belum lama ini. “Silakan diajukan proposal untuk kami pelajari. Sejauh ini kami sangat peduli dengan masalah lingkungan terutama sampah,” kata Indah yang didampingi Indah Irmayani (Sekretaris Perusahaan) Alfa Widyawan (SVP Teknologi), Marviansyah (SVP Umum), Alde Dyanrin (VP TJSL), Rustam Effendy (VP Komunikasi Adminsitrasi Korporat), dan Febrian Andika (VP Hukum).
Menurut Indah, pihaknya fokus dengan pengelolaan sampah. “Kami mengelola sampah organik diproses dijadikan pupuk organik. Hal yang paling urgent jumlah sampah yang dihasilan oleh masyarakat,” katanya.
Ada program duplikasi pengelolaan sampah yang ada di Pusri (Waste Plan), plastik dan kardus diarahkan ke bank sampah.
Dalam kesempatan audensi hadir langsung Ketum BPMSS Dr. Hadi Prayogo didampingi pengawas dan pengurus lainnya. Kolonel (Purn) Ir. H. Zacky AlMujahid Dani, MM, H. Romzie Abdullah, SE.,M.Si, H Toni Panggarbesi SH MSi, Drs. H. Chairuman Gunawan, MM, Ir. H. ZainalArifin, Drs.H. Taufik Syahrial, MM, Dr Yunita Theresiana , SE, SKM, M.Kes, Dr. H. Tobari, M.Si., C.Ed, Muhran S.Pd., MM, dan Ir. H. Rumian, MH.
Seperti diketahui, Bakti Persada yang sudah berdiri satu tahun lebih adalah organisasi yang meneguhkan diri menjadi lembaga pemikir (thinktank). Dirintis oleh tokoh Sumsel antara lain mantan Kabareskrim Komjen (Pol) Susno Duaji, mantan Bupati Lahat Solichin Daud, mantan Bupati Muba Noer Muhammad, mantan staf khusus Gubernur Toni Panggarbesi dan lainnya. Organisasi yang dipimpin wartawan senior Hadi Prayogo ini memiliki 40 anggota Dewan Pakar terdiri dari Profesor, Doktor dan Magister dengan disiplin ilmunya masing-masing.
Menurut Hadi, pada tanggal 28 Oktober mendatang Bakti Persada bersama Pemkot Palembang akan menyelenggarakan diskusi terbatas Palembang Kota Layak Huni : Tantangan dan Peluang, dengan menghadirkan tiga profesor yang tercatat sebagai anggota dewan pakar BPMSS yakni Prof Dr Ir Achmad Syarifudin MSc, Prof Dr Abdullah Idi dan Prof Dr Tan Malaka. Diskusi panel ini difasilitasi Walikota Palembang H Ratu Dewa yang tertarik dengan keberadaaan Bakti Persada sebagai lembaga pemikir.
“Bakti Persada dalam tahun ini bersilaturahmi untuk memperkenalkan diri sebagai lembaga baru, dan semoga pemikiran dewan pakar dan pengurus bisa menyumbangkan pikiran bagi pemerintah daerah, BUMN, BUMD maupun lembaga lainnya untuk kemajuan Sumsel. Dan kami berterimakasih Pusri menyambut dengan baik, khusus untuk Pusri sumbangan kami tentu tentang lingkungan dan kemasyarakatan,” jelas wartawan senior Sumsel ini.
Ketika ditanya tentang aktivitas Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Indah mengungkapkan sesuai peraturan Menteri BUMN. “Kita melakukan development dari masyarakat oleh masyarakat. Ini mengacu pada TJSL sesuai peraturan menteri BUMN. Kami mapping yang ada di masyrakat, kemudian kita lakukan FGD, terus kami beri kail bukan ikan. Lalu kita buat program development. Dan diukur lagi bagaimana social return investment nya berjalan,” jelasnya.
Dalam diskusi santai sambil menikmati makanan yang disajikan terjadi dialog interaktif antara BPMSS dan Pusri. Manajemen Pusri menerima tawaran kerjasama dari lembaga atau organisasi masyarakat asal mengajukan proposal untuk dipelajari dan dievaluasi lebih dulu.
Demikian juga BPMSS berharap bisa ikut menyumbangkan pemikiran baik dibutuhkan maupun tidak karena sejak berdiri Bakti Persada memang komitmen terhadap pembangunan masyarakat Sumsel. Acara diakhiri foto bersama dan pemberian plakat.
Sumber : https://www.detiksumsel.com/palembang/97416129967/pusri-siap-dukung-diskusi-panel-bpmss-pemkot-palembang
23 October 2025
Bisnis.com, PALEMBANG - Sebagai bentuk komitmen terhadap petani Indonesia, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung penuh kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian terkait penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi yang resmi berlaku mulai hari Rabu (22/10) di seluruh Indonesia.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, saat menjabarkan capaian kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di sektor pertanian, bertempat di kantor Kementan, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Amran menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan pelaksanaan langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan ketersediaan pupuk dengan harga yang lebih terjangkau bagi petani. Langkah strategis ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 mengenai Jenis, Harga Eceran Tertinggi, dan Alokasi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2025.
Direktur Utama PT Pusri Palembang, Maryono, menyatakan bahwa Pusri siap menjalankan kebijakan tersebut dengan memastikan ketersediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi tetap berjalan optimal di seluruh wilayah tanggung jawab perusahaan.
“Penurunan harga pupuk bersubsidi ini merupakan langkah nyata keberpihakan negara kepada petani. Pusri berkomitmen penuh mendukung kebijakan pemerintah dengan memastikan distribusi pupuk tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh petani,” ujar Maryono.
Maryono menambahkan bahwa kebijakan penurunan harga ini dapat terlaksana berkat efisiensi industri pupuk nasional dan perbaikan tata kelola distribusi yang dijalankan bersama holding Pupuk Indonesia, tanpa penambahan anggaran subsidi dari APBN.
“Pusri terus memperkuat digitalisasi sistem distribusi, memperpendek rantai pasok, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan distributor agar pupuk bersubsidi tersalurkan dengan baik. Efisiensi dan sinergi ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pupuk bagi petani di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Adapun jenis pupuk yang mengalami penurunan harga, sebagaimana diumumkan oleh Kementan, meliputi:
Maryono menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya meringankan beban biaya petani, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan produktivitas pertanian nasional.
“Kami percaya kebijakan ini akan menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pusri berkomitmen untuk terus hadir di tengah petani melalui penyediaan pupuk berkualitas dan layanan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani,” jelas Maryono.
Pusri juga mendukung penegakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan pupuk bersubsidi, sejalan dengan arahan Presiden dan kebijakan pemerintah untuk memastikan pupuk benar-benar diterima oleh petani yang berhak.
Sumber : https://sumatra.bisnis.com/read/20251023/533/1922948/pusri-dukung-penuh-kebijakan-penurunan-harga-pupuk-bersubsidi
16 October 2025
Wakil Gubernur Sumatera Selatan menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang beserta jajaran di Ruang Tamu Wakil Gubernur, Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (16/10/2025).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan PT Pusri dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya sektor industri dan ketahanan pangan. turut hadir Para Ka. Opd Prov Sumsel
Sumber : https://sumselprov.go.id/detail/berita/wagub-sumsel-h-cik-ujang-terima-silaturahmi-direksi-pt-pusri-palembang/baru
10 October 2025
BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – PT Pusri Palembang, sebagai produsen pupuk pertama di Indonesia dan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), terus meningkatkan pengawasan dalam penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.
Ini dilakukan sesuai dengan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di titik serah resmi.
Rustam Effendi, VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, menjelaskan bahwa HET adalah harga resmi yang ditetapkan untuk pupuk bersubsidi.
Harga ini berlaku bagi petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam sistem E-RDKK.
Penyaluran pupuk ini dapat dilakukan di berbagai Titik Serah Resmi seperti kios pengecer, gabungan kelompok tani (gapoktan), kelompok budidaya ikan (pokdakan), dan koperasi yang telah ditunjuk.
Rustam menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan bahwa segala proses penyaluran mengikuti prinsip tujuh Tepat.
Prinsip ini meliputi Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Mutu, dan Tepat Sasaran Penerima.
“Kami memastikan bahwa seluruh penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan sesuai dengan ketentuan tersebut,” ungkap Rustam.
Pentingnya HET dalam penyaluran pupuk bersubsidi tidak bisa dianggap remeh. Sesuai regulasi yang ada, HET untuk pupuk Urea ditetapkan sebesar Rp 2.250 per kilogram sementara untuk NPK bersubsidi sebesar Rp 2.300 per kilogram.
Stok saat ini di gudang lini III seluruh rayon Pusri mencatat ketersediaan sebanyak 95.719 ton untuk urea dan 47.257 ton untuk NPK yang dipastikan mencukupi kebutuhan petani selama musim tanam.
Langkah preventif lainnya yang dilakukan oleh Pusri bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) adalah dengan mengedukasi para penerima pupuk bersubsidi melalui sosialisasi berkala serta menerbitkan surat edaran kepada seluruh PPTS.
Selain itu perusahaan juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah aparat penegak hukum dan masyarakat guna mengawasi jalannya distribusi pupuk subsidi ini.
“Kami tidak akan ragu untuk memberikan sanksi kepada PPTS yang terbukti melanggar ketentuan HET,” tegas Rustam.
Ia menambahkan bahwa pengawasan dan transparansi dalam penyaluran menjadi kunci utama agar manfaat pupuk bersubsidi benar-benar dirasakan oleh petani yang berhak menerimanya.
Rustam juga menyoroti pentingnya langkah-langkah ini sebagai bagian dari upaya Pusri dan Pupuk Indonesia Grup dalam mendukung ketahanan serta kemandirian pangan nasional.
Hal ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Pupuk bersubsidi bukan sekadar bantuan bagi petani, melainkan instrumen strategis untuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional,” tuturnya.
Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa upaya PT Pusri Palembang tidak hanya terfokus pada produksi tetapi juga pada aspek distribusi yang tepat sasaran. Ini menunjukkan betapa pentingnya peranan mereka dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia.
Untuk memastikan upaya edukasi dan pencegahan pelanggaran berjalan efektif PT Pusri juga melakukan beberapa inisiatif tambahan seperti meningkatkan frekuensi koordinasi lapangan dengan pihak terkait guna memantau langsung proses distribusi di lapangan.
Rustam menambahkan bahwa salah satu tantangan utama adalah memastikan setiap pihak yang terlibat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menjaga ketertiban distribusi.
Masyarakat pun diajak berperan aktif dalam pengawasan ini karena keterlibatan publik dapat meningkatkan akuntabilitas semua pihak yang terlibat sehingga potensi penyimpangan bisa diminimalisir sejak dini.
“Kolaborasi antara perusahaan pemerintah dan masyarakat sangat penting agar tujuan dari pemberian subsidi pupuk ini bisa tercapai,” jelas Rustam lebih lanjut.
Melihat kondisi stok saat ini serta sistem distribusi yang semakin baik harapan besar tentunya berada pada peningkatan hasil pertanian nasional ke depannya.
Dengan strategi pengawasan terpadu serta sinergi berbagai pihak PT Pusri Palembang optimis mampu memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di tanah air.
Dalam konteks yang lebih luas langkah-langkah konkret dari PT Pusri Palembang ini merupakan contoh nyata bagaimana sebuah perusahaan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan nasional. (*/dda)
09 October 2025
AKURAT. CO SUMSEL - Anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pusri Palembang dengan tegas berkomitmen akan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada para petani yang terdaftar sesuai ketentuan pemerintah.
Termasuk dalam penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di titik resmi.
VP Komunikasi & Administrasi Pusri, Rustam Effendi menjelaskan, HET merupakan resmi pupuk bersubsidi yang ditetapkan pemerintah bagi petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam E-RDKK.
Pupuk bersubsidi tersebut dapat di tebus di Titik Serah (PPTS), seperti kios, pengecer, gabungan kelompok tani (gapoktan), kelompok budidaya ikan (pokdadan) dan koperasi-koperasi yang ditunjuk.
“Kami memastikan bahwa seluruh penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan sesuai prinsip 7 Tepat, yaitu Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Mutu, dan Tepat Sasaran Penerima. Pupuk bersubsidi hanya dapat ditebus di titik serah sesuai HET yang berlaku. Apabila terdapat biaya tambahan seperti ongkos kirim, maka harus disertai nota terpisah dan tidak digabungkan dalam transaksi penebusan pupuk,” ujar Rustam.
Sesuai regulasi yang berlaku, besaran HET pupuk bersubsidi ditetapkan Rp 2.250/kg untuk Pupuk Urea dan Rp 2.300/kg untuk NPK bersubsidi.
Dengan stok yang tersedia di gudang lini III seluruh rayon Pusri yaitu 95.719 ton untuk urea dan 47.257 ton untuk NPK.
Hal ini diharapkan mencukupi kebutuhan petani di musim tanam.
Rustam menambahkan, Pusri sebagai produsen pupuk pertama di Indonesia, bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) secara konsisten telah melakukan langkah preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran HET di lapangan.
Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi, sosialisasi berkala, serta penerbitan surat edaran kepada seluruh Penerima Pupuk Bersubsidi pada Titik Serah (PPTS).
Selain itu, perusahaan juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat untuk melakukan pengawasan bersama terhadap penyaluran pupuk bersubsidi.
“Kami tidak akan segan memberikan sanksi kepada PPTS yang terbukti melanggar ketentuan HET. Pengawasan dan transparansi penyaluran menjadi kunci agar pupuk bersubsidi benar-benar sampai kepada petani yang berhak,” tegas Rustam.
Lebih lanjut, Rustam mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Pusri dan Pupuk Indonesia Grup untuk mendukung terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Hal tersebut sejalan dengan cita-cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang tertuang dalam visi Asta Cita.
Terakhir, sebagai penutup Rustam menegaskan bahwa pupuk bersubsidi bukan sekedar bantuan untuk para petani, melainkan sebuah instrumen untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
“Pupuk bersubsidi bukan hanya bantuan bagi petani, tetapi instrumen strategis untuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional. Karena itu, kami terus berupaya agar penyaluran pupuk bersubsidi berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai aturan,” tutupnya.(*)
Sumber : https://sumsel.akurat.co/sumsel/1866677926/pusri-tegaskan-penyaluran-pupuk-bersubsidi-sesuai-het-dan-regulasi-pemerintah?page=2
09 January 2026
AKURAT.CO SUMSEL PT Pusri Palembang, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menggelar doa bersama dan santunan anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran pembangunan Proyek Pabrik Pusri IIIB, Rabu (9/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Musi Learning Center ini dihadiri jajaran direksi PT Pusri Palembang, termasuk Direktur Utama Maryono, Direktur Operasi & Produksi Sholikin, Direktur Keuangan & Umum R. Eric J. Rachman, serta Direktur Manajemen Risiko Panji Winanteya Ruky.
Turut hadir perwakilan dari mitra kerja proyek, yakni Construction Manager Wuhuan Indonesia Branch, Mr. Du Liangfu, dan Project Manager PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Alfian Syafaruddin Putra, yang menjadi bagian dari konsorsium pembangunan pabrik strategis nasional tersebut.
Sebanyak 350 anak yatim dan piatu dari masyarakat sekitar Kampung Sehati — meliputi Kelurahan 1 Ilir, Sungai Selayur, Sungai Buah, dan 3 Ilir — serta empat panti asuhan di wilayah tersebut turut hadir menerima santunan dan bingkisan dari perusahaan.
“Kami berharap kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim ini membawa keberkahan bagi kelancaran pembangunan Proyek Pusri IIIB serta operasional produksi Pusri,” ujar Maryono dalam sambutannya.
“Dukungan dan doa dari masyarakat sekitar menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik, terutama dalam mendukung tercapainya swasembada pangan,” tambahnya.
Maryono juga menegaskan bahwa sinergi antara Pusri, Wuhuan Engineering, dan Adhi Karya menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun pabrik pupuk modern yang efisien dan ramah lingkungan.
“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk masyarakat sekitar. Semoga sinergi ini terus terjalin dan memberi manfaat nyata bagi semua pihak,” ujarnya.
Kegiatan sosial ini menjadi simbol komitmen PT Pusri Palembang untuk tidak hanya berfokus pada pembangunan dan ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dengan semangat kebersamaan dan doa bersama, Pusri berharap Pabrik Pusri IIIB dapat segera rampung dan memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan masyarakat Palembang dan sekitarnya.
Sumber : https://sumsel.akurat.co/ekonomi/1866680689/pt-pusri-palembang-gelar-doa-bersama-dan-santunan-anak-yatim-mohon-kelancaran-pembangunan-pabrik-pusri-iiib
Editor: Kurnia
02 October 2025
AKURAT.CO SUMSEL PT Pusri Palembang, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggelar kegiatan Bersih Sungai dan Dermaga.
Aksi ini digelar dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2025 dan Hari Kebersihan Sungai Sedunia yang jatuh pada pekan keempat September.
Kegiatan ini melibatkan karyawan dan karyawati Pusri yang turun langsung membersihkan area sungai dan dermaga di sekitar lingkungan perusahaan.
Langkah tersebut bukan hanya simbolis, tetapi bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan ekosistem perairan.
SVP Teknologi & K3LH Pusri, Alfa Widyawan, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus ajakan agar seluruh elemen masyarakat ikut menjaga lingkungan.
“Lingkungan yang bersih akan mendukung keberlanjutan hidup generasi mendatang. Menjaga kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat dan dunia usaha, termasuk Pusri,” ujarnya.
Pusri sendiri sudah sejak lama menerapkan program pengelolaan lingkungan, di antaranya Waste Plant dan Tabungan Nona (Non-Organik dan Organik).
Program ini berfokus pada pemilahan, pengolahan, serta pemanfaatan kembali sampah agar tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dengan langkah tersebut, Pusri tidak hanya mengurangi beban sampah, tetapi juga mendorong terbentuknya circular economy melalui pengelolaan limbah yang lebih bernilai tambah.
Melalui aksi Bersih Sungai & Dermaga ini, Pusri berharap terjalin sinergi lebih kuat dengan masyarakat sekitar. Pengelolaan lingkungan yang baik diyakini tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga memberikan manfaat berlapis: kesejahteraan masyarakat, kualitas hidup yang lebih baik, dan keberlangsungan bisnis perusahaan.
“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama,” tutup Alfa.
Sumber : https://sumsel.akurat.co/news/1866651669/peringati-world-cleanup-day-pt-pusri-gelar-aksi-bersih-sungai-dan-dermaga
02 October 2025
Palembang - PT Pusri menyelenggarakan aksi bersih sungai dan dermaga dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2025 dan Hari Kebersihan Sungai Sedunia yang jatuh pada minggu keempat bulan September.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif karyawan dan karyawati Pusri, yang bersama-sama turun langsung melakukan pembersihan di area sungai dan dermaga yang berada di lingkungan perusahaan.
Aksi ini diinisiasi sebagai bentuk awareness sekaligus wujud nyata kepedulian Pusri terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, khususnya di sekitar wilayah kerja perusahaan.
SVP Teknologi & K3LH Pusri, Alfa Widyawan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar agenda perayaan, melainkan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menjaga ekosistem sungai yang merupakan sumber kehidupan masyarakat.
"Kami percaya bahwa lingkungan yang bersih akan mendukung keberlanjutan hidup generasi mendatang. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk Pusri," ujarnya.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri pupuk, Pusri telah sejak lama mengembangkan berbagai program pengelolaan sampah dan lingkungan. Saat ini Pusri memiliki program Waste Plant dan Tabungan Nona (Non-Organik dan Organik), yang menjadi salah satu terobosan perusahaan dalam mengelola sampah secara terpadu.
Melalui program tersebut, Pusri memfokuskan pada pemilahan, pengolahan, serta pemanfaatan kembali sampah organik maupun non-organik. Langkah ini bertujuan untuk menekan jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendorong terciptanya nilai tambah dari pengelolaan sampah.
Kegiatan Bersih Sungai & Dermaga yang dilakukan dalam momentum World Cleanup Day 2025 ini juga menjadi simbol sinergi antara Pusri dengan masyarakat dalam mendukung terciptanya circular economy.
Pusri berkomitmen bahwa pengelolaan lingkungan yang baik dapat memberikan manfaat berlapis, tidak hanya untuk kelestarian alam, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat serta keberlangsungan bisnis perusahaan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Pusri sekali lagi menegaskan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan, sejalan dengan misi perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada keberlanjutan bisnis, tetapi juga keberlanjutan ekosistem dan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
Sumber : https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8142280/peringati-world-cleanup-day-pusri-bersih-bersih-sungai-musi-dan-dermaga
30 September 2025
Palembang (ANTARA) - PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar "Pelatihan Manajemen Keuangan: Pengelolaan Laporan Keuangan Mitra Binaan UMK" sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro dan Kecil di Gedung Diklat Pusri Palembang.
Sebanyak 35 mitra binaan UMK mengikuti pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola, merencanakan, serta mengendalikan arus keuangan secara efektif dan efisien. Dengan bekal ini, para pelaku UMK diharapkan mampu menciptakan transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi penggunaan dana, sehingga usaha mereka dapat tumbuh berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini, Tri Indah Sari selaku CFO Rumah BUMN Sumsel memberikan materi sekaligus memandu peserta menyusun laporan keuangan sederhana yang praktis dan mudah diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
VP TJSL PT Pusri Palembang, Alde Dyanrini, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap keberlanjutan UMK binaan.
"Kami berharap pelatihan ini dapat membantu para pelaku UMK lebih siap menghadapi persaingan bisnis melalui pengelolaan keuangan yang baik, sehingga usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu Manajer Bisnis Mikro BRI Branch Office Sriwijaya, Budiyanto, menegaskan komitmen BRI untuk terus mendampingi UMK.
"BRI siap memberikan dukungan bagi pelaku UMK agar dapat tumbuh, naik kelas, dan menjadi usaha yang lebih unggul serta berdaya saing tinggi," ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, PT Pusri Palembang dan BRI berharap para pelaku UMK semakin memahami pentingnya pencatatan dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Dengan pengelolaan arus kas yang baik, UMK diharapkan lebih mudah mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan serta mampu memperkuat daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Pewarta : Pewarta ANTARA
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026